Gus Halim: Saya Ingin Mahasiswa Terus Terlibat dalam Percepatan Pembangunan Desa

Thursday, 24 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar memberikan pembekalan kepada para mahasiswa Universitas Negeri Surabaya peserta KKN Tematik Membangun Desa, Jakarta, Kamis (24/2/2022). Gus Menteri berharap KKN Tematik ini dapat mempercepat pencapaian 18 tujuan SDGs Desa di 74.961 desa seluruh Indonesia.
Foto: Wening/Kemendes PDTT

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar memberikan pembekalan kepada para mahasiswa Universitas Negeri Surabaya peserta KKN Tematik Membangun Desa, Jakarta, Kamis (24/2/2022). Gus Menteri berharap KKN Tematik ini dapat mempercepat pencapaian 18 tujuan SDGs Desa di 74.961 desa seluruh Indonesia. Foto: Wening/Kemendes PDTT

DAELPOS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar terus mengajak mahasiswa dan civitas akademika berperan aktif serta terjun langsung ke desa dengan melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi berbasis pengabdian masyarakat. Dengan demikian mahasiswa dapat melihat potensi desa, mengidentifikasi masalah dan mencari solusi untuk percepatan pembangunan desa.

“Dharma pengabdian harus menjadi media transformasi invensi perguruan tinggi menjadi inovasi yang dapat membantu percepatan kemandirian desa,” jelas pria yang akrab disapa Gus Halim ini saat melepas mahasiswa KKN Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Kamis (24/2/2022).

Gus Halim berujar, kampus memiliki kewajiban yang harus dipenuhi yakni Tri Dharma Perguruan Tinggi, terdiri dari tiga poin, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat. Gus Halim berharap, agar kegiatan KKN sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat, dapat menjadi sarana kampus dan mahasiswa membersamai desa, meningkatkan kualitas SDM desa, membangkitkan ekonomi warga desa, serta menjamin kelestarian budaya lokal desa. Mahasiswa yang akan dikirim pengabdian ke desa-desa diharapkan dapat bekerjasama dengan para Pendamping Desa dalam melakukan identifikasi persoalan yang sedang dihadapi warga desa, sekaligus membantu mencarikan solisinya.

“Saya harap mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang dimiliki secara kolaboratif bersama dengan Pemerintah Desa, pendamping desa dan unsur masyarakat. Mahasiswa juga dapat mengambil bagian dalam percepatan pencapaian tujuan SDGs Desa,” imbuh mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes berujar, salah satu tujuan dari KKN adalah dalam rangka belajar secara nyata di masyarakat, belajar menjalin komunikasi dengan masyarakat, bersinergi dan berkolaborasi memecahkan masalah di masyarakat.

See also  Indonesia Berbagi Pengalaman dalam Mengelola Keanekaragaman Hayati di Forum FAO

“Agar masyarakat mampu beradaptasi di era ketidakpastian ini, di era pandemi dan di era transformasi. Berani berkreasi, berenovasi dan berkolaborasi untuk desa maju dan tumbuh,” kata Nurhasan.

Sekedar informasi jumlah mahasiswa yang KKN di UNESA pada tahun ini sebanyak 2905 orang dari berbagai latar belakang program studi, mereka akan disebar ke 173 desa di 15 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur selama kurang lebih tiga bulan.

Berita Terkait

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan
Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang
Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan
Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari
Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi
Kementerian PU Percepat Pemulihan Pascabanjir di Padang, Fasilitas Umum dan Permukiman Dibersihkan
Kementerian PU Percepat Pemulihan 121 Fasilitas Kesehatan Pascabencana Sumatera

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:26 WIB

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang

Tuesday, 20 October 2026 - 15:49 WIB

Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang

Tuesday, 20 October 2026 - 06:05 WIB

Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan

Sunday, 18 October 2026 - 22:10 WIB

Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Sunday, 18 October 2026 - 17:19 WIB

Mentrans Iftitah Dorong Indonesia Kuasai Teknologi Sampah Jadi Energi

Berita Terbaru

News

Perkuat Kompetensi Nuklir, ITPLN Sambangi BRIN

Wednesday, 21 Oct 2026 - 09:09 WIB