Kemnaker Ajak Koordinator dan Penanggung Jawab Desmigratif Tingkatkan Pelayanan dan Pelindungan Pekerja Migran

Wednesday, 10 August 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kementerian Ketenagakerjaan mengajak para koordinator dan penanggung jawab Desa Migran Produktif (Desmigratif) untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan dan pelindungan terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan PMI purna, serta keluarganya untuk mewujudkan masyarakat desa produktif yang sejahtera melalui empat pilar Desmigratif. 

Empat pilar Desmigratif yang dimaksud yaitu pusat layanan imigrasi, kegiatan usaha produktif untuk memberikan edukasi awal tata kerja bekerja di luar negeri, community parenting untuk anak-anak pekerja migran, dan pembentukan koperasi Desmigratif. 

“Bagaimana semuanya kita meningkatkan pelayanan dan melindungi PMI kita mulai dari hilir ke hulu, mulai dari mau berangkat sampai dia pulang lagi ke kampung halaman dia terlindungi. Baik terlindungi secara ekonomi, sosial, dan jiwanya. Semuanya kita lindungi, melindungi secara utuh sebagai manusia,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK), Suhartono. 

Suhartono menyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Teknis Koordinator dan Penanggung Jawab Desmigratif pada Program Desmigratif Tahun 2022 pada Senin (8/8/2022) malam di Jakarta. 

Rapat teknis yang diselenggarakan selama tiga hari, Senin-Rabu (8-10/8/2022) ini diikuti oleh peserta sebanyak 118 orang yang terdiri atas 50  koordinator Desmigartif dari Dinas Kabupaten, 50 orang penanggung jawab Desmigratif, dan 18  orang peserta pusat. 

Ia mengatakan bahwa kolaborasi perlu dilakukan karena para koordinator dan penanggung jawab Desmigratif merupakan pihak yang lebih mengetahui secara langsung terkait keadaan di lapangan, mulai dari sebelum PMI berangkat ke luar negeri sampai kembali pulang ke kampung halamnnya. 

“Terus terang saja kami di pusat tidak bisa berbuat apa-apa tanpa Bapak dan Ibu sekalian. Semuanya ada di tangan Bapak dan Ibu karena tahu persis siapa yang berangkat, siapa yang pulang, siapa yang melalui calo. Jadi inilah kenapa kami harus bekerja sama biar pekerjaan dilakukan dengan baik,” ucapnya. 

See also  Menteri Anas Ajak Masyarakat Ciptakan Atmosfer Pemilu Damai dan Pastikan ASN Netral

“Untuk itu, mari kita membantu saudara-saudara kita, PMI kita untuk bisa bekerja lebih baik di luar negeri melalui jalur prosedural. Syukur-syukur kalau sudah pulang juga tidak usah berangkat lagi, nanti bisa berwirausaha di kampung Bapak, Ibu sekalian,” imbuhnya. 

Berita Terkait

Kementerian PU Perkuat Fungsi Strategis Infrastruktur Konektivitas, 4 Pesawat Tempur Uji Coba Pendaratan di Tol Pasuruan–Probolinggo
Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan
Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman
Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang
Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan
Menteri Dody Siapkan Pembangunan Check Dam dan Normalisasi Sungai di Padang
Menteri PU Tinjau Longsor Tapan–Batas Jambi, Instruksikan Cek Hulu Sungai untuk Cegah Longsor Susulan
Budaya & Adat Papua Jadi Bahan Ajar Bagi Anak-anak Di Manokwari

Berita Terkait

Friday, 23 October 2026 - 23:26 WIB

Kementerian PU Perkuat Fungsi Strategis Infrastruktur Konektivitas, 4 Pesawat Tempur Uji Coba Pendaratan di Tol Pasuruan–Probolinggo

Friday, 23 October 2026 - 08:43 WIB

Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan

Wednesday, 21 October 2026 - 13:14 WIB

Kementerian PU Tangani Pascabencana Banjir di Padang melalui Padat Karya, Libatkan Warga dalam Pemulihan Permukiman

Tuesday, 20 October 2026 - 23:26 WIB

Menteri Dody Minta Kapasitas Jalan Banda Aceh–Krueng Raya Disiapkan untuk Kebutuhan Mendatang

Tuesday, 20 October 2026 - 23:23 WIB

Menteri Dody Pastikan Infrastruktur Pengendali Banjir di Sungai Krueng Aceh Siap Hadapi Musim Hujan

Berita Terbaru

foto ist

Berita Utama

OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun dalam Kasus DSSA, BREN, dan CUAN

Saturday, 24 Oct 2026 - 10:58 WIB

Berita Terbaru

BNI Perkuat Intermediasi Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Saturday, 24 Oct 2026 - 10:51 WIB