Menteri Basuki Tingkatkan Program Pemberdayaan Masyarakat di Tahun 2022

Thursday, 26 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sebagai upaya dukungan pengentasan kemiskinan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan telah menyiapkan peningkatan sejumlah program pemberdayaan masyarakat di tahun 2022, melalui penyediaan infrastruktur pelayanan dasar bagi masyarakat seperti perumahan, air minum/air bersih, dan sanitasi.

“Berdasarkan kajian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, pengentasan kemiskinan tidak hanya bisa dilakukan dengan Bantuan Sosial (Bansos), jadi ada dua program untuk pengentasan kemiskinan yakni subsidi dan pemberdayaan. Subsidi ini berupa bansos, sementara pemberdayaan ini adalah dengan penyediaan prasarana dasar misal perumahan, air minum/air bersih, sanitasi, dan itu yang ditugaskan kepada Kementerian PUPR,” kata Menteri Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Kamis (26/8/2021).

Dikatakan Menteri Basuki, berdasarkan hasil rapat di bawah pimpinan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, bahwa ke depannya pembangunan perumahan harus dilakukan dengan pendekatan kawasan yang mengintegrasikan penyediaan perumahan dengan prasarana dan sarana permukiman untuk pengentasan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting atau gangguan pertumbuhan pada anak balita.

Hal tersebut dinyatakan Menteri Basuki, sesuai dengan kebijakan program tahun 2022 dengan tema Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yakni pemulihan ekonomi dan reformasi struktural dengan 7 prioritas nasional, diantaranya meneruskan pembangunan infrastruktur terutama untuk infrastruktur pelayanan dasar bagi masyarakat.

“Untuk itu kami mohon dukungan kepada anggota Komisi V DPR RI dalam menyampaikan aspirasinya agar lebih difokuskan di satu kawasan, agar hasilnya maksimal. Di satu kawasan itu nanti ada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas), dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS),” ujar Menteri Basuki.

Diungkapkan Menteri Basuki, Kementerian PUPR dalam hal ini bekerjasama dengan Kementerian Sosial, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang ditugasi untuk menurunkan stunting.

See also  Kementerian PUPR Targetkan 31 Proyek KPBU Senilai Rp212,52 Triliun Pada TA 2023

Menteri Basuki menambahkan, Pagu Anggaran TA 2022 Kementerian PUPR sesuai Surat Bersama Menteri Keuangan dan Menteri PPN/Kepala
Bappenas No. S-634/MK.02/2021 dan No. 516/M.PPM/D.8/KU.01.01/07/2021 tanggal 23 Juli 2021 sebesar
Rp100,59 triliun.

Dari total pagu anggaran tersebut diantaranya dialokasikan untuk perumahan sebesar Rp5 triliun. “Kementerian PUPR juga melaksanakan program pembiayaan perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebesar Rp28,2 triliun terdiri dari Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan anggaran Rp23 triliun, Subsidi Selisih Bunga (SSB) Rp4,39 triliun, dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) Rp0,81 triliun,” kata Menteri Basuki.

Pemberdayaan masyarakat dikatakan Menteri Basuki juga terus dilanjutkan lewat Program Padat Karya Tunai (PKT/cash for work) yang melibatkan masyarakat/warga setempat sebagai pelaku pembangunan, khususnya infrastruktur berskala kecil atau pekerjaan sederhana yang tidak membutuhkan teknologi untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi angka pengangguran.

“Pelaksanaan Padat Karya Tunai di tahun 2022 dilakukan secara pemberdayaan masyarakat, swakelola, dan kontraktual dengan perkiraan
penyerapan tenaga kerja lebih dari 665.000 orang dengan total pagu anggaran sebesar Rp13,64 triliun. Sebisa mungkin pada tahun-tahun berikutnya program padat karya akan kami pastikan tidak terdampak refocussing jika masih ada refocussing,” ujar Menteri Basuki. (*)

Berita Terkait

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Ekonomi Nasional
Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri
Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026
UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina
Dari Davos, Indonesia Bidik Peluang Investasi Digital Global
BKPM dan Pemprov Bali Resmikan Desk Investasi untuk Perkuat Pengawasan PMA
Indonesia Pavilion Gelar Diskusi Strategis di WEF Davos 2026
Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

Berita Terkait

Wednesday, 28 January 2026 - 18:48 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Optimistis Ekonomi Nasional

Tuesday, 27 January 2026 - 22:21 WIB

Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Lewat Kopra by Mandiri

Monday, 26 January 2026 - 23:00 WIB

Diplomasi Investasi RI dan Capaian di WEF Davos 2026

Friday, 23 January 2026 - 20:24 WIB

UMKM Mau Naik Kelas? Ini Program Pendampingan Pertamina

Friday, 23 January 2026 - 14:28 WIB

Dari Davos, Indonesia Bidik Peluang Investasi Digital Global

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Sambangi Peternakan Telur Omega di Serang

Wednesday, 28 Jan 2026 - 19:02 WIB