Kementerian PUPR Dukung Pengembangan Budidaya Jagung di Papua dan NTT

Friday, 5 August 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pembangunan sejumlah infrastruktur. Selain bendungan untuk irigasi pertanian dan pengembangan food estate, dukungan infrastruktur juga diberikan untuk mendukung peningkatan produksi dan ekspor jagung pada pengembangan budidaya jagung di Kabupaten Keerom, Papua dan Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pentingnya tata kelola air (water management) dalam mendukung pertanian untuk memastikan aliran air berjalan baik. “Kuncinya ada pada ketersediaan air untuk irigasi, baru diikuti dengan teknologi pertaniannya,” kata Menteri Basuki.

Pengembangan budidaya jagung di Kabupaten Keerom akan dilakukan pada lahan seluas 10.000 hektare (ha), di mana seluas 7.000 ha merupakan Area Penggunaan Lain (APL) dan 3.000 ha merupakan area ex-plasma sawit. Untuk tahap awal, pengembangan budidaya jagung dilaksanakan pada lahan seluas 3.000 ha ex-plasma sawit yang berada di 7 kawasan, yakni Kampung Wambes, Wembi, Suskun, Workwana, Pyawi, Wonorejo dan Yamara.

Pada TA 2022, Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah melaksanakan berbagai kegiatan di antaranya mobilisasi peralatan dan tenaga kerja ke lokasi pekerjaan. Selanjutnya akan dilakukan pekerjaan land clearing dan pembangunan saluran drainase di lokasi ex-plasma sawit seluas 3.000 hektare yang akan terkontrak pada 5 Agustus 2022 (MYC 2022-2023).

Untuk program budidaya jagung di Kabupaten Belu, pada musim tanam saat ini dipusatkan di Blok C pada lahan food estate di Bendungan Ratiklot seluas 16 ha dari luas layanan 22 ha. Dukungan infrastruktur dilakukan melalui pembangunan jaringan irigasi sprinkler dengan memanfaatkan air dari Bendungan Rotiklot sebanyak 150 unit big gun sprinkler untuk lahan 55 ha.

See also  57 Kendaraan Terjaring Tilang Uji Emisi

Selain bersumber dari Bendungan Rotiklot, pembangunan jaringan irigasi sprinkler juga dilakukan dengan memanfaatkan air dari Bendungan Haliwen sebanyak 50 unit big gun sprinkler untuk lahan 20 ha dan Bendungan Haekrit 200 unit big gun sprinkler untuk 60 ha.

Infrastruktur jaringan irigasi sprinkler di kedua lokasi tersebut telah siap untuk dioperasikan, namun program penanaman dari Dinas Pertanian yang khusus untuk pemanfaatan irigasi sprinkler belum dilaksanakan. Saat ini ada sekitar 1 ha lahan ditanami tomat di lokasi Bendungan Haliwen dan 2 ha lahan ditanami jagung di lokasi bendungan Haekrit yang dilakukan secara mandiri oleh petani penduduk sekitar.

Selain bersumber dari bendungan, Kementerian PUPR juga membangun jaringan irigasi sprinkler dari sumur air tanah dengan melakukan rehabilitasi sumur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) sebanyak 23 unit pada food estate di Kabupaten Belu. Jaringan irigasi sprinkler ini akan memberikan layanan irigasi untuk lahan seluas 230 ha dengan debit per sumur sebesar 6-16 liter/detik.

Infrastruktur jaringan irigasi sprinkler di 23 lokasi JIAT telah siap untuk dioperasikan, namun program penanaman dari Dinas Pertanian yang khusus untuk pemanfaatan irigasi sprinkler belum dilaksanakan. Saat ini, masyarakat sekitar memanfaatkan lahan di sejumlah lokasi untuk menanam padi dengan memanfaatkan air hujan, sambil menunggu tersedianya bibit tanaman jagung dari Dinas Pertanian. (*)

Berita Terkait

Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi
Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi
Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi
HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan
Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia
Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas
Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Berita Terkait

Tuesday, 3 November 2026 - 14:20 WIB

Kementerian PU Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Tuesday, 3 November 2026 - 13:53 WIB

Lebih dari 4.000 Buku Hadir di Yapsi, TEP ITB Buka Ruang bagi Anak Papua Merawat Mimpi

Monday, 2 November 2026 - 17:47 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi

Monday, 2 November 2026 - 17:36 WIB

HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan

Sunday, 1 November 2026 - 17:52 WIB

Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia

Berita Terbaru

Megapolitan

UPT PPPA DKI Perkuat Perlindungan dan Pengasuhan Anak

Tuesday, 3 Nov 2026 - 17:22 WIB