daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo berkomitmen mendukung Pemerintah Provinsi Banten dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas, mendukung potensi ekonomi daerah, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut mencakup penanganan jalan dan jembatan, infrastruktur sumber daya air, pengendalian banjir, irigasi, hingga pembangunan fasilitas pendidikan melalui program Sekolah Rakyat.
Menteri Dody mengatakan, Banten memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari industri, pertanian, hingga pariwisata yang perlu didukung dengan infrastruktur memadai. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar pembangunan infrastruktur dapat menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk optimalisasi program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
“Banten punya potensi luar biasa, mulai dari industri, pertanian, hingga pariwisata. Saya ingin Kementerian PU ikut membantu Pak Gubernur mewujudkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Menteri Dody.
Sebagai tindak lanjut dukungan tersebut, Kementerian PU bersama Pemerintah Provinsi Banten berencana menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait penanganan jalan di Banten pada pekan depan. Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan koordinasi dalam menentukan ruas jalan yang menjadi prioritas penanganan, sehingga peningkatan kualitas infrastruktur jalan dapat dilaksanakan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing pihak.
Selain konektivitas jalan, Kementerian PU juga memperkuat upaya pengendalian banjir, khususnya di wilayah Tangerang dan sekitarnya. Dalam peninjauan lapangan bersama Gubernur Banten, Jumat (30/10/2026, Menteri Dody menyusuri Kali Angke menggunakan perahu karet untuk melihat langsung kondisi alur sungai dan mengidentifikasi titik-titik yang berpotensi menimbulkan hambatan aliran air menjelang musim hujan.
Menteri Dody menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, khususnya Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane, agar memasukkan penanganan penyempitan sungai ke dalam rencana pekerjaan, melengkapi program normalisasi yang telah berjalan dan ditargetkan selesai pada Desember 2026.
“Kita petakan titik rawan, kita siapkan penanganan jangka pendek dan permanennya, dan kita dorong percepatannya bersama pemerintah daerah. Saya tidak ingin masyarakat terus menghadapi persoalan yang sama setiap tahun,” tegas Menteri Dody.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody juga melihat kondisi Bendung Polor, bangunan peninggalan masa kolonial Belanda yang dahulu berfungsi mengalirkan air irigasi ke area persawahan, yang kini telah berkembang menjadi kawasan permukiman.
Dari hasil tinjauan ditemukan indikasi adanya struktur di bawah bangunan jembatan yang berpotensi menghambat aliran air. Kementerian PU akan melakukan kajian teknis lebih lanjut untuk memastikan kondisi dan fungsi struktur tersebut sebelum menetapkan langkah penanganan, termasuk kemungkinan pembongkaran.
Menteri Dody juga menginstruksikan agar menyiapkan jembatan Bailey terlebih dahulu sebagai akses sementara sebelum pembongkaran jembatan eksisting dilakukan. “Kita mesti pasang Jembatan Bailey terlebih dahulu. Setelah itu baru jembatan ini bisa dibongkar untuk penanganan struktur di bawahnya. Kita tidak ingin pekerjaan ini justru mengganggu mobilitas masyarakat. Lokasi pemasangan jembatan Bailey perlu dikoordinasikan bersama antara Pemerintah Kota Tangerang dan Pemerintah Kota Jakarta Barat,” ujar Menteri Dody.
Penanganan Kali Angke membutuhkan koordinasi lintas wilayah karena aliran sungai tersebut berdampak terhadap sejumlah daerah administrasi, termasuk Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan wilayah Jakarta. Sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, serta pemerintah kabupaten/kota diperlukan dalam penanganan sungai, penyediaan lahan, hingga pembangunan dan perbaikan infrastruktur pengendali banjir.
“Saya pribadi ingin Banten ini terus berkembang. Pak Gubernur punya semangat besar membangun daerahnya, dan Kementerian PU siap mendukung. Apa yang bisa kita percepat, kita percepat. Apa yang perlu kita benahi, kita benahi bersama. Saya ingin masyarakat Banten benar-benar melihat hasil kerja sama pemerintah pusat dan daerah,” tutup Menteri Dody. (#PU608)








