KemenkopUKM Dorong UMKM Tingkatkan Inovasi Teknologi Agar Terhubung ke Rantai Pasok

Wednesday, 23 June 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Demi mewujudkan UMKM indonesia berdaya saing, unggul dan terhubung ke rantai pasok, Kementerian Koperasi dan UKM terus menjalin hubungan baik dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan Yayasan Dharma Bakti Astra (YDBA).

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, sebagaimana amanat Presiden Joko Widodo maka perlu ada peningkatan inovasi teknologi pada pelaku UMKM agar bisa masuk ke rantai pasok.

“Dalam UU Cipta Kerja, kita sudah buat ekosistemnya, pengusaha besar diwajibkan bermitra dengan UMKM, dan kita berikan juga stimulus untuk mereka,” kata Menteri Teten dalam kunjunganya ke Yayasan Dharma Bhakti Astra, Selasa (22/6).

Menteri Teten menambahkan, sebagai contoh pelaku usaha mikro banyak yang bergerak di sektor pangan, mereka bersaing dengan industri pangan skala besar.

“Para pelaku usaha mikro ini jika harus bersaing dengan usaha skala industri akan kalah kualitasnya, oleh karena itu daya saing dan kapasitasnya harus kita perkuat dan kita hubungkan ke dalam rantai pasok, di sini saya lihat Astra jagonya. Saya mengajak Astra dan YDBA bersama-sama membuat perencanaan,untuk memperkuat UMKM agar masuk kedalam rantai pasok, seperti ke otomotif, manufaktur, industri makanan dan furniture,” tegas Menteri Teten.

Menteri Teten, juga mengajak YDBA untuk membantu meningkatkan transformasi digital UMKM.

“Saat ini baru sekitar 21%, atau sekitar 13,5 juta yang terhubung kedalam ekosistem digital, pemerintah menargetkan 30 juta pelaku UMKM di tahun 2024. Saya kira berkolaborasi dengan Astra dan YDBA dapat mempercepat digitalisasi onboarding UMKM,” tegas Menteri.

Menteri Teten menambahkan, untuk dapat mencapai target tersebut, tentunya Pemerintah tidak dapat melakukannya sendiri. Perlu ada koordinasi, kerja sama, dan sinergi dengan pihak berbagai pihak yang memiliki visi dan misi untuk membantu pengembangan UMKM di Indonesia.

See also  Wapres RI: Program Adipura Jadi Indikator Kinerja Pemda Kelola Lingkungan Hidup yang Inovatif dan Berkelanjutan

“Kami mengapresiasi inisiatif yang telah dilaksanakan oleh Astra dan YDBA ini, yang program-programnya di daerah telah berhasil mengidentifikasi juga produk-produk unggulan daerah,” ujar Menteri Teten.

Diwaktu yang sama, Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala mengatakan, semangat kami untuk selalu berinovasi dan berkolaborasi dalam mengembangkan UMKM di tanah air.

“Kami terus menjalin hubungan baik untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Kementerian Koperasi dan UKM,” kata Sigit.

Sigit menegaskan, beberapa program kolaborasi yang saat ini sedang berjalan antara YDBA dengan KemenkopUKM adalah pengembangan 40 UMKM, pelaku industri logam dan bengkel roda-4 di Banyumas serta pengembangan lokalisasi produk cangkul merah putih di Klaten yang melibatkan 6 UMKM pande besi yang tergabung dalam Koperasi Industri dan Kerajinan Derap Laju Pande Besi dan Las (Kopinkra 18).

“Tentunya kolaborasi tersebut menjadi kebanggaan bagi kami dan menjadi manfaat yang sangat berarti bagi UMKM binaan kami,” ungkap Sigit.

Sigit menambahkan kolaborasi yang telah berjalan dengan KemenkopUKM, menjadi awal bagi YDBA dan Astra untuk terus menjalin kolaborasi yang lebih banyak dan bermanfaat untuk Koperasi maupun UMKM di Indonesia, Khususnya UMKM aktif binaan YDBA yang saat ini berjumlah lebih dari 2.000 UMKM.

“Diharapkan kedepan Program Pembinaan terbaru kami, Program Desa Sejahtera Astra (DSA), dapat menjadi program kolaborasi bersama antara KemenkopUKM, Astra dan YDBA kedepannya,” pungkas Sigit.

Berita Terkait

Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang
Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan
Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia
Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir
Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan
DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia
Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat
Hutama Karya Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur yang Taat Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 8 July 2026 - 17:32 WIB

Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang

Tuesday, 7 July 2026 - 18:58 WIB

Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan

Tuesday, 7 July 2026 - 18:49 WIB

Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia

Tuesday, 7 July 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir

Monday, 6 July 2026 - 22:05 WIB

Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan

Berita Terbaru

foto ist

Berita Terbaru

Tarif Transjakarta Diusulkan Naik, Pramono Siap Bahas

Wednesday, 8 Jul 2026 - 18:20 WIB