Sambangi Almamater, Menteri Investasi Bahlil Dorong Freeport Dukung Kemajuan Tanah Papua

Friday, 7 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bersama Chairman of the Board & Chief Executive Officer (CEO) Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson melanjutkan rangkaian kegiatan orasi ilmiah di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Jayapura, Papua kemarin siang (6/10). Kegiatan dengan topik Transformasi Ekonomi Melalui Hilirisasi dengan Kearifan Lokal ini dihadiri oleh lebih dari 1.500 mahasiswa Uncen dan beberapa universitas swasta di Kota Jayapura.

Dalam kesempatan ini, Bahlil menyampaikan bahwa di tengah pertumbuhan ekonomi global yang menurun, pemerintah Indonesia terus berusaha untuk mendorong hilirisasi guna menciptakan kawasan pertumbuhan ekonomi baru sekaligus kesempatan kerja, termasuk di Papua. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan adanya kolaborasi antara industri hilirisasi dengan pengusaha nasional di daerah.

“Kita ingin hilirisasi terjadi di daerah yang menjadikan anak daerah tuan di negerinya sendiri. Dia harus berkolaborasi dengan pengusaha-pengusaha di daerah, dengan UMKM. Seperti Freeport, kita bangga dengan pertumbuhannya yang luar biasa, tapi harus jujur saya katakan keterlibatan anak-anak Papua belum maksimal untuk mencapai apa yang diharapkan di Bumi Cenderawasih. Ini yang kita lagi usahakan,” ujar Bahlil.

Sementara itu, Chairman of the Board & CEO Freeport Mc-MoRan Richard C. Adkerson menyampaikan nilai manfaat langsung dari Freeport-McMoRan melalui PT Freeport Indonesia (PT FI) yang menjadi penerimaan negara mencapai USD23,1 miliar pada periode 1992-2021. Ke depan, Richard memastikan PT FI akan membangun industri pengolahan di Papua setelah pembangunan smelter di Kawasan Industri Java Integrated Industrial Port Estate (JIIPE), Kabupaten Gresik, Jawa timur selesai di tahun 2024.

“Pemerintah Indonesia sudah memperingatkan kami untuk bergerak cepat. Saat ini, pembangunan smelter baru kami di Gresik yang akan menjadi smelter single line terbesar di dunia, sudah mencapai 40% dengan total serapan biaya mencapai USD1,2 miliar. Setelah itu, kami akan membangun fasilitas industri dan fasilitas kelistrikan untuk mendukung pengembangan industri di Papua,” ucap Richard.

See also  Ruas Tol JORR 1 Jalur Utama Logistik Bandara Soetta dan Pelabuhan Tanjung Priok

Rektor Uncen Dr. Ir. Apolo Safanso, S.T., M.T. dalam sambutannya menyatakan apresiasinya atas kunjungan dan fasilitasi dari Kementerian Investasi/BKPM dan PT FI. Menurut Apolo, kerja sama yang baik antara pemerintah dengan perguruan tinggi dan seluruh perusahaan tambang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam bidang pertambangan dan menghadirkan investasi yang besar untuk membangun negara.

Sebagai Anak Papua, Elishabet Ohe, Mahasiswa Teknik Pertambangan Uncen yang hadir pada kegiatan ini menyampaikan harapannya agar ke depan, anak-anak Papua seperti dirinya, terutama di bidang pertambangan, bisa mendapatkan kesempatan untuk bekerja di perusahaan tambang yang dikembangkan oleh Pemerintah Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Uncen mengenai pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat terkait penanaman modal. Selain itu, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sains dan Kemitraan di Uncen yang merupakan bantuan dari PT FI.

Setelah kegiatan Orasi Ilmiah di Uncen, Menteri Investasi beserta Chairman of the Board & CEO Freeport Mc-MoRan juga mengunjungi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Port Numbay Jayapura. Orasi Ilmiah di Uncen dan Kunjungan di STIE Port Numbay ini merupakan rangkaian dari kunjungan ke 7 perguruan tinggi besar di Indonesia, yang sebelumnya telah dilakukan kegiatan serupa di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya; Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta; Institut Teknologi Bandung, Bandung; dan Universitas Indonesia, Depok. Selanjutnya, orasi ilmiah yang merupakan kolaborasi antara Kementerian Investasi/BKPM dan PT FI ini akan dilakukan di Universitas Hasanuddin di Makassar.(*)

Berita Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,49 Juta Tenaga Kerja
Dorong Peningkatan Investasi di Indonesia, Menkeu Suahasil Perkuat Kemitraan Global
Indonesia–Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Investasi
Dorong UMK Binaan Naik Kelas, Hutama Karya Grup Bukukan Penjualan Produk Kriya Berkelanjutan di INACRAFT 2026
Bidik Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Genjot Investasi pada 2027
Di Balik Deru Motor MotoGP Mandalika, Ratusan Relawan BRI Peduli Bergerak Jaga Kebersihan Lingkungan
Rayakan Anniversary Epson, Nikmati Promo Spesial untuk Projector Serba Bisa hingga Cashback Rp300 Ribu
Danantara Siapkan PT Kawasan Industri Indonesia, Kelola 35.000 Hektare

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 06:02 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Capai Rp3.923 Triliun dan Serap 5,49 Juta Tenaga Kerja

Monday, 19 October 2026 - 16:31 WIB

Dorong Peningkatan Investasi di Indonesia, Menkeu Suahasil Perkuat Kemitraan Global

Friday, 16 October 2026 - 06:46 WIB

Indonesia–Timor-Leste Perkuat Kerja Sama Investasi

Wednesday, 14 October 2026 - 17:07 WIB

Dorong UMK Binaan Naik Kelas, Hutama Karya Grup Bukukan Penjualan Produk Kriya Berkelanjutan di INACRAFT 2026

Wednesday, 14 October 2026 - 15:28 WIB

Bidik Pertumbuhan 6 Persen, Pemerintah Genjot Investasi pada 2027

Berita Terbaru

Berita Utama

Bekali Mahasiswa Keahlian Industri, ITPLN Gandeng Enerflow

Tuesday, 20 Oct 2026 - 13:15 WIB