Dorong UKM Jabar Naik Kelas dan Go Digital, KemenkopUKM Gandeng Lima Lembaga/Institusi

Thursday, 29 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – : Guna meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UKM di kabupaten/kota di Jawa Barat agar mampu Naik Kelas sekaligus mengarahkan untuk Go Digital, Kementerian Koperasi dan UKM melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan lima lembaga/Institusi yaitu Universitas Padjajaran, Universitas Prasetiya Mulya, Telkomsel, GIZ
(Gesellschaft Für Internationale Zusammenarbeit)
dan Tik Tok Pte Ltd, di Jatinangor, Sumedang, Kamis (29/4/2021).

Penandatanganan MoU dan PKS dilakukan oleh Asdep Pengembangan SDM UKM Dwi Andriani Suliatyowati, mewakili Deputi Bidang UKM, Hanung Harimba Rachman yang hadir secara daring dan perwakilan lima lembaga/institusi tersebut. Ikut hadir dan menyaksikan penandatanganan MOU ini antara Iain Sekretaris Dinaskop dan Usaha Kecil Jabar, Surah dan perwakilan Dinas Koperasi dan UKM di Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Berbarengan dengan penandatanganan MoU dan PKS itu juga dilakukan Sinergi Kegiatan Pengembangan kapasitas SDM UKM , Pelatihan Ketrampilan Teknis Produksi dan Digital Marketing yang diikuti oleh 120 pelaku UKM di Kabupaten/Kota di Jawa Barat, yang terbagi dalam empat angkatan.

“Diharapkan melalui kesepakatan ini, dapat dimulai gebrakan UKM untuk bertransformasi dari manual ke digital sehingga dapat bergerak lebih cepat, lincah, dan efektif dalam menjalankan bisnisnya” ujar Hanung, Deputi Bidang UKM KemenkopUKM dalam sambutannya melalui virtual.
Caranya, pelaku UKM yang telah mapan dan siap untuk on boarding, akan didampingi dalam proses go digital melalui pelatihan digital marketing dan pelatihan peningkatan Skill dalam teknis produksi, yang melibatkan instruktur yang berkompeten.

Hanung mengatakan, upaya ini menunjukan komitmen dan keseriusan Deputi Bidang UKM melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan yang harapannya pengembangan dan pemberdayaan UKM secara konkrit mampu meningkatkan omset dan berdaya saing secara profesional, bahkan UKM naik kelas dan siap bersaing untuk masuk pasar ekspor. “Sesuai arahan Bapak Menteri, kita harus bisa mencetak UKM naik kelas dan Ekspor yang sustainable”, ujarnya.

See also  Negara ASEAN Bahas Pengelolaan Hasil Hutan pada The Twenty Third Meeting of The Asean Working Group on Forest Products Development (23rd AWG-FPD)

Akselerasi Transformasi
Digital

Lebih lanjut Hanung menguraikan, adanya pandemi covid 19 ini, menjadi
momentum bagi KUMKM untuk melakukan akselerasi
transformasi digital di berbagai sektor kehidupan,
agar bisnisnya tetap eksis.Menurut data pada
saat pandemi covid 19, hanya UMKM yang
terhubung platform digital mengalami
pertumbuhan, di tahun ini penjualan di platform
digital naik 26% dibandingkan tahun lalu,
sementara UMKM yang belum terhubung dengan
platform digital mengalami penurunan omzet.

“Tantangan besar kita saat ini UMKM yang
berjumlah 64,1 juta yang memanfaatkan
ekonomi digital masih minim, baru sekitar 16%
unit atau 10,25 juta UMKM saja,” ujar Hanung. Sejak pandemi
covid 19, tercatat 37% pengguna jasa internet
baru. 93% konsumen akan tetap memanfaatkan
digital setelah pandemi dengan rata-rata akses
internet per orang mencapai 4,3 sampai dengan
4,7 jam per hari

“Sistem ekonomi kerakyatan di Indonesia bisa
menjadi kuat dan berdaya saing apabila ditopang
dengan pemberdayaan UMKM, oleh sebab itu salah satu prioritas kami di Kementerian Koperasi
dan UKM adalah untuk mendorong inovasi,
digitalisasi, ekspor dan pembesaran Pelaku
UMKM agar berperan lebih strategis lagi dalam perekonomian nasional,” pungkasnya.

Pasar Lokal Sampai Global

Sementara itu Dharma Simorangkir, Senior VP Enterprise Account Management Telkomsel mengatakan, saat ini Telkomsel sudah memiliki aplikasi khusus buat UMKM yang dinamakan 99% Usahaku, dimana UKM yang tergabung akan bisa mengakses pasar
Sebanyak 160 juta pelanggan Telkomsel.
“99 Persen Usahaku Ini adalah Layanan digital terintegrasi yang akan memberikan edukasi masalah UMKM. Edukasi itu sangat penting dalam UMKM ada yg core/inti dan ada yang supporting. Namun bisa digabungkan bersama-sama,” kata Dharma.

Agung Pamungkas perwakilan Tik Tok Pte Ltd mengatakan, Tik Tok adalah aplikasi video berbasis ponsel kini memiliki pasar sebanyak 1,65 miliar orang di 150 negara dengan layanan
75 bahasa. “Sebagai perusahaan global Tik tok siap berperan aktif dalam mengembangkan UKM melalui berbagai pembinaan dan pelatihan,” katanya.

See also  Kecelakaan Beruntun di Ruas Tol Cipularang, Jasa Marga Buka Satu Lajur dan Percepat Evakuasi

Sementara Yacinta perwakilan GIZ mengatakan GIZ menjembatani pemasaran produk
di kawasan regional ASEAN dengan keanggotaan saat ini berjumlah 10 negara.
“Kami memberikan ruang bagi UKM Indonesia dan 9 negara lain untuk melakukan perdagangan mulai dari promosi sampai distribusi yang bisa bantu UKM masuk pasar ASEAN. Beberapa aktivitas lain adalah virtual business matching dan mengkurasi UKM yang potensial maupun siap ekspor,” tambahnya.

Berita Terkait

Neraca Sehat dan Kuat, Bank Mandiri Catat Laba Rp45,5 Triliun Hingga Kuartal III 2026
Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya
Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan
HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS
Kementerian PU Bangun 10 Sumur Bor Sebagai Sumber Air Bagi 150 Hektare Lahan Pertanian di Lampung
Menkomdigi Tinjau Peran Strategis NeutraDC dalam Ekosistem AI Nasional di BTW 2026
Kementerian PU Perkuat Pasokan Air Bersih Masyarakat, 127.650 Liter Disalurkan di Kalbar Hingga Maluku Utara

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 07:40 WIB

Mahasiswa ITPLN Ciptakan ARUNIKA, Deteksi Banjir Bertenaga Surya

Saturday, 24 October 2026 - 07:36 WIB

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Menteri PU Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan

Friday, 23 October 2026 - 08:45 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Mendes Tegaskan Peran Santri di Tengah Krisis Keteladanan

Friday, 23 October 2026 - 08:41 WIB

HKA Siagakan Petugas dan Perkuat Koordinasi Antisipasi Dampak Karhutla di Ruas Kelolaan JTTS

Friday, 23 October 2026 - 08:39 WIB

Kementerian PU Bangun 10 Sumur Bor Sebagai Sumber Air Bagi 150 Hektare Lahan Pertanian di Lampung

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus DSSA, BREN, dan CUAN

Saturday, 24 Oct 2026 - 10:58 WIB

Berita Terbaru

BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Saturday, 24 Oct 2026 - 10:51 WIB