Pastikan Produk Rempah Kualitas Ekspor, Binaan Pertamina Bekali Petani Pelatihan Berstandar Internasional

Saturday, 10 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kekayaan rempah Indonesia menjadi salah satu keunggulan yang dimiliki bangsa ini. Melalui Program Kemitraan, PT Pertamina (Persero) turut andil dalam memanfaatkan potensi rempah nusantara melalui pembinaan pada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) dibidang ini. Mereka dibina agar menghasilkan produk maupun olahan rempah yang bermutu tinggi dengan kualitas ekspor.

Pembinaan inilah yang sudah diterapkan kepada Patrisia Lesmana. Mitra binaan Pertamina pemilik usaha Rumah Rempah Noni ini memiliki misi khusus terkait usaha rempah yang sedang ia jalani. “Saya punya impian bisa mengenalkan rempah-rempah nusantara olahan kami ke kancah global. Akhirnya, sedikit demi sedikit mimpi itu mulai terwujud,” katanya.

Ya, beberapa produk olahan rempah dari bahan ginseng, kelor, kayu manis, cengkeh dan lainnya produksi Rumah Rempah Noni berhasil menembus pasar ekspor. Setidaknya terdapat beberapa negara yang menjadi tujuan ekspor rempah olahan Patrisia. Di antaranya Arab, Amerika, China dan Kanada. 

Tidak hanya itu, mimpi mulia Patrisia terkait usaha dibidang rempah adalah agar dapat menyejahterakan petaninya. Hal ini pula yang mendasari Patrisia membuat Rumah Rempah Noni. “Saat ada penugasan di Sukabumi, saya banyak berbincang dengan petani rempah. Di sanalah muncul hasrat untuk bisa membantu para petani ini menyalurkan dan memperbaiki kualitas produknya,” terangnya.

Seluruh petani binaannya, menurut Patrisia, telah di training dengan standar internasional. Mulai dari proses pemetikan, pencucian, pengeringan, hingga pengiriman produk untuk dapat diolah di tempat produksi di Jalan Gunung Sahari X No. 16, Jakarta Pusat. Upaya ini dilakukan agar produknya mudah diterima secara luas dan tentu saja berkualitas ekspor.

Selain memberdayakan petani, Patrisia juga menggandeng 10 orang yang mayoritas adalah ibu rumah tangga untuk membantu proses pengemasan produk. Berkat dedikasi dan keuletannya tersebut, Rumah Rempah Noni mampu menghasilkan omzet hingga Rp1,44 miliar setiap tahunnya. Hal ini menjadi salah satu implementasi SDGs tujuan ke-8 yakni menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

See also  KLHK: WWF Rugikan Reputasi Sendiri

Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto mengapresiasi bisnis yang dijalani oleh Patrisia. Menurutnya, Pertamina akan terus mendukung pengembangan produk-produk lokal agar lebih mendunia. Terutama pemanfaatan rempah-rempah yang melimpah di Indonesia. “Pertamina akan mendampingi secara intensif agar produk rempah ini benar memiliki kualitas tinggi untuk mendorong UMKnya bisa naik kelas,” ujarnya.

Menurut Agus, melalui Program Kemitraan ini, Pertamina ingin dapat senantiasa menghadirkan energi yang menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan. “Pertamina akan mendukung para UMK Indonesia agar lebih berdikari dengan pendampingan intensif yang kami berikan hingga UMK mampu naik kelas,” pungkasnya.

Selain mengimplementasikan SDGs, Pertamina juga berupaya menjalankan ESG terutama dibidang sosial. ESG atau Environmental, Social & Governance (ESG) Management, merupakan langkah perusahaan dalam menjalankan bisnisnya yang berfokus pada keberlanjutan bisnis secara jangka panjang. Dengan cara ini, Pertamina yakin dapat senantiasa menghasilkan manfaat ekonomi di masyarakat sesuai dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial.

Berita Terkait

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional
BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara
Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila
Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu
KOWANI Tolak KLB yang Digelar Pihak Mengatasnamakan Organisasi
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kursi Kepala BGN
BULOG Pegang 5,02 Juta Ton Beras, Warga Tak Perlu Panik

Berita Terkait

Friday, 5 June 2026 - 01:49 WIB

KOWANI Tegaskan KLB Tak Punya Dasar Konstitusional

Thursday, 4 June 2026 - 16:01 WIB

BULD DPD RI Temui Disharmonisasi Regulasi dan Kewenangan Pusat-Daerah dalam Penyelenggaraan Pendidikan

Wednesday, 3 June 2026 - 23:57 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Huntara Rusak Akibat Puting Beliung di Aceh Utara

Wednesday, 3 June 2026 - 14:18 WIB

Hutama Karya Catat Lebih dari 900 Ribu Kendaraan Melintas di JTTS Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila

Wednesday, 3 June 2026 - 14:14 WIB

Kementerian PU Percepat Pelaksanaan Program Prioritas Presiden, Pastikan Berjalan Tepat Sasaran dan Tepat Waktu

Berita Terbaru

Berita Utama

Latsarmil Komcad Perkuat Mental dan Integritas ASN

Friday, 5 Jun 2026 - 18:52 WIB

Berita Utama

Menag Ajak Pesantren Terus Berbenah Hadapi Tantangan Zaman

Friday, 5 Jun 2026 - 18:41 WIB

ilustrasi / foto ist

Berita Utama

BGN Benahi Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis

Friday, 5 Jun 2026 - 18:30 WIB