Mendesa PDTT Optimistis Dongkrak Produksi Daging Nasional

Wednesday, 10 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) resmi meluncurkan Program Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan khususnya pemenuhan kebutuhan daging sapi nasional.

“Dalam sebuah kesempatan, Presiden Joko Widodo menghubungi saya via telepon, kami berdiskusi terkait cita-cita Indonesia untuk swasembada pangan khususnya pangan hewani. Berangkat dari situ maka kami meluncurkan Program Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan,” ujar Gus Halim, dalam ketika membuka Bimbingan Teknis Pengelolaan Peternakan Terpadu Berbasis Perdesaan oleh BUM Desa Bersama di Yogyakarta, Rabu (10/11/2021).

Gus Halim menjelaskan saat ini Indonesia masih defisit dalam memenuhi kebutuhan daging sapi nasional. Berdasarkan data tahun 2021 diperkirakan kebutuhan daging sapi nasional mencapai 700.000 ton/tahun atau setara 3,6 juta ekor sapi. Padahal produksi daging sapi nasional per tahun tidak lebih dari 550.000 ton.

“Situasi ini menunjukkan jika Indonesia masih mengalami defisit daging sapi dan harus bergantung pada impor sebanyak 26,4%,” ujarnya.

Dia mengungkapkan sejak tahun 2015 sampai tahun 2020, produksi daging sapi di Indonesia mengalami fluktuasi. Di tahun 2016 produksi daging sapi mencapai 518.484 ton, kemudian turun di 2017 dan 2018 masing-masing dengan 486,319 ton dan 497,971 ton. Tren produksi daging sapi kembali naik pada tahun 2019 dan 2020.

“Di tahun 2019 kita bisa produksi 504,802 ton dan pada tahun 2020 bisa 515.627. Dari fluktuasi ini, produksi daging sapi kita kalau diambil rata-rata masih jauh dari kebutuhan daging sapi nasional. Ini yang harus dijawab Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan,” katanya.

Gus Halim menjelaskan Desa Peternakan Terpadu Berkelanjuta ini merupakan konsep peternakan komunal yang dikelola BUM Desa Bersama. Peternakan komunal ini akan memadukan peternakan sapi, ayam, ikan air tawar, tanaman sayur-sayuran, serta mengelola kotaran sapi menjadi biogas dan pupuk organik.

See also  Grand Desain Pembangunan Kependudukan Harus Masuk RPJPD dan RPJMD

“Melalui peternakan terpadu, desa-desa berpotensi meningkatkan kemampuan ekonomi warga desa, dan memenuhi kebutuhan pangan desa. Bahkan kebutuhan pangan Indonesia, khususnya pangan hewani akan tercukupi dari Desa,” katanya.

Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini mengatakan tahun ini, ada tujuh pilot project Desa Peternakan Terpadu Berkelanjutan, sebagai unit usaha BUM Desa Bersama. Menurutnya setelah enam bulan akan dievaluasi. Hasil evaluasi digunakan untuk memberikan reward kepada tiga desa terbaik, dimana perangkat desa dan pengelola BUM Desa Bersamanya akan dinobatkan sebagai duta desa, yang akan diajak keliling Indonesia untuk berbagi pengalaman dengan desa-desa lainnya khusus di bidang peternakan.

“Nanti kita jadikan narasumber untuk sosialisasi, biar cerita kesuksesannya dan menularkan pengalaman dan pengetahuan pengelolaan peternakan di desanya kepada desa yang lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah
Viral Terobos Pagar COP JRF 2026 dan Bentak Petugas, Muldan Akhirnya Minta Maaf
Kementerian PU Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan untuk Bantu Atasi Karhutla di Kalsel
Kementerian Transmigrasi Serahkan 27 Sertipikat Tanah kepada Transmigran di Maluku Tengah
Dari Panen ke Pasar, Petani Transmigrasi Bangka Selatan Jajaki Pasokan Sayur ke SPPG
Bangun Infrastruktur, Berdayakan Masyarakat, PISEW Kementerian PU Serap 8.011 Tenaga Kerja
Kementerian PU Perkuat Fungsi Strategis Infrastruktur Konektivitas, 4 Pesawat Tempur Uji Coba Pendaratan di Tol Pasuruan–Probolinggo
Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 13:39 WIB

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah

Sunday, 25 October 2026 - 09:31 WIB

Viral Terobos Pagar COP JRF 2026 dan Bentak Petugas, Muldan Akhirnya Minta Maaf

Sunday, 25 October 2026 - 09:05 WIB

Kementerian PU Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan untuk Bantu Atasi Karhutla di Kalsel

Sunday, 25 October 2026 - 09:02 WIB

Kementerian Transmigrasi Serahkan 27 Sertipikat Tanah kepada Transmigran di Maluku Tengah

Saturday, 24 October 2026 - 21:19 WIB

Dari Panen ke Pasar, Petani Transmigrasi Bangka Selatan Jajaki Pasokan Sayur ke SPPG

Berita Terbaru

Berita Utama

BNPB Pantau Karhutla di Jabar dan Jateng

Sunday, 25 Oct 2026 - 14:33 WIB