Mendagri Ingin Inovasi di Banyuwangi Direplikasi

Friday, 4 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meninjau Desa Sukojati di Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Jumat (4/6/2021). Dalam kunjungannya ke desa yang telah dinyatakan bertranformasi sebagai Smart Kampung itu, Mendagri menyatakan kekagumannya atas inovasi yang dijalankan di Desa tersebut. Menurutnya, hal itu menjadi bukti salah satu keberhasilan dana desa di era pemerintahan Presiden Joko Widodo.

“Saya jujur melihat smart kampung ini selain masalah desain dari lingkungan kantor kepala desanya, menurut saya ukurannya untuk tingkat desa ini sangat bagus, ini lebih luar biasa pendapat saya, artinya dana desa yang dituju oleh Bapak Presiden itu tidak sia-sia, Rp.72 trilliun, paling tidak di sini kita melihat contoh yang baik,” pujinya.

Tak berhenti di situ, kekaguman Mendagri juga tertuju pada sistem yang dibangun di Desa Sukojati yang mendukung pelayanan publik semakin mudah karena memotong sejumlah birokrasi. Di sistem yang sama, masyarakat tak hanya diberikan kemudahan untuk mengurus data kependudukannya, tapi juga mengurus 22 urusan yang berbeda.

“Kita lihat tadi sistemnya, kaget saya, saya tahu di Kemendagri ada Anjungan Dukcapil Mandiri, khusus untuk masalah kedukcapilan, tapi tadi saya melihat lebih kompleks lagi, karena bukan hanya masalah kependudukan catatan sipil tetapi juga ada IMB, ada sekitar 22 lebih, sehingga orang cepat untuk memberikan layanan publik, cepat sekali, dengan memotong banyak birokrasi,” bebernya.

Sistem yang diawasi oleh petugas itu kembali menuai pujian dari Mendagri. Ia pun mengaku perlu belajar dari sistem yang dibangun di desa tersebut karena memberikan kemudahan pelayanan dengan mengintegrasikan teknologi informasi dan sumber daya manusia (SDM) sekaligus.

“Tapi yang lebih menarik di sini adalah SDM-nya, membuat SDM bisa mengawasi sistem itu berat, karena membutuhkan latihan, kemauan, ini contoh yang saya lihat. Camat, kepala desanya beliau bisa, tanda tangan elektronik, saya belum sekarang ini, jujur, saya harus belajar dengan Pak Kepala Desa, ini bisa menjadi model,” ujar Mendagri.

See also  Di Hari Bakti Rimbawan Ke-40, Menteri LHK Refleksikan Tahun Ke-9 Bersama Jajaran KLHK

Mendagri juga mengalamatkan apresiasinya pada sistem yang dibangun dan inovasi yang dilakukan di Kabupaten Banyuwangi secara keseluruhan. Dari mulai bandar udara sebagai pintu kedatangan para wisatawan yang terlihat apik, hingga tata kelola lingkungan yang masih terjaga. Ia pun berharap, inovasi ini dapat direplikasi di daerah lainnya.

“Saya ingin belajar dari Banyuwangi, dan itu direplikasi di daerah lain, kita juga bisa mengambil pelajaran dari yang lain, setelah itu tiru,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa
Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia
Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi
Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas
Hadiri HPN 2026, Mendes Yandri Harap Media Beri Pencerahan kepada Masyarakat
Tamparan di Wajah Bangsa di Tengah Erosi Kepedulian
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 16:31 WIB

Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa

Tuesday, 10 February 2026 - 13:55 WIB

Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia

Tuesday, 10 February 2026 - 05:51 WIB

Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi

Monday, 9 February 2026 - 19:40 WIB

Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas

Monday, 9 February 2026 - 17:58 WIB

Hadiri HPN 2026, Mendes Yandri Harap Media Beri Pencerahan kepada Masyarakat

Berita Terbaru