Sri Mulyani Dorong Peran Investor Muda Indonesia pada 2023

Monday, 2 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan optimisme Pemerintah untuk terus membangun integritas dan kepercayaan terutama bagi para investor pemula dan investor muda terhadap pasar modal Indonesia tahun 2023. Hal itu disebabkan bursa saham secara global di tahun 2022 telah mengalami situasi yang sangat sulit sehingga banyak investor global yang mengalami kerugian.

“Seperti yang tadi disampaikan oleh ketua DK OJK Tahun 2022, dalam semua berita pada tanggal 31 di bursa besar negara-negara maju disebutkan tahun 2022 adalah tahun yang sangat brutal. Lebih dari Rp 30 triliun kapitalisasi global hilang pada Tahun 2022. Sehingga investor global bukan create value tapi losing value,” ungkap Menkeu pada peresmian pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia Tahun 2023, Senin (02/01).

Selain itu, Menteri Keuangan juga menekankan untuk terus meningkatkan integritas, akuntabilitas dan kredibilitas yang di dukung dengan pelaksanaan undang-undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) yang sudah ditetapkan. Dalam hal ini merupakan tangung jawab bersama antara Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) selaku Sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk secara konsisten membangun fondasi sektor keuangan yang kuat, stabil, kredibel, akuntabel dan terpercaya.

“Ini adalah suatu tugas yang tidak mudah namun harus dilakukan. Ini juga merupakan tugas untuk menggapai potensi capital market yang begitu sangat besar di Indonesia,” ujarnya.

Maka Menkeu berharap, agar seluruh pemangku kepentingan termasuk KSSK dapat terus menjaga stabilitas ekonomi nasional sektor keuangann, termasuk perluasan akses jasa keuangan, peningkatan sumber pembiayaan jangka panjang untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan daya saing dan efisiensi bursa, serta meningkatkan instrumen serta regulasi di dalam mitigasi risiko dan perlindungan konsumen di sektor keuangan.

See also  Menteri Bahlil Beri Modal Usaha untuk Mahasiswa Undip: Kalian Harus Punya Mimpi yang Tinggi

“Penerapan prinsip aktivitas sama, resiko dan regulasi yang setara menjadi sangat penting,” pungkasnya.

Berita Terkait

Indonesia Pavilion Gelar Diskusi Strategis di WEF Davos 2026
Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT
Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna untuk 100 UMK Program UMK Academy
Kemenperin Percepat Fasilitas Sertifikasi Halal
ICP Desember 2025 Turun ke USD61,10 per Barel
Indonesia Perkuat Diplomasi Ekonomi di WEF Davos 2026
Realisasi Investasi 2025 Tembus Target, Hilirisasi Sumbang 30 Persen
Masuki 2026, Menkeu Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas

Berita Terkait

Thursday, 22 January 2026 - 10:40 WIB

Indonesia Pavilion Gelar Diskusi Strategis di WEF Davos 2026

Wednesday, 21 January 2026 - 10:28 WIB

Konsisten Akselerasi Ekonomi Masyarakat Desa, Bank Mandiri Terima Piagam Penghargaan dari Menteri PDT

Tuesday, 20 January 2026 - 21:19 WIB

Pertamina Salurkan Hibah Teknologi Tepat Guna untuk 100 UMK Program UMK Academy

Tuesday, 20 January 2026 - 14:07 WIB

Kemenperin Percepat Fasilitas Sertifikasi Halal

Monday, 19 January 2026 - 15:36 WIB

ICP Desember 2025 Turun ke USD61,10 per Barel

Berita Terbaru

Olahraga

Falcons Tirta Bhagasasi Buat LavAni Kerja Keras

Thursday, 22 Jan 2026 - 20:02 WIB

foto ist

Nasional

Kimia Farma dan BPOM Perkuat Sinergi Industri Farmasi Nasional

Thursday, 22 Jan 2026 - 17:36 WIB