Menteri Anas Ajak Kepala Daerah di Sumbar Sukseskan Reformasi Birokrasi Tematik

Tuesday, 27 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Reformasi birokrasi (RB) tematik adalah salah satu strategi yang dilakukan untuk mempercepat dampak dan hasil capaian reformasi birokrasi. RB tematik berfokus dalam penyelesaian berbagai permasalahan tata kelola yang terkait dengan program prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden K.H Ma’ruf Amin.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengajak para kepala daerah termasuk aparatur sipil negara (ASN) di Sumatra Barat bergandengan tangan dalam menyukseskan fokus program reformasi birokrasi tematik.

“RB tematik inilah yang menjadi fokus dan sekarang sedang mulai kami sosialisasikan di Provinsi Sumatra Barat,” ujar Menteri Azwar Anas dalam acara Pengarahan Kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Provinsi Sumatra Barat di Istana Gubernuran Provinsi Sumbar, Kota Padang, Senin (26/09).

“Kenapa perlu reformasi birokrasi tematik? Agar fokus terukur. Arahan Presiden Jokowi, reformasi birokrasi bukan sekadar tumpukan kertas, tapi harus berdampak dan dirasakan masyarakat. Maka reformasi birokrasi tematik kita dorong bersama,” imbuh Anas.

Diuraikan, terdapat tiga fokus dalam reformasi birokrasi tematik. Pertama, reformasi birokrasi untuk pengentasan kemiskinan. Sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, seluruh elemen pemerintah diminta untuk segera berkolaborasi untuk menyelesaikan permasalahan kemiskinan dengan berbagai dimensinya.

Mantan Kepala LKPP ini mengungkapkan bahwa Kementerian PANRB telah sepakat untuk memutuskan nilai perolehan RB instansi pemerintah salah satunya akan bergantung pada program RB pengentasan kemiskinan. Nilai indeks RB yang tinggi akan diberikan bagi instansi pemerintah yang memiliki program RB pengentasan kemiskinan yang bagus pula.

“Ini yang saya terjemahkan dari arahan Bapak Presiden. Bagaimana kemudian antar-OPD menerapkan pohon kinerjanya, siapa melakukan apa untuk pengentasan kemiskinan, menjadi penting,” imbuhnya.

Fokus kedua adalah RB Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif. Dalam berbagai kesempatan, Presiden Jokowi selalu menyampaikan bahwa investasi adalah jangkar pemulihan ekonomi Indonesia. Perizinan yang mudah dan cepat merupakan salah satu bentuk pelayanan yang dapat diberikan pemerintah Indonesia kepada para investor.

See also  Kemnaker Gelar Workshop Penggunaan TKA di Negara-negara ASEAN dan Asia Pasifik

Investasi yang meningkat akan berimplikasi pada meningkatnya lapangan kerja, meningkatnya daya beli masyarakat, meningkatnya konsumsi masyarakat dan pada akhirnya akan memberikan dampak yang positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Fokus RB tematik yang ketiga yaitu Administrasi Pemerintahan. Anas mengatakan, Presiden Jokowi kerap kali berpesan agar pemerintah harus bersiap menghadapi disrupsi teknologi dan iklim digital yang dicirikan dalam era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

Kesuksesan RB tematik tentu tidak lepas dari peran ASN sebagai motor penggerak birokrasi pemerintahan. Karenanya, kepala daerah baik gubernur, bupati dan wali kota di Sumatra Barat harus menghayati dan mengajak ASN dalam menyongsong birokrasi Indonesia yang berkelas dunia.

“ASN ini sebenarnya sedikit-banyak tergantung leader-nya. Kalau leader-nya menghayati, ajak mereka semua. ASN ini akan menjadi kekuatan yang dahsyat untuk kemajuan bangsa jika kita kembangkan dengan baik,” tandasnya.

Berita Terkait

4 Jembatan Gantung Dibangun Di Banten Tahun 2026, Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga
Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo Siap Genjot Indeks Pertanaman Hingga 3 Kali Setahun
Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia
Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi
Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi
Potongan Ojol Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Mulai 1 Juli
Hutama Karya Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Catatkan Pertumbuhan Berkualitas
Jalan Daerah Era Presiden Prabowo Diperlebar Menjadi Sekitar 8 meter Dari Semula Sekitar 3 Meter

Berita Terkait

Saturday, 27 June 2026 - 00:33 WIB

4 Jembatan Gantung Dibangun Di Banten Tahun 2026, Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga

Friday, 26 June 2026 - 18:32 WIB

Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo Siap Genjot Indeks Pertanaman Hingga 3 Kali Setahun

Thursday, 25 June 2026 - 16:32 WIB

Mentrans: Jika Kita Tidak Hadir, Orang Lain yang Akan Mengelola Kekayaan Indonesia

Thursday, 25 June 2026 - 13:28 WIB

Prabowo: Biodiesel B50 Meluncur Juli 2026, RI Menuju Swasembada Energi

Wednesday, 24 June 2026 - 23:03 WIB

Kementerian PU Mulai P3-TGAI Tahun 2026 di Bali, Perkuat Irigasi dan Dukung Keberlanjutan Subak di 78 Lokasi

Berita Terbaru

foto ist

Energy

Harga Minyak Turun, Pertamina Siap Turunkan BBM Bertahap

Saturday, 27 Jun 2026 - 12:14 WIB

ilustrasi / foto ist

News

Ganjil Genap Gerbang Tol Tetap Mengacu Aturan Lama

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:41 WIB

Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta yang juga aktivis perempuan Fahira Idris / foto ist

News

Kasus Penyekapan Bandung, Fahira Sampaikan Tujuh Desakan

Saturday, 27 Jun 2026 - 10:29 WIB