Aparatur Pemerintah Diminta Terapkan Budaya Kerja BerAKHLAK

Monday, 8 August 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro meminta aparatur pemerintahan menerapkan budaya kerja BerAKHLAK. Menurutnya, selama ini aparatur pemerintahan lebih berfokus pada strategi dan sistem, sehingga kurang memerhatikan karakter dan nilai-nilai. Padahal, nilai dan karakter itulah yang membedakan sumber daya aparatur dengan robot.

“Kalau Anda tidak mempunyai karakter dan nilai-nilai keyakinan untuk menjadi lebih baik, maka Anda seperti robot saja menjalankan kebijakan-kebijakan itu,” kata Suhajar dalam kapasitasnya sebagai Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) dalam Bimtek Penyusunan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Regional III di Hotel el-Royale Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/8/2022).

Agar tak hanya fokus pada sistem, Suhajar meminta aparatur pemerintahan memperbaiki budaya kerja dengan menerapkan core values BerAKHLAK.

“Ber- nya itu berorientasi pada pelayanan, ini sudah di-launching oleh Bapak Presiden, sekarang budaya kerja itu semua menjadi satu. Pegawai harus akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, kolaboratif, ujungnya adalah berorientasi pada pelayanan,” terang Suhajar.

BerAKHLAK merupakan akronim dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Core Values ini menjadi titik tonggak penguatan budaya kerja, yang tidak hanya dilakukan pada aparatur pemerintahan di tingkat pusat, tetapi juga pada tingkat daerah, sebagaimana pesan Presiden Joko Widodo.

“Jadi Bapak Presiden menekankan, apa pun pekerjaan Anda, apa pun jabatan Anda, tugas kita adalah melayani. Kalau kita bisa menerapkan ini, nanti rakyat itu akan merasa memang pemerintahan itu bermanfaat untuknya. Jadi ujung dari tugas kita ini adalah pelayanan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Suhajar berpesan agar aparatur pemerintah mampu mengajak kepala daerah untuk mewujudkan budaya organisasi yang berorientasi pada pelayanan. Hal itu penting dilakukan agar pelayanan publik semakin efektif, sehingga tercipta daerah yang kian maju dan bergerak menjadi dynamic governance.

See also  Sukseskan Piala Dunia U-17 2023, Menpora Dorong PSSI Gandeng LPDUK

Berita Terkait

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam
Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta
Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut
Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa
Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya
Mendes Yandri Ajak ISSF dan Perusahaan Mitra Perluas Desa Binaan
Kementerian PU Salurkan 136 Ribu Liter Air untuk Warga dan Penanganan Karhutla di Sorong
DPR Setujui RUU Satu Data Indonesia Jadi Undang-Undang

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 20:56 WIB

Perkuat Pasokan Air Irigasi Pertanian, Kementerian PU Siapkan Tujuh Sumur Dalam di KSPEAN Wanam

Friday, 9 October 2026 - 08:05 WIB

Perkuat Kepatuhan Hukum, Hutama Karya Sinergi dengan Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta

Thursday, 8 October 2026 - 16:18 WIB

Cegah Gagal Panen, Kementerian PU Selamatkan 8.000 Hektare Sawah di Lampung dari Intrusi Air Laut

Thursday, 8 October 2026 - 12:48 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, 2 Sekolah Rakyat di Sulbar Siap Tampung 1.680 Siswa

Thursday, 8 October 2026 - 08:13 WIB

Ubah Limbah Jadi Biogas, Warga Manokwari Selatan Hemat Energi & Biaya

Berita Terbaru