Mendagri: Provinsi Bali Memiliki Seni Budaya Yang Hebat

Monday, 13 June 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Provinsi Bali dinilai menjadi daerah yang istimewa. Keistimewaan tersebut lantaran Provinsi Bali memiliki keindahan di bidang seni. Selain itu, daerah itu juga memiliki kehebatan yang unggul karena aspek budayanya.

Demikian disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian saat menyampaikan sambutannya pada acara Pergelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-44 yang berlangsung di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Minggu (12/6/2022) malam.

Karena keistimewaan tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin menugaskan Mendagri untuk hadir dalam acara itu. Tak hanya itu, dalam gelaran PKB ke-44 hadir pula Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno.

“Beliau (Presiden dan Wakil Presiden) sangat memberikan apresiasi atas acara ini, dan tentu atas nama beliau kami juga menyampaikan apresiasi yang tinggi. Kita rindu suasana seperti ini di Bali,” terang Mendagri.

Mendagri mengatakan, keunggulan dari segi seni dan budaya yang dimiliki Bali menjadi daya pikat tersendiri. Pasalnya, bila mengandalkan dari sisi keindahan alam seperti gunung dan pantai, daerah lain juga memiliki keunggulan serupa. Hal ini termasuk fasilitas penunjang pariwisata seperti tempat penginapan berkualitas yang juga dimiliki daerah lainnya.

“Tapi yang mereka tidak punyai adalah budaya seni, yang budaya seni itu bukan untuk turisme, tapi memang merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Bali. Itu kelebihannya,” jelas Mendagri.

Mendagri meminta, keunggulan tersebut agar terus dipacu dan dilestarikan. Pasalnya, di tengah modernisasi, budaya menjadi salah satu aspek yang rentan terkikis. Kondisi ini seperti menimpa salah satu negara yang memiliki sektor unggulan pariwisata, namun budayanya mulai terkikis karena modernisasi.

Menurut Mendagri, seni telah menjadi bagian dari aliran darah masyarakat Bali. Seni tersebut seperti seni lukis, patung, hingga pakaian adat. Realitas tersebut menunjukkan kekayaan seni dan budaya yang dimiliki Provinsi Bali.

See also  Total Dana di APBD yang Telah Direalokasi untuk Covid-19 Mencapai 56,57 Triliun

“Tadi kalau kita melihat betapa kayanya pada saat pawai tadi. Saya merinding betapa kayanya Bali. Itu menurut Gubernur masih banyak (seni dan budaya) tersimpan, yang belum dieksplorasi,” tambah Mendagri.

Di lain sisi, Mendagri juga menilai tema yang diusung pada PKB ke-44 tersebut, yakni “Danu Kerthi: Huluning Amreta (Memuliakan Air Sumber Kehidupan”. Menurutnya, air merupakan sumber kehidupan. Mengacu pada sebuah literatur, kata dia, di dalam tubuh manusia terdapat 55 hingga 60 persen air. Dengan persentase tersebut, air menjadi bagian tak terelakkan bagi kehidupan manusia.

Karena itu, Mendagri terus mendorong agar berbagai pihak dapat memuliakan air. Pengelolaan air yang salah, dapat memicu datangnya berbagai sumber penyakit. Selain itu, hal tersebut juga dapat mendorong terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Untuk itu, lewat pemilihan tema tersebut, diharapkan berbagai pihak dapat menempatkan air sebagai bagian penting bagi kehidupan.

“Maka tema yang diangkat kali ini mengenai air, dengan maksud semua yang terkait dalam pesta kesenian ini berpikir bagaimana agar semua karya seninya terkait dengan air, itu bagus,” tandas Mendagri.

Berita Terkait

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang
Kementerian PU Suplesi Air untuk Jaga 8.845 Hektare Sawah di Nganjuk

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Thursday, 8 October 2026 - 08:13 WIB

Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya

Wednesday, 7 October 2026 - 18:48 WIB

Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan

Berita Terbaru