Pertamina Berikan Modal Usaha dan Pembinaan, Tas Handmade Sabina Collection Makin Dilirik Konsumen

Sunday, 4 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Bisnis kadang bisa berawal dari hal yang tak terduga. Misalnya dari coba-coba akhirnya serius dan berujung berpenghasilan. Kesan inilah yang banyak ditemukan pada para mitra binaan Program Kemitraan Pertamina. Bahkan, setelah bergabung menjadi binaan Pertamina, usaha yang mereka jalani mayoritas akan makin berkembang dan menjadi usaha mikro dan kecil (UMK) naik kelas.

Kesan inilah yang disampaikan salah satu binaan Pertamina Sri Dewi Yana. Pemilik usaha Sabina Collection yang beralamat di Kompleks Pondok Surya Blok IV No. 139, Kota Medan ini menceritakan bisnisnya yang berawal dari banyaknya waktu luang. “Waktu itu suami bekerja di luar negeri, saya ‘gabut’ akhirnya cari kesibukan membuatkan tas untuk anak,” ujarnya.

Siapa sangka, ternyata banyak yang melirik tas-tas buatannya. Satu persatu pesanan pun mulai datang. Hingga akhirnya Dewi mulai serius menggeluti bisnis itu dengan mengikuti banyak pelatihan menjahit tas di Pulau Jawa. “Di sanalah saya mendapat banyak masukan dan ide agar tas-tas buatan saya ini lebih bagus, awet, dan memiliki model yang uptodate,” imbuhnya. 

Produk tas Sabina Collection akhirnya semakin variatif. Ia banyak memproduksi tas berbahan kanvas, linen, katun dan sintetis. Kini, usaha yang dijalani sejak tahun 2015 itu bisa dikategorikan menjadi UMK naik kelas. Hal ini terlihat dari beberapa kriteria yang sudah ia capai. Salah satunya dengan penambahan mesin produksi yang semula hanya 1 buah, kini sudah ada 5 mesin jahit portable di tempat usahanya.

Perkembangan itupun diikuti dengan penambahan sumber daya manusia. Kini Dewi mempekerjakan sebanyak 4 orang ibu rumah tangga untuk membantu usahanya. Upaya ini menjadi salah satu implementasi SDGs tujuan ke-8 yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi. “Dengan menjadi binaan Pertamina semoga usaha saya makin berkembang dan mempekerjakan lebih banyak orang lagi,” tuturnya.

See also  Fleksibel dan Terukur, Ini Strategi BRI Jaga Pertumbuhan Bisnis Di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Untuk lebih melekatkan ciri khas produknya, Dewi banyak mengombinasikan motif etnik seperti kain ulos dan kain tenun dipadukan dengan bahan dari karung goni. Sehingga terkesan elegan dengan kesan vintage. Produknya pun telah dipasarkan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Meliputi Provinsi Sumatera Utara, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur. 

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto menambahkan, Pertamina mendukung penuh usaha yang seperti dijalani Dewi. Menurutnya, usaha tersebut berpotensi untuk terus berkembang hingga ke kancah Global, apalagi terdapat ciri khas Indonesia didalamnya. “Melalui Program Kemitraan ini, Pertamina ingin dapat senantiasa menghadirkan energi yang menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain mengimplementasikan SDGs, Pertamina juga berupaya menjalankan ESG terutama dibidang sosial. ESG atau Environmental, Social & Governance (ESG) Management, merupakan langkah perusahaan dalam menjalankan bisnisnya yang berfokus pada keberlanjutan bisnis secara jangka panjang. Dengan cara ini, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Thursday, 5 February 2026 - 13:27 WIB

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun

Berita Terbaru