Pertamina Lubricants Luncurkan ‘Bayar Listrik Dengan Sampah’, Program Kolaborasi Kepedulian Lingkungan

Friday, 18 March 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT Pertamina Lubricants (PTPL), anak perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Subholding Commercial & Trading Pertamina yang mengelola bisnis pelumas, melalui salah satu pabrik pelumasnya Production Unit Gresik (PUG) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga bumi dengan meluncurkan Program Bayar Listrik Dengan Sampah pada hari Kamis (17/3) di Dusun Sidorukun, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Program diresmikan langsung oleh Bupati Gresik H. Fandi Ahmad Yani didampingi oleh Manager PUG PTPL Setyo Nugroho, Anggota DPRD Komisi B Pemprov Jawa Timur Gus Iwan Junai, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kab. Gresik Mohammad Najikh, Camat Sidayu Nuriadi, Kepala Desa Kertosono Mohammad Hazir Sya’ban, Kepala Dusun Sidorukun Tristianto, ASOBSI (Asosiasi Bank Sampah Indonesia), Komunitas TDA (Tangan Di Atas), dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Gresik. 

Bayar Listrik Dengan Sampah  merupakan inovasi sosial yang lahir dari buah pemikiran masyarakat dalam upaya pengurangan sampah. Program ini terinspirasi dari program CSR PTPL sebelumnya, yaitu Ngopi Bayar Pakai Sampah yang kemudian dimodifikasi menjadi Bayar Listrik Dengan Sampah. Setiap rumah wajib mendaftarkan keluarganya menjadi nasabah di Bank Sampah Cinta Bumi kemudiaN tabungan sampah yang terkumpul nantinya dapat ditukarkan dengan pembayaran token listrik untuk kebutuhan sehari-hari. 

Pengelolaan program ini dilakukan oleh Bank Sampah Cinta Bumi Dusun Sidorukun, Desa Kertosono, Kecamata Sidayu, Kab Gresik sebagai pilot project dengan total nasabah 200 KK dan sistem pengambilan sampah dilakukan dengan cara jemput sampah (homecare).

“Program Bayar Listrik dengan Sampah merupakan inovasi sosial yang luar biasa, tentunya program ini tidak dapat berjalan sendiri. Oleh karena itu, terimakasih atas kolaborasi dan komitmennya dari PT Pertamina Lubricants dan Dinas Lingkungan Hidup yang terus mendukung Kabupaten Gresik dalam program pengurangan sampah. Mungkin ini adalah program yang pertama di Indonesia. Semoga sinergi ini bisa terus terbangun dengan baik. Kami berharap program serupa bisa direplikasi di wilayah lainnya,” ungkap Bupati Gresik, H. Fandi Ahmad Yani.

See also  Pertengahan Februari, Telkom Akan Luncurkan Satelit HTS

Anggota DPRD Komisi B Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Gus Iwan Junai mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk mendukung program ini dan sejenisnya dan akan mengalokasikan dana pokok pikiran dewan untuk pengelolaan sampah yang dikelola masyarakat sebagai sarana pembangunan gedung dan alat yang diperlukan.

“Kami secara konsisten mengimplementasikan program pengembangan potensi pengelolaan sampah melalui inovasi seperti Ngopi Bayar Dengan Sampah, kemudian Bayar Listrik Dengan Sampah di Kabupaten Gresik. Kami berperan aktif dalam melakukan pelatihan, mentorship, dan pendampingan bank sampah agar program berjalan dengan optimal,” tutur Manager PUG PTPL, Setyo Nugroho.

Hadirnya Program Bayar Listrik dengan Sampah merupakan salah satu program dengan tujuan untuk mengajak masyarakat untuk lebih peduli sampah dan lingkungan. Hal ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Keberlanjutan (SDGs) no. 12 Konsumsi & Produksi yang Bertanggungjawab dan SDGs no. 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim. Serta selaras dengan komitmen Pertamina yaitu Energizing Community & Environment.

Berita Terkait

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun
BI Prediksi Ekonomi Jakarta 2026 Tumbuh hingga 5,6%
UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran
Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas
INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar
Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun
JK Perkuat Peran BPD Lewat KUB untuk Dorong UMKM Daerah
BNI Jaga Pertumbuhan di Tengah Tekanan Global

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 17:44 WIB

Menkeu: APBN 2026 Tetap Ekspansif, Anggaran Kesehatan Tembus Rp247,3 Triliun

Sunday, 8 February 2026 - 17:15 WIB

UMKM Pertamina Laris Manis di INACRAFT 2026, Digemari Buyer Asing Hingga Tembus Transaksi Miliaran

Thursday, 5 February 2026 - 18:35 WIB

Pacu Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas

Thursday, 5 February 2026 - 18:13 WIB

INACRAFT 2026 Dibuka, UMKM Pertamina Langsung Bukukan Penjualan Rp1,9 Miliar

Thursday, 5 February 2026 - 13:27 WIB

Ekonomi Indonesia 2025 Tumbuh 5,11 Persen, PDB Capai Rp23.821 Triliun

Berita Terbaru