Kopi Petani Hutan Sosial Indonesia Mendunia

Friday, 3 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Koreksi kebijakan pemerintah dengan memberikan hak legal bagi kelompok tani dalam bentuk program Perhutanan Sosial, membuahkan hasil. Gelaran One Day With Indonesia Coffee Fruits Floriculture (ODICOFF) berhasil menarik minat para pelaku usaha di Turki untuk serius menggandeng para petani kopi di Indonesia.

Sembilan Letter of Intent (LoI) ditandatangani antara tiga pendamping Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dari Kopi Batabual Maluku, Kopi Kerinci Jambi dan Kopi Rimba Bajawa Nusa Tenggara Timur dengan tiga perusahaan Turki yaitu PT 2 A GLOBAL, USEFDER dan International Elite Union CO (IEU). LoI merupakan kesepakatan antara kedua belah pihak untuk bekerjasama dan menjajaki peluang pasar kopi dan produk lainnya yang dibutuhkan.

LoI akan ditindaklanjuti dengan serangkaian pertemuan intensif para pihak dengan para pelaku usaha untuk memastikan besarnya peluang ekspor, demand dan supply, serta standarisasinya. Turki menjadi salah satu dari 10 negara untuk penyelenggaraan ODICOFF karena negara ini merupakan pintu masuk perdagangan Eropa, Asia dan Timur Tengah.

”Kita bersyukur para petani kopi Indonesia mampu menembus pasar dunia. Bahkan sudah ada pengusaha Turki yang bersedia melakukan pendampingan dan pelatihan agar kualitas kopi sesuai dengan standar yang dibutuhkan pasar internasional. Ini tentu menjadi kabar baik bagi petani kopi di wilayah hutan sosial lainnya,” kata Direktur Jenderal Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan KLHK, Bambang Supriyanto, Jumat (3/12/2021).

Potensi kopi petani Indonesia sangat besar, karena luasan lahan lebih dari 300.000 ha, dimana produksinya bisa mencapai 32.230,79 ton per tahun. Pemerintah Indonesia telah mengalokasikan izin seluas 12,7 juta ha untuk masyarakat petani sekitar hutan. Melalui hutan sosial, petani dapat meningkatkan ekonomi mereka melalui budi daya tanaman pertanian dengan konsep sosial forestry.

See also  Penasihat Hukum Global Sumud Flotilla Soroti Lemahnya Hukum Internasional

”Inilah hasil dari konsep utama perhutanan sosial, yakni hutan lestari dan masyarakat sejahtera. Hulu dan hilirnya masyarakat didampingi, melalui pelatihan dan sekolah lapang. Selain itu juga ada dukungan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bagi petani. Untuk kalangan milenial, hasil hutan sosial seperti kopi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup, sehingga muncul trend di kalangan anak muda menjadi barista,” ungkapnya.

Dalam rangkaian ODICOFF yang dilaksanakan pada tanggal 1-4 Desember 2021 di Istanbul, Turki, para pengusaha juga merasakan langsung nikmatnya berbagai jenis kopi hasil produksi petani Indonesia. Ada enam produk kopi yang dijadikan sampel saat Coffee Cupping, tiga diantaranya adalah Kopi  Agroforestry Batabual Maluku, Kopi Kerinci dan Bhajawa Kopi.

Sebelumnya delegasi Indonesia yang terdiri dari perwakilan KLHK dan Kementan juga menggelar pertemuan bisnis dengan MUSIAD. Organisasi ini memiliki perwakilan di lebih dari 80 negara termasuk Indonesia, dengan jumlah anggota sebanyak 11.000 pengusaha dan 60.000 perusahaan.

Melalui agenda ini juga disampaikan pesan penting tentang peningkatan kualitas lingkungan sekaligus kesejahteraan petani dan perekonomian masyarakat setempat yang telah berjalan melalui konsep social forestry. Ada lebih dari 70 produk perhutanan sosial Indonesia menarik minat calon mitra potensial yang telah memiliki pangsa pasar internasional.

Pihak delegasi Indonesia maupun Turki menyampaikan pentingnya kerjasama Ekonomi antar kedua negara. Selain budaya, kesamaan kedua negara sebagai negara muslim terbesar juga semakin membuka peluang kerjasama terutama di sektor pertanian.

Para pengusaha Turki juga diundang untuk menghadiri Festival Perhutanan Nasional dengan tema kopi, yang akan berlangsung pada tanggal 25-27 Januari 2022. Dalam festival ini nantinya akan banyak lagi ditemukan berbagai keragaman dan keunikan kopi Indonesia.(*)                                                                                                      

Berita Terkait

Kementerian PU Dorong INACOLD Perkuat Tata Kelola Bendungan Nasional, 945 Ahli Tersertifikasi
BULOG-Bapanas Perkuat Peternak Mikro, Sinergikan Jagung SPHP dan Serapan Telur Rp30 Miliar
Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional
BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games
DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik
Telkom Dukung Try Out TKA 2026 di Banten, Fasilitasi 84.000 Peserta dari 570 Sekolah
BULOG Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Tetap Terjaga
Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Berita Terkait

Saturday, 7 November 2026 - 13:54 WIB

Kementerian PU Dorong INACOLD Perkuat Tata Kelola Bendungan Nasional, 945 Ahli Tersertifikasi

Friday, 6 November 2026 - 16:27 WIB

BULOG-Bapanas Perkuat Peternak Mikro, Sinergikan Jagung SPHP dan Serapan Telur Rp30 Miliar

Thursday, 5 November 2026 - 18:47 WIB

Hutama Karya Teken Kontrak Irigasi di Tiga Provinsi, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Thursday, 5 November 2026 - 18:17 WIB

BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games

Thursday, 5 November 2026 - 16:30 WIB

DPD RI Perkuat Perjuangan Aspirasi Daerah melalui Legislasi, Pengawasan, dan Dialog Publik

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Pacu Kualitas Akademik, Bidik Akreditasi Unggul

Saturday, 7 Nov 2026 - 14:53 WIB