Komisi B Gelar Raker Bersama Bank DKI dan PT Pembangunan Jaya Ancol

Tuesday, 28 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta menggelar rapat kerja bersama PT Bank DKI dan PT Pembangunan Jaya Ancol.

Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Azis menuturkan, rapat kerja bersama ini dilakukan untuk mengetahui secara detail kucuran kredit sebesar Rp 1,2 triliun yang diberikan Bank DKI kepada PT Pembangunan Jaya Ancol.

“Setelah mendapat penjelasan, alasan yang diungkapkan cukup logis di mana dana sebesar itu untuk Ancol bisa bertahan. Tentu kita sama-sama berharap Ancol bisa bertahan dan berkembang di tahun-tahun mendatang,” ujar Azis di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Selasa (28/12).

Dikatakan Azis, untuk menindaklanjuti rapat kerja bersama hari ini, Komisi B DPRD DKI direncanakan akan melakukan peninjauan lapangan.

“Besok kita akan melihat lokasi mana saja yang direnovasi. Dana ini digunakan untuk apa?, ini yang kita ingin tahu secara langsung di lapangan,” katanya.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Hasan Basri mendukung rencana membangkitkan kembali kemajuan Ancol sehingga dapat menarik perhatian lebih banyak pengunjung yang datang ke lokasi wisata tersebut.

“Ancol itu tempat hiburan, wajar jika peminjaman dana ini untuk menutupi kas operasional perusahaan yang mengalami sentimen negatif akibat pandemi COVID-19. Bank DKI juga harus benar-benar mengkajinya untuk pemberian modal tersebut,” ucapnya.

Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy memastikan pemberian pinjaman kepada PT Pembangunan Jaya Ancol untuk mendukung sinergisitas BUMD di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Kami akan terus mengawasi dan berprinsip hati-hati atas pemberian pinjaman kepada Ancol ini,” jelas Fidri.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Teuku Sahir Sahali juga memastikan pihaknya akan mengoptimalkan pemberian pinjaman kredit tersebut secara objektif dan tepat sasaran untuk operasional perusahaan.

See also  Lewat Pembinaan Go Global, Pertamina Dampingi UMK Binaan Ekspor Produk ke Berbagai Belahan Dunia

“Operasional harus tetap jalan seperti biaya makan hewan, maintenance dufan, pembayaran gaji karyawan kita juga tidak ingin ada PHK di sana selama pandemi,” tandas Sahir.

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Monday, 9 February 2026 - 17:27 WIB

BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Berita Terbaru