Kementerian PANRB Jalin Kerja Sama untuk Percepatan Pengaduan Bantuan Sosial melalui SP4N-LAPOR!

Wednesday, 5 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat atau SP4N-LAPOR! mempercepat penanganan pengaduan bantuan sosial pandemi Covid-19. Aplikasi LAPOR! dengan berbagai fiturnya, mengawasi pelaksanaan penyaluran program bantuan sosial agar terdistribusi dengan baik.

Penyaluran bantuan sosial selama pandemi, adalah salah satu upaya pemerintah untuk menanggulangi dampak wabah ini. “Kami mengharapkan kehadiran SP4N-LAPOR! ini dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk menjamin penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas dari hulu hingga hilir implementasi teknisnya. Termasuk dalam mengawasi pelaksanaan penyaluran program bantuan sosial agar dapat terdistribusi dengan baik kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa saat memberikan arahan dalam video conference Peluncuran Dukungan untuk Penanganan Pengaduan Bantuan Sosial (bansos) di SP4N-LAPOR!, Rabu (05/05).

Kementerian PANRB melalui unit kerja Deputi bidang Pelayanan Publik menjalin kerja sama dengan stakeholders utama pengelolaan bansos yaitu Kementerian Sosial, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Ombudsman Republik Indonesia, Kantor Staf Presiden, serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Dari kerja sama ini diharapkan bisa terbangun kesatuan proses bisnis mekanisme penanganan pengaduan bansos dan bisa dikembangkan peningkatan dan penambahan fitur aplikasi LAPOR! untuk mempercepat dan memantau penanganan pengaduan terkait bansos.

Kerja sama ini akan melahirkan peningkatan fungsi SP4N-LAPOR! melalui dua hal, yaitu penyempurnaan fitur dan penyusunan mekanisme bisnis proses pengelolaan pengaduan yang ideal berkaitan dengan bantuan sosial. Melalui output dari dua pekerjaan tersebut diharapkan dapat tercipta proses bisnis yang ideal dengan ditunjang fitur dan teknologi yang andal dalam pengelolaan pengaduan.

Dengan demikian pengelolaan pengaduan yang terpusat dapat terwujud, sehingga pengaduan apapun seputar bansos dapat didistribusikan kepada instansi yang berwenang. Data aduan terkait bansos secara nasional bisa terkumpul untuk selanjutnya digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan demi evaluasi program bansos berikutnya.

See also  Berburu Promo di wondrX 2026, Pengunjung Dapat Diskon Sepatu hingga 40%

Untuk memastikan keberhasilan kerja sama ini, Diah menekankan empat poin yang harus diperhatikan oleh seluruh pihak. Pertama, penyusunan mekanisme khusus pengelolaan pengaduan bantuan sosial yang ideal harus melibatkan seluruh pihak terkait secara aktif dengan selalu mempertimbangkan keseimbangan antara mekanisme terbaik, tetapi tetap bisa difasilitasi dari sudut pandang aplikasi.

Kedua, adalah penambahan fitur harus selalu memperhatikan manfaat dan dampak secara jangka panjang. Baik dalam hal beban terhadap aplikasi, maupun pemanfaatannya yang harus berkelanjutan. Bukan hanya sampai pada kondisi atau momen ini saja, tetapi juga harus bisa berguna untuk pengelolaan pengaduan setelah pandemi berakhir.

“Mengingat isu mengenai bantuan sosial sudah bergulir sejak lama, kami berharap penyusunan proses bisnis dan pembangunan fitur dapat selesai tepat waktu sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan. Namun demikian, saya mengingatkan harus selalu dilakukan uji coba teknis, jangan sampai fitur baru tersebut tidak dapat dimanfaatkan setelah dilaksanakan peluncuran, ataupun mengganggu pelaksanaan pengelolaan pengaduan lain yang sedang berjalan,” ungkap Diah.

Terakhir Diah mengingatkan agar seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan secara offline di dalam rangkaian kerja sama ini harus selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Deputy Resident Representative United Nations Development Programme (UNDP) Sophie Kamikhadze mengapresiasi kerja sama ini. “UNDP Indonesia akan memfasilitasi bantuan teknis untuk pelaksanaan program ini,” ujar Sophie.

Kedepannya, akan dilaksanakan asesmen secara nasional, serta dua provinsi untuk merancang dan menyamakan proses bisnis pengelolaan pengaduan terkait bantuan sosial. Setelah tahap focus group discussion (FGD) dan penyediaan panduan pengelolaan pengaduan, tahap berikutnya adalah pelatihan untuk admin pengelola SP4N-LAPOR! agar bisa mengelola aduan secara lebih cepat dan efisien.

Berita Terkait

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu
Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang
Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur
Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap
Kemendes Ajak UKKM Genjot Pengembangan Kopdes Merah Putih
Kementerian PU Kerahkan Alat Berat Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan–Jambi
Mendes Dukung Anyer Panarukan 3R, Dorong Kesejahteraan Warga.
Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

Berita Terkait

Wednesday, 14 October 2026 - 10:43 WIB

53 JIAT Kementerian PU Dukung Ketersediaan Air bagi 1.307 Hektare Sawah di Indramayu

Wednesday, 14 October 2026 - 10:38 WIB

Mitigasi Galodo di Solok, Kementerian PU Pasang 3 Titik Early Warning System dan Siapkan 2 Sabo Dam Sungai Batang Baliang

Wednesday, 14 October 2026 - 10:34 WIB

Di Peking University, Iftitah: Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Tak Cukup Hanya dengan Infrastruktur

Tuesday, 13 October 2026 - 07:06 WIB

Indeks Udara Capai 414, Palangka Raya Diselimuti Kabut Asap

Tuesday, 13 October 2026 - 07:00 WIB

Kemendes Ajak UKKM Genjot Pengembangan Kopdes Merah Putih

Berita Terbaru

Suroso Isnandar / foto ist

Energy

Tongkat Estafet Dirut PLN Beralih ke Suroso Isnandar

Wednesday, 14 Oct 2026 - 21:51 WIB

Olahraga

FIVB Gelar Kursus Pelatih Level I dan II di Sentul

Wednesday, 14 Oct 2026 - 17:15 WIB