Potensi Manajemen Kekayaan Nasabah Private Banking dari Perspektif Bank OCBC NISP

Friday, 5 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto Istimewa / Net

foto Istimewa / Net

DAELPOS.com – Indonesia mencatat potensi yang besar untuk layanan Private Banking. Hal ini sejalan dengan data dari World Wealth Report 2019 mencatat Indonesia memiliki populasi orang terkaya sebesar 129 ribu orang pada 2018, bertambah dari 124 ribu orang di tahun 2017. 1 Lebih lanjut di tahun 2020, Wealth Report yang dipublikasikan oleh Knight Frank mencatat Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu negara dengan peningkatan ultra-high-net-worth individuals (UHNWIs) tertinggi di dunia. Melihat fakta ini, Bank terus memperkuat layanan Private Banking untuk mendukung nasabah memastikan aset hasil kerja kerasnya menjadi legacy (warisan inspirasi) bagi generasi penerusnya.

Yang lebih menarik, Bank OCBC NISP melihat kondisi pandemi ini membuktikan bahwa layanan Private Banking semakin dibutuhkan. Terlebih seiring dengan kesadaran nasabah UHNWI akan solusi perbankan yang dapat membantu mereka mengelola dan memaksimalkan asetnya melalui produk keuangan untuk investasi dan diversifikasi. Untuk itu, Bank OCBC NISP berkomitmen untuk menjalankan peranan strategisnya untuk menjadi menjadi mitra tepercaya yang membantu nasabah UHNWIs memaksimalkan asetnya dengan menempatkan dana, mendiversifikasi portofolio dengan risiko menengah-rendah seiring dengan penurunan suku bunga.

“Private Banking OCBC NISP memahami kebutuhan nasabah untuk mendiversifikasi produk khususnya di tengah pemulihan ekonomi di tingkat global maupun nasional. Sebagai One-Stop Investment Solution bagi nasabah, kami memastikan aset nasabah tetap dikembangkan dengan maksimal. Kombinasi tailor-made solution, akses ke jasa perbankan di tingkat nasional dan regional, serta dukungan profesional private bankers berpengalaman dengan beragam riset dan analisa pasar merupakan langkah nyata Bank OCBC NISP dalam mendukung nasabah memastikan kerja kerasnya menjadi warisan inspirasi terbaik untuk generasi penerus selanjutnya. Kami juga terus memperkuat platform digital guna memastikan nasabah bisa memonitor perkembangan asetnya kapan saja, dimana saja,” ujar Peter Harsono – Private Banking Division Head Bank OCBC NISP.

Dengan terjadinya penurunan suku bunga di Indonesia, terlihat tren menarik dimana nasabah Private Banking OCBC NISP cenderung mengambil alternatif pilihan investasi pada produk-produk dengan risiko menengah-rendah seperti reksadana dan obligasi. Hasilnya sepanjang tahun 2020, Private Banking OCBC NISP berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional sebesar 20%, yang terutama didorong oleh pertumbuhan pada pendapatan non bunga.

Berbagai dukungan dan inovasi yang dihadirkan oleh Private Banking OCBC NISP tidak hanya memberikan dampak yang positif terhadap pertumbuhan kinerja Bank. Layanan yang dikhususnya untuk nasabah UHNWIs ini juga memperoleh apresiasi dari nasabah yang telah memanfaatkan one-stop investment solution untuk mengelola dan memaksimalkan asetnya. Di sisi lain, layanan Private Banking OCBC NISP ini juga diapresiasi dengan diperolehnya predikat sebagai Best Private Banking for Indonesia di tahun 2020 pada ajang Asian Private Bank Award yang diselenggarakan oleh Asian Private Banker pada Januari 2021.

See also  Operasi Yustisi, Polri Tindak 800 Ribu Pelanggar Protokol Kesehatan

Berita Terkait

Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional
Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026
Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues
Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai
Dari Cerpen Kelas Lima SD hingga Novel, SBY: Kembalinya Seniman Setelah Mengembara
Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari
Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Stadion H. Agus Salim Garapan Hutama Karya

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Ketua DPD RI Gagas Green Democracy, Perkuat Demokrasi Berkeadilan dan Ketahanan Nasional

Monday, 2 November 2026 - 18:15 WIB

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Monday, 2 November 2026 - 07:00 WIB

Kementerian PU Distribusikan 16.000 Liter Air Bersih bagi Masyarakat Terdampak Banjir Bandang di Gayo Lues

Sunday, 1 November 2026 - 00:16 WIB

Kementerian PU Tangani Banjir Bandang di Sungai Cikalintu, Siapkan Penanganan Infrastruktur Sungai

Saturday, 31 October 2026 - 18:14 WIB

Dari Cerpen Kelas Lima SD hingga Novel, SBY: Kembalinya Seniman Setelah Mengembara

Berita Terbaru

Seiring dengan pengembangan pasokan, PLN EPI juga memperkuat kesiapan infrastruktur seperti pengembangan empat kluster gasifikasi dan sejumlah proyek Floating Storage and Regasification Unit (FSRU) sebagai bagian dari rantai pasok LNG.

Energy

PLN EPI Amankan Pasokan LNG Masela dan South Hub 18 Tahun

Tuesday, 3 Nov 2026 - 06:32 WIB

Energy

ITPLN Ditantang Teliti Listrik Arus Laut

Monday, 2 Nov 2026 - 19:04 WIB

Salah satu implementasi pilar transformasi TLKM 30 unlock value, rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026.

Berita Terbaru

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Monday, 2 Nov 2026 - 18:15 WIB