Tindak Tegas Perusahaan Pembuang Limbah ke Bantaran Sungai

Monday, 7 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto lustrasi / Net

foto lustrasi / Net

 DAELPOS.com – Masyarakat Ibu Kota diharapkan sadar akan pentingnya peran sungai yang ada di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup di Jakarta, Sabtu (5/6).

Menurut Wibi, penyebab banjir yang kerap melanda sebagian pemukiman warga di beberapa titik di Jakarta, lantaran peran sungai sebagai resapan air tidak berfungsi karena ulah masyarakat sendiri.

“Sungai itu sebagai daerah resapan air. Di pinggiran sungai itu seharusnya dijadikan lahan penghijauan, bukan lahan pemukiman,” ujarnya.

Kalau sudah dijadikan pemukiman, atau semakin menjamurnya bangunan untuk dihuni, sudah tentu sungai itu akan tercemar. Sebab, kata Legislator NasDem itu, bukan hal yang tidak mungkin jika masyarakat yang tinggal di sekitar sungai membuang sampah ke sungai.

“Itu kan menjadikan lingkungan tercemar. Limbah rumah tangga, limbah pabrik, itu kan jelas merusak lingkungan,” kata dia.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta itu menambahkan, perlu ada beberapa langkah konkret agar sungai di Jakarta tidak lagi tercemar, dan berfungsi sebagaimana mestinya. Menurut Wibi, perlu adanya normalisasi bantaran sungai. Kemudian, menindak perusahaan atau usaha yang membuang limbah ke sungai.

“Memberikan edukasi kepada masyarakat juga harus digalakkan, agar masyarakat sadar dan paham betul akan hal tersebut. Kita juga harus mengurangi penggunaan plastik,” pungkasnya.

See also  Bantuan Usaha UMKM, Anies Apresiasi Bakti Sosial IKA UII

Berita Terkait

Kementerian PU Lakukan Penanganan Darurat di Ketanggungan Brebes, Siapkan Langkah Lanjutan
Menkeu Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu
UIN Jakarta Tembus 29 Dunia, Kampus Islam Makin Diakui Global
2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku
Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional
Program Mudik ke Jakarta Tembus Rp21 Triliun, Pramono Optimistis Terus Naik
Arus Balik Lebaran 2026, Trafik JTTS Tembus 257 Ribu Kendaraan
Warga Padati Istana, Antusias Bertemu Prabowo di Gelar Griya

Berita Terkait

Saturday, 28 March 2026 - 00:30 WIB

Kementerian PU Lakukan Penanganan Darurat di Ketanggungan Brebes, Siapkan Langkah Lanjutan

Friday, 27 March 2026 - 13:05 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu

Friday, 27 March 2026 - 09:41 WIB

UIN Jakarta Tembus 29 Dunia, Kampus Islam Makin Diakui Global

Thursday, 26 March 2026 - 17:01 WIB

2,1 Juta Kendaraan Kembali ke Jabotabek, Diskon Tol 30% Kembali Berlaku

Thursday, 26 March 2026 - 13:33 WIB

Genjot Hilirisasi, Pemerintah Kejar Ketahanan Energi Nasional

Berita Terbaru