Pulihkan Ekonomi, Mendagri Minta Kepri Tetap Kendalikan Pandemi

Friday, 14 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta seluruh kepala daerah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk tetap mengendalikan laju pandemi Covid-19. Alasannya, pengendalian pandemi menjadi kunci memulihkan ekonomi. Selain itu, kondisi ini dapat membuat program pembangunan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota dapat berjalan dengan baik.

“(Kondisi pandemi) di Kepri Alhamdulillah ya sudah relatif terkendali, yang ditunjukkan dengan berbagai indikator,” ujar Mendagri saat memberikan keterangan pers pada kunjungan kerja (Kunker) dalam rangka monitoring, evaluasi program, dan kegiatan strategis di Provinsi Kepri yang berlangsung di Marriot Hotel Harbour Bay, Kota Batam, Kamis (13/1/2022) malam. Dalam kunker tersebut Mendagri memberikan arahan kepada Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Kepri.

Selain itu, lanjut Mendagri, dengan kondisi pandemi yang terkendali diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri bagi negara lain, seperti Singapura dan Malaysia yang menjadi segmen pariwisata untuk berkunjung ke Kepri.

Kendati demikian, Mendagri berharap, kedua negara tersebut termasuk negara tetangga lainnya bisa mengendalikan kasus pandemi agar tidak justru menularkan virus. Mendagri akan memantau tren kasus pandemi, baik di Kepri, Singapura, maupun Malaysia selama dua minggu mendatang. Apabila tren tersebut menunjukkan situasi terkendali, bukan tak mungkin semua pihak dapat saling percaya untuk membuka pembatasan mobilitas antarnegara.

Sebelumnya, Mendagri mengatakan, pada awal merebaknya pandemi, Kepri merupakan salah satu provinsi yang pertumbuhan ekonominya terpukul akibat pandemi selain Bali. Penyebabnya, dua daerah tersebut banyak mengandalkan sektor pariwisata. Sedangkan merebaknya pandemi membuat mobilitas terbatas, termasuk kunjungan turis mancanegara maupun domestik untuk berkunjung.

Dengan kondisi itu, tanpa mengesampingkan daerah lain, Presiden Joko Widodo memberikan perhatian terhadap penanganan pandemi di Provinsi Kepri. Salah satu langkahnya, yakni dengan memenuhi kebutuhan vaksinasi agar terbentuk kekebalan kelompok.

See also  Gandeng ITB Transmigrasi Bukan Cuma Pindah Penduduk, Kini Dibangun dengan Ilmu dan Inovasi

Walhasil, dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah pusat maupun seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Kepri, kabupaten/kota, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), beserta sejumlah pihak lainnya, saat ini Kepri menjadi provinsi dengan capaian vaksinasi tertinggi ketiga setelah DKI Jakarta dan Bali.

Berita Terkait

Kementerian PU Lepas 300 Peserta Mudik Nyaman Bersama Tahun 2026
Kementerian PU dan Google Hadirkan Posko Mudik di Google Maps
Mendes Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa di Papua Pegunungan
Kementerian PU Hadirkan mudik.pu.go.id, Masyarakat Bisa Pantau Jalur Mudik Melalui 1.351 CCTV
Dukung Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional dan 15 TIP
Mendes dan Gubernur NTB Bersinergi Hapus Kemiskinan Ekstrem
Tenor Cicilan Rumah Subsidi Diperpanjang Jadi 30 Tahun
Dukung Konektivitas, HKA Pastikan Kesiapan Perkerasan Jalan Akses Tol Patimban

Berita Terkait

Thursday, 12 March 2026 - 18:59 WIB

Kementerian PU dan Google Hadirkan Posko Mudik di Google Maps

Thursday, 12 March 2026 - 10:52 WIB

Mendes Dorong Pembangunan Infrastruktur Desa di Papua Pegunungan

Wednesday, 11 March 2026 - 21:42 WIB

Kementerian PU Hadirkan mudik.pu.go.id, Masyarakat Bisa Pantau Jalur Mudik Melalui 1.351 CCTV

Tuesday, 10 March 2026 - 23:29 WIB

Dukung Mudik Lebaran 2026, Kementerian PU Siapkan 10 Ruas Tol Fungsional dan 15 TIP

Tuesday, 10 March 2026 - 23:22 WIB

Mendes dan Gubernur NTB Bersinergi Hapus Kemiskinan Ekstrem

Berita Terbaru

Berita Utama

Jasa Marga Siap Layani 3,53 Juta Kendaraan Pemudik Lebaran 2026

Saturday, 14 Mar 2026 - 00:48 WIB

News

Prabowo Serahkan Zakat ke Badan Amil Zakat Nasional

Saturday, 14 Mar 2026 - 00:41 WIB