BKPM Dukung Frisian Flag Indonesia Penambahan Investasi Rp3,8 Triliun

Wednesday, 10 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pabrik susu segar dan susu kental manis PT Frisian Flag Indonesia (FFI) merealisasikan rencana perluasan investasinya dengan melakukan groundbreaking Selasa pagi (9/3) di Cikarang, Jawa Barat. Mewakili Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Ikmal Lukman hadir secara langsung bersama dengan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. PT FFI melakukan perluasan usaha dengan rencana investasi sebesar Rp3,8 triliun yang menyerap 850 Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Dalam sambutannya, Menteri Perindustrian menyampaikan apresiasi atas komitmen PT FFI yang dapat dengan cepat merealisasikan rencana perluasan investasinya tepat 1 tahun setelah kunjungan Raja Belanda ke Indonesia pada 9 Maret 2020 lalu. 

“Kita harap kinerja ekspor dapat didorong melalui perluasan pabrik PT FFI ini. Namun, pasar dalam negeri juga masih sangat luas dan terbuka. Dari kacamata perindustrian, selain ekspor, kita juga perlu mendorong subsitusi impor bagi bahan baku,” ucap Agus.

Mewakili Kepala BKPM dalam memberikan sambutan, Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Ikmal Lukman menyampaikan bahwa realisasi rencana investasi ini juga merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dengan CEO FrieslandCampina Hein Schumacher pada kunjungan kerja ke Den Haag, Belanda bulan November 2020 lalu. Ikmal menambahkan FrieslandCampina sebagai induk perusahaan PT FFI meminta pemerintah Indonesia untuk memberikan percepatan perizinan yang diperlukan.

“Berkat kolaborasi antara Kementerian/ Lembaga, khususnya Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan serta pemerintah daerah mulai dari pemerintah provinsi Jawa Barat, pemerintah kabupaten Bekasi dan aparat serta stakeholder lainnya. Sejak 4 bulan, setelah mereka berkomitmen, semua perizinan telah terpenuhi. Mulai dari IMB (Izin Mendirikan Bangunan), Izin Lokasi, NIB (Nomor Induk Berusaha), dan fasilitas Tax Holiday-nya,” ungkap Ikmal.

See also  BSI Dukung Eksistensi UMKM Dalam Sibakul Jogja Sport Fest 2024

PT FFI bersedia untuk bermitra dengan pelaku usaha nasional yang ada di daerah serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui penambahan investasi PT FFI, diharapkan memberikan manfaat tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga masyarakat luas, khususnya di Cikarang, Jawa Barat. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Direktur PT FFI Maurits Klavert menyampaikan bahwa pembangunan pabrik baru PT FFI menempati lahan seluas 25,4 hektar dan dijadwalkan akan dapat beroperasi pada pertengahan tahun 2023 mendatang.

Menurut Maurits, pembangunan pabrik baru ini merupakan pemenuhan ambisi jangka Panjang PT FFI sebagai salah satu pemimpin pasar industri susu di Indonesia.

“Dengan berkembangnya bisnis kami, tentu akan meningkatkan pula penyerapan susu segar dari peternak sapi perah di Indonesia serta meningkatkan kerja sama dengan para mitra bisnis kami di Indonesia, baik pemasok maupun ratusan mitra distributor kami yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Maurits.

Adapun pembangunan yang dilakukan oleh PT FFI yaitu mencakup fasilitas produksi atau pengolahan produk susu cair siap minum dan susu kental manis, sentra logistik dan distribusi serta perkantoran dengan menggunakan teknologi modern dan ramah lingkungan, sehingga dapat mengurangi emisi karbon hingga 45% dengan dilengkapi berbagai infrastruktur pendukung.

PT FFI merupakan anak perusahaan FrieslandCampina, investasi asal Belanda, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 1922. Belanda berada pada peringkat 6 negara asal realisasi investasi tahun 2020 dengan total nilai investasi USD1,4 miliar yang berasal dari 2.537 proyek. (*)

Berita Terkait

JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tumbuh Mendekati 8 Persen pada 2029
BSI Resmi Sandang Status Persero, Luncurkan Kampanye “Langkah Emas Generasi Emas”
Indonesia Jadi Pusat Kolaborasi Ekonomi di IES 2026
BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun pada 2025, 60 Persen Lebih ke Sektor Produksi
BRI Life Kembali Menorehkan Pencapaian Strategis dengan Meraih Indonesia Best Digital Innovation Award 2025

Berita Terkait

Wednesday, 4 February 2026 - 19:09 WIB

JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah

Wednesday, 4 February 2026 - 19:03 WIB

BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Wednesday, 4 February 2026 - 14:31 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Tumbuh Mendekati 8 Persen pada 2029

Tuesday, 3 February 2026 - 16:33 WIB

BSI Resmi Sandang Status Persero, Luncurkan Kampanye “Langkah Emas Generasi Emas”

Tuesday, 3 February 2026 - 13:49 WIB

Indonesia Jadi Pusat Kolaborasi Ekonomi di IES 2026

Berita Terbaru

Ekonomi - Bisnis

JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah

Wednesday, 4 Feb 2026 - 19:09 WIB

foto istimewa

Ekonomi - Bisnis

BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Wednesday, 4 Feb 2026 - 19:03 WIB