104 Calur di Kabupaten Sleman Ikuti Pilur dengan Metode E-Voting

Monday, 1 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sebanyak 104 calon kepala desa atau calon lurah (calur) di Kabupaten Sleman mengikuti Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak 2021 dengan menggunakan metode electronic voting (e-voting). Kabupaten Sleman merupakan kabupaten pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menggelar Pilur secara e-voting.

Hal ini diketahui saat Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Yusharto Huntoyungo memantau lima kabupaten yang tengah melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada Minggu (31/10/2021). Pemantauan pelaksanaan Pilur di Kabupaten Sleman sendiri dilakukan secara virtual dari Aula TB. Suwandi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Serang, Banten. Pemantauan ini bersamaan dengan pantauan Pilkades di Kabupaten Serang secara langsung.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman Harda Kiswaya menuturkan, pelaksanaan Pilur dengan menggunakan metode e-voting memiliki sejumlah keunggulan, seperti simpel, aman, prosesnya lebih cepat, serta bisa dipertanggungjawabkan karena ada struk kontrol untuk memastikan pilihan.

Selain itu, kata Harda, alur pelaksanaan Pilur secara e-voting tak jauh berbeda dengan proses pemilihan umum biasanya. Hanya saja, teknis pada pemilihan berbasis e-voting tidak menggunakan kertas suara, tetapi memakai smart card atau kartu pintar yang disediakan petugas.

Pada kesempatan itu, Harda menampilkan alur pemilihan secara e-voting pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menjadi sampel pantauan. Dia menjelaskan, pemilih yang datang ke TPS akan diverifikasi identitasnya. Selanjutnya, mereka diberi kartu pintar yang berfungsi layaknya surat suara. Pemilih kemudian menuju bilik suara, untuk memilih calur dengan cara menekan tombol pada panel layar sentuh.

Setelah memberikan hak suara, lanjut Harda, kemudian akan muncul bukti fisik hasil pilihan berupa secarik kertas berisi barcode dan nomor calon yang dipilih. Kertas tersebut kemudian dimasukkan ke dalam bilik kontrol. Sebagai bukti telah menggunakan hak suaranya, jari para pemilih diberikan tinta tetes.

See also  Mentan Dorong Pengolahan Ubikayu dan Ekspor Turunan Sawit di Bangka

“Kami juga menyediakan layanan TPS Keliling guna mengakomodir pemilih yang tidak bisa datang ke lokasi karena suatu keadaan khusus, seperti sakit atau disabilitas. Tentunya bukan yang untuk sakit yang sedang isolasi mandiri karena Covid-19,” terangnya.

Melihat proses Pilur tersebut, Yusharto memberikan apresiasi. Dirinya berharap, cara tersebut dapat dicontoh oleh kabupaten lain, bahkan bisa digunakan untuk mekanisme pemilihan pemimpin lainnya.

Sebagai informasi, dari 104 calur yang ikut berlaga, 11 di antaranya merupakan perempuan. Mereka merebutkan kursi lurah di 33 kelurahan. Selain itu, kegiatan ini diikuti pemilih sebanyak 322.433 orang yang tersebar di 871 TPS.

Berita Terkait

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD
GKR Hemas: RUU Bahasa Daerah Jadi Langkah Strategis Menjaga Warisan Budaya di Era AI

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Tuesday, 11 August 2026 - 17:22 WIB

Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Wednesday, 7 Oct 2026 - 18:48 WIB

Energy

Fasilitasi OTA Wolbachia di Kampus, ITPLN Aktif Berantas DBD

Wednesday, 7 Oct 2026 - 16:39 WIB