Anies Baswedan Kirim Satgas Bantu Korban Gempa Pasaman Barat

Wednesday, 2 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara resmi memberangkatkan Satgas Kolaborasi Kemanusiaan untuk membantu korban gempa bumi di Pasaman Barat, Sumatera Barat. Apel pelepasan berlangsung di Kantor BPBD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (1/3).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,2 yang menimpa wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat pada hari Jumat, 25 Februari 2022.

Satgas Kolaborasi Kemanusiaan untuk Gempa Pasaman Barat berjumlah 80 orang yang terdiri dari berbagai unsur kolaborasi perangkat daerah dan institusi lainnya, seperti BPBD DKI Jakarta (28 orang), Dinas Gulkarmat DKI Jakarta (15 orang), Dinas Kesehatan DKI Jakarta (6 orang), Dinas Sosial DKI Jakarta (6 orang), Satpol PP DKI Jakarta (15 orang), Dinas Kominfotik DKI Jakarta (2 orang), BAZNAS (Bazis) DKI Jakarta (5 orang), dan Ikatan Keluarga Minang (3 orang).

“Kita berkumpul di tempat ini karena ada saudara kita di lokasi yang berbeda pulau mengalami bencana alam. Gempa bumi adalah bencana alam di luar kendali manusia dan saudara kita yang berada di Kabupaten Pasaman Barat merasakannya. Lokasi gempanya jauh dari Jakarta, tapi perasaan terdampak gempa terasa smpai di Ibu Kota,” ucap Gubernur Anies dalam sambutannya seperti dikutip dari Siaran Pers PPID DKI Jakarta, Senin (1/3).

Gubernur Anies menyebut bahwa pengiriman Satgas ini juga merupakan bentuk solidaritas. Maka dari itu, para anggota Satgas nantinya akan mewakili Pemprov DKI Jakarta, warga Jakarta dan saudara sebangsa untuk membantu para korban yang terdampak bencana gempa di Pasaman Barat. 

“Saudara kita di sana mengalami dampak dan kita Jakarta sebagai tempat berkumpulnya dari seluruh wilayah Nusantara, hari ini menunjukkan solidaritas, karena Bapak/Ibu akan berangkat ke sana atas nama Pemprov DKI dan seluruh warga Jakarta. Hadir ke sana untuk membantu meringankan beban, mengisi kekurangan, Insya Allah saudara kita di Pasaman Barat akan bisa bangkit pulih dan menjalankan kehidupan semula,” tutur Gubernur Anies.

See also  Kini Ratusan Pertashop Gerakkan Ekonomi Jateng dan DIY

“Selama di penugasan, ingatlah setiap bertemu dengan orang bahwa kita hadir untuk meringankan mereka, kerjakan sepenuh hati dan tuntas. Apapun yang bisa dikerjakan dan ringankan, datangi mereka. Saya mewakili warga Jakarta dan Pemprov DKI juga mewakili saudara sebangsa,” lanjutnya.

Gubernur Anies juga berpesan agar para anggota Satgas yang bertugas dapat meninggalkan kesan positif dan membantu warga menyelesaikan berbagai keluhan terkait bencana gempa.

Harapannya, akan muncul perasaan dan suasana yang positif dan kondusif, sehingga mempercepat masyarakat Pasaman Barat dapat bangkit dan pulih.

“Dalam setiap interaksi, tinggalkan kesan positif, tinggalkan kesan yang menyenangkan, jangan pernah sedikitpun membawa perasaan negatif. Jika ada keluhan di tempat bencana, maka Anda jawab, ‘saya mewakili untuk menyelesaikan apa yang dikeluhkan’,” ujar Gubernur Anies.

“Jika ada yang berkata ‘terima kasih dari Jakarta sudah datang dari tempat lain belum’, maka jawab ‘saya mewakili tempat lain yang tidak Anda sebutkan’, katakan ‘saya mewakili mereka’ supaya kita sadar bahwa kehadiran kita mewakili semua dan di sana bangun suasana positif dan kondusif,” pesannya.

Misi kemanusiaan ini berlangsung selama 10 hari, mulai Selasa, 1 Maret 2022 hingga Rabu, 10 Maret 2022. Satgas Kolaborasi Kemanusiaan membawa berbagai bantuan peralatan dan logistik, di antaranya terpal, matras tidur, makanan siap saji, makanan ringan, masker kain dan medis, kasur, karung, dan hand sanitizer. 

Selain bantuan dalam bentuk peralatan dan logistik, Satgas Kolaborasi Kemanusiaan juga akan memberikan dukungan pemulihan terhadap sarana dan prasarana terdampak gempa bumi serta layanan dukungan psikososial (LDP) dan layanan kesehatan bagi para penyintas yang berada di lokasi pengungsian.

Adapun kendaraan dan sarana prasarana yang juga dibawa dalam misi kemanusiaan ini terdiri dari Mobil Operasional (4 unit), Mobil Ambulance (2 Unit), Mobil Bus Personel (1 Unit), Motor Operasional (2 Unit), Peralatan SAR Perkotaan (1 Paket), Tenda Pengungsi (2 unit), dan Tenda Dapur Umum (1 Unit).

Berita Terkait

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut
DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT
Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh
DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan
Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan
Pelajar Wonosobo: Indonesia Tak Kekurangan Orang Pintar, Tapi Butuh Integritas.
Dari Lingga, Pelajar Serukan Anak Muda Jangan Jadi Penonton Indonesia Emas
Rakornas Dukcapil 2026, Dukcapil Kepulauan Seribu Sabet Peringkat Tertinggi Capaian IKD

Berita Terkait

Sunday, 11 October 2026 - 10:24 WIB

Syukuran HUT Ke-22 DPD RI Bersama OKD Sulut

Friday, 25 September 2026 - 14:45 WIB

DPD RI Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kepentingan Daerah melalui FSAT

Thursday, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Tepat Waktu dan Bermutu, Hutama Karya Tuntaskan Pekerjaan Tanggap Darurat Sumber Daya Air di Aceh

Thursday, 10 September 2026 - 16:21 WIB

DPD RI Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan, Hentikan Ketimpangan Layanan Pendidikan dan Kesehatan

Monday, 7 September 2026 - 13:56 WIB

Inventarisasi Masalah di Lampung Demi Perubahan UU Perlindungan Nelayan

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Ahmad Syauqi Kawal Revitalisasi SMK Muhammadiyah Prambanan

Saturday, 17 Oct 2026 - 18:22 WIB