Sambut G20, Bali Bangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu Baru

Saturday, 26 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Jelang pelaksanaan KTT G20, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan didampingi Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong, dan Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Rosa Vivien meninjau lokasi baru Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Bali, pada Jumat, (25/2).

“Pulau Bali ini harus bersih. Kita targetkan semua pembangunan TPST yang baru, selesai di akhir Bulan Juli 2022 dan sudah dapat beroperasi antara Bulan Agustus-November 2022”, kata Luhut saat dimintai keterangannya kemarin oleh awak media di TPST Padang Sambian.

Dikatakan Menteri Luhut, hal ini terjadi dikarenakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung yang beroperasi sebelumnya sebagai sarana pengolahan sampah sudah memenuhi kapasitas. Diperkirakan daya tampung TPA hanya sampai bulan Juni 2022.

Saat ini, Pemerintah kota Denpasar menyiapkan TPST dengan kapasitas total  ± 820 ton sampah perhari dengan lokasi di Desa Padang Sambian Kaja, Desa Kesiman Kertalangu, dan Tahura Ngurah Rai.
Tiga tempat pengolahan sampah berteknologi refuse-derived fuel (RDF).

“Sebenarnya pengolahan sampah ini adalah menuntaskan program lama. Pekerjaan sekarang ini jauh lebih baik terintegrasi karena bekerjasama dengan Kementerian PUPR, KLHK, Bappenas, Kemendagri, Gubernur Denpasar, Walikota Denpasar, Dinas LH Provinsi Bali dan lainnya,” jelas Menteri Luhut.

KLHK juga telah melaksanakan rapat koordinasi pengelolaan sampah di kota Denpasar. Dari hasil rapat yang dipimpin oleh Wakil Menteri LHK, pemerintah akan mengawal terkait perizinan penggunaan lahan TAHURA, memfasilitasi upaya peningkatan kinerja pengurangan sampah dan penguatan Bank Sampah di Kota Denpasar. Kemudian, Tim Gabungan Ditjen PSLB3 KLHK dan P3E Bali Nusra telah melakukan pemetaan dan identifikasi pelibatan Desa Adat dan Desa Dinas dalam kegiatan pengurangan sampah di sumber serta pendataan para pelaku pengurangan sampah eksisting seperti bank sampah, pengkomposan, biokonversi black soldier fly (BSF), dan TPS 3R.(*)

See also  Masyarakat Mukim Lampuuk Desak Pencabutan Status Hutan Lindung dan Penundaan Proyek PLTB

Berita Terkait

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis
Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203
Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang
Jalur Pantai Selatan Jawa Tulungagung Tersambung, Hadirkan Akses pada Koridor Wisata Pesisir
Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan, BULD DPD RI Gelar RDPU dengan Mitra Strategis Pendidikan
Dari Kelapa Lahir 4.000 Lapangan Kerja
Menteri PANRB Apresiasi Program ASN Berintegritas KPK untuk Perkuat Nilai Antikorupsi
Hutama Karya dan Unand Resmikan Pustroib, Perkuat Infrastruktur Bawah Tanah Indonesia

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 16:21 WIB

Perkuat Konektivitas dan Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumatera Barat, Dewan Komisaris Hutama Karya Tinjau Proyek-Proyek Strategis

Thursday, 11 June 2026 - 16:17 WIB

Hutama Karya Catatkan 10 Juta Jam Kerja Selamat di Proyek MRT Jakarta Fase 2 CP203

Thursday, 11 June 2026 - 16:11 WIB

Mendes Kukuhkan 200 Pemuda Bangun Desa Bangun Indonesia Kirim ke Jepang

Wednesday, 10 June 2026 - 15:22 WIB

Wujudkan Pendidikan yang Berkeadilan, BULD DPD RI Gelar RDPU dengan Mitra Strategis Pendidikan

Wednesday, 10 June 2026 - 14:30 WIB

Dari Kelapa Lahir 4.000 Lapangan Kerja

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Revitalisasi Madrasah Perkuat Infrastruktur Pendidikan Keagamaan

Thursday, 11 Jun 2026 - 08:08 WIB