4 Harapan Menteri Tjahjo Bagi Insan Seni dan Budaya dalam Galakkan Kebudayaan

Monday, 6 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Pengembangan kebudayaan dan pariwisata bisa menjadi modal dalam menggerakkan pembangunan. Dengan demikian, pemerintah sangat menaruh harapan agar masyarakat, akademisi, termasuk juga insan/pekerja seni, untuk berkolaborasi melakukan berbagai terobosan, inovasi, dan langkah-langkah ke depan untuk ikut membangun kemajuan bangsa Indonesia.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo saat membuka Festival Bali Sangga Dwipantara Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, secara virtual, Senin (06/09). Pada kesempatan tersebut, Menteri Tjahjo menyampaikan harapannya bagi para insan seni, akademisi seni, dan ekonomi kreatif dalam mendorong pembangunan melalui kebudayaan.

Pertama, Menteri Tjahjo berharap agar para insan seni, akademisi seni, dan ekonomi kreatif terus berkreasi dan melestarikan warisan kekayaan budaya nusantara. “Tetap berinovasi dan menciptakan sesuatu yang baru dan menjadi insan yang terus belajar, tumbuh, dan berkembang dalam berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa melalui kebudayaan,” ujar Menteri Tjahjo.

Harapan kedua, menjaga konsistensi, kerja keras, dan kerja cerdas. Artinya, insan seni, budaya dan ekonomi kreatif harus selalu konsisten pada jalur yang menjadi bidang atau disiplin ilmunya. Serta selalu berkembang untuk menghasilkan karya seni sebagai ekspresi rasa keindahan dari dalam jiwa manusia yang berkualitas.

Selanjutnya, memanfaatkan teknologi untuk mendiseminasikan dan mengaktualisasi karya-karya seni. Harapan Menteri Tjahjo yang terakhir, yaitu melakukan kolaborasi. Menurutnya, kolaborasi kesenian dan kebudayaan dapat mempererat ikatan solidaritas suatu masyarakat. Kesenian pun dapat menjadi sarana menciptakan ketahanan budaya yang dapat memperkuat ketahanan nasional.

Menteri Tjahjo tidak lupa untuk menyampaikan ucapan selamat atas terlaksananya Festival Bali Sangga Dwipantara. Ia berharap Bali Sangga Dwipantara menjadi festival yang tidak hanya memamerkan karya seni yang sudah ada, tetapi juga karya-karya seni ciptaan baru, inovasi, menjadi mimbar untuk untuk saling berbagi pengetahuan akademik seni budaya.

See also  Pembangunan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Sepanjang 143,5 Km Tingkatkan Konektivitas ke KSPN Danau Toba

“Festival ini juga dapat membuka atau memperlebar kemungkinan kita dapat menginisiasi ekspor seni budaya kita ke mancanegara, sehingga bisa menarik wisatawan masuk ke Indonesia, dan kembali menggairahkan pariwisata di Indonesia, khususnya di Bali,” ujar Menteri Tjahjo.

Menutup sambutannya, Menteri Tjahjo optimis bahwa pemerintah Provinisi Bali telah mengembangkan budaya Bali dengan optimal, baik melalui ikon-ikon produksi kesenian, kuliner khas Bali atau berbagai cendera mata yang akan menjadi bagian tidak terlupakan oleh para wisatawan mancanegara maupun dalam negeri ketika mengunjungi Bali. “Saya kira ini tugas kita Bersama. Karena Bali tidak hanya milik Gubernur Bali, masyarakat Bali, atau seniman Bali saja, tetapi milik Indonesia dan dunia. Mari kita jaga seni, budaya, dan kehidupan yang ada di Bali,” imbuh Tjahjo.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali sekaligus Ketua Dewan Penyantun ISI Denpasar Wayan Koster menerangkan bahwa pembangunan di Bali menerapkan kebudayaan sebagai haluan pembangunan. “Oleh karena itu, saya sebagai gubernur mengeluarkan kebijakan yang berpihak untuk memajukan adat istiadat, tradisi seni budaya dan kearifan lokal Bali,” tandasnya.

Seluruh sektor termasuk institusi pendidikan pun diharapkan dapat mendukung pembangunan berbasis kebudayaan di Provinsi Bali dari hulu ke hilir secara komprehensif. Hal ini pun harus disadari oleh ISI Denpasar, sebagai instansi vertikal di bawah Kemendikbudristek, agar setiap program pendidikan yang dijalankan dapat diintegrasikan, terpadu dan disinergikan dalam upaya bersama membangun kebudayaan di Provinsi Bali.

“ISI Denpasar agar tidak hanya terfokus menjalankan fungsinya untuk memajukan internal semata. Tetapi juga apa yang diprogramkan hasilnya betul-betul bermanfaat untuk memajukan pembangunan kebudayaan di Bali serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh
Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat
Kementerian PU Perkuat Layanan Air Minum dan Sanitasi untuk 2.623 Pengungsi di Reok
Kementerian PU Pastikan Seluruh Akses Jalan Yang Longsor di Pulau Palue Telah Fungsional
Kolaborasi Hutama Karya dan Tiga BUMN Dorong Aksi Pengelolaan Sampah Berbasis Warga
Kementerian PU Periksa Keandalan Bangunan Strategis Pascagempa di Manggarai Barat
Kementerian PU Percepat Identifikasi Kerusakan Infrastruktur Irigasi Pasca Gempa di NTT
Hutama Karya Hadir untuk NTT, Dukung Penanganan Tanggap Darurat Gempa

Berita Terkait

Sunday, 23 August 2026 - 23:23 WIB

Kementerian PU Alirkan Air Irigasi Ke Persawahan Terdampak Kekeringan di Kota Sungai Penuh

Saturday, 22 August 2026 - 15:05 WIB

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Saturday, 22 August 2026 - 14:58 WIB

Kementerian PU Perkuat Layanan Air Minum dan Sanitasi untuk 2.623 Pengungsi di Reok

Saturday, 22 August 2026 - 14:55 WIB

Kementerian PU Pastikan Seluruh Akses Jalan Yang Longsor di Pulau Palue Telah Fungsional

Saturday, 22 August 2026 - 11:09 WIB

Kolaborasi Hutama Karya dan Tiga BUMN Dorong Aksi Pengelolaan Sampah Berbasis Warga

Berita Terbaru