Kementerian PUPR Bangun Jembatan Nibung di Bangka Tengah, Turunkan Biaya Logistik dan Gerakkan Ekonomi Bangka Belitung

Sunday, 4 July 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Untuk mendukung kelancaran transportasi dan distribusi logistik di Provinsi Bangka Belitung, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Jembatan Nibung yang rusak akibat diterjang bencana banjir musiman di Kabupaten Bangka Tengah. Pembangunan Jembatan Nibung baru berada di sisi jembatan eksisting untuk mengurangi beban lalu lintas jembatan lama yang saat ini masih difungsikan dua lajur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan jalan dan jembatan memiliki peran penting sebagai backbone dalam pengembangan konektivitas antar-wilayah dalam rangka memperlancar distribusi logistik di Indonesia. “Konektivitas yang semakin lancar akan mengurangi biaya angkut kendaraan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Menteri Basuki.

Pembangunan Jembatan Nibung baru ditandai dengan pemancangan tiang pertama yang dilaksanakan pada Sabtu (26/06/21) lalu. Konstruksi jembatan dibangun sepanjang 300 meter dengan lebar 10,6 meter. Struktur jembatan menggunakan pondasi tiang pancang beton diameter 500 mm serta bangunan atas gelagar setinggi 1,05 meter dan tinggi jembatan 4 meter.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bangka Belitung, Ditjen Bina Marga, Kementerian PUPR Rina Kumalasari mengatakan selama proses pembangunan Jembatan Nibung baru tidak akan mengganggu arus lalu lintas karena kendaraan masih dapat melintasi jembatan lama.

“Jembatan Nibung baru merupakan jembatan terpanjang yang berada di jalan nasional Provinsi Bangka Belitung. Kontrak pembangunan jembatan Nibung mulai tanggal 31 Maret 2021 dan ditargetkan selesai pada 31 Desember 2021,” ujar Rina Kumalasari.

Lebih lanjut, Rina Kumalasari menyampaikan, pembangunan Jembatan Nibung baru dilatarbelakangi bencana banjir akibat tingginya curah hujan dan air laut pasang di wilayah tersebut. Pembangunannya menggunakan anggaran APBN sebesar Rp.26,3 miliar.

Jembatan Nibung menjadi penghubung Kabupaten Bangka Tengah dengan Bangka Selatan di Provinsi Bangka Belitung. Hadirnya jembatan baru diharapkan dapat memperlancar transportasi darat di kedua kabupaten tersebut, sekaligus mengurangi kemacetan akibat tingginya volume lalu lintas harian masyarakat dan mempermudah akses angkutan logistik di Provinsi Bangka Belitung. (*)

See also  Presiden Jokowi: Implementasi B30 Bisa Hemat Devisa Rp63 Triliun

Berita Terkait

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues
BGN Klaim Efisiensi Anggaran MBG Capai Rp44 Triliun dalam 100 Hari
Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Stadion H. Agus Salim Garapan Hutama Karya
Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Flyover Sitinjau Lauik
Sulap Air Berkarat Jadi Layak Minum, TEP Unpad Bangun 6 Instalasi Air di Fakfak
Kado Hari Listrik Nasional ke-81, PLN EPI Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam
JRF 2026 dan Konser Ye Live Gerakkan Ekonomi Jakarta Rp625 Miliar
Bank Jakarta Borong Dua Penghargaan di Jakarta Financial Festival 2026

Berita Terkait

Friday, 30 October 2026 - 00:05 WIB

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Thursday, 29 October 2026 - 08:38 WIB

Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Stadion H. Agus Salim Garapan Hutama Karya

Wednesday, 28 October 2026 - 12:25 WIB

Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Flyover Sitinjau Lauik

Tuesday, 27 October 2026 - 16:18 WIB

Sulap Air Berkarat Jadi Layak Minum, TEP Unpad Bangun 6 Instalasi Air di Fakfak

Tuesday, 27 October 2026 - 16:01 WIB

Kado Hari Listrik Nasional ke-81, PLN EPI Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Friday, 30 Oct 2026 - 00:05 WIB