KLHK Gaet Pemuda dalam Kontribusi Aksi Iklim

Saturday, 10 June 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Kontribusi berbagai pihak menjadi hal utama dalam aksi iklim di berbagai lapisan. Dalam menghadapi tantangan dan risiko lingkungan yang dihasilkan oleh krisis iklim, generasi muda sebagai agen perubahan dan inovator dapat berperan aktif memberikan kontribusi positif melalui pendidikan, sains, dan/atau teknologi.

Direktur Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan, Krisdianto pada sesi diskusi Pojok Iklim Goes to Campus di Yogyakarta (9/6) menyatakan, generasi muda sebagai generasi dengan tingkat populasi terbesar saat ini memiliki kekuatan yang masif dalam meningkatkan upaya dan menggunakan keterampilannya pada era transisi teknologi guna mempercepat aksi iklim.

“Perubahan iklim global telah meningkatkan persentase ketidakpastian tentang masa depan dunia. Tanggapan pemuda terhadap peningkatan intensifikasi dan ketidakmerataan pemanasan iklim menghadirkan momen penting untuk mempertimbangkan keterlibatan generasi muda dalam aksi iklim,” ungkap Krisdianto.

Krisdianto meyakini bahwa di dalam pemenuhan target Pembangunan Berkelanjutan, dapat diartikan menjadi pembangunan yang memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Berkaca akan hal ini lah, pemerintah menargetkan kontribusi aktif terhadap pelibatan generasi muda dalam pengendalian perubahan iklim.

Saat ini Indonesia telah berkomitmen untuk membatasi kenaikan rata-rata suhu global dengan melakukan ratifikasi Paris Agreement. Komitmen Indonesia yaitu membatasi kenaikan rata-rata suhu global di bawah 2°C dari tingkat pre-industrialisasi dan terus berupaya untuk membatasi kenaikan suhu hingga di bawah 1,5°C. Komitmen Indonesia dinyatakan dan ditegaskan dalam dokumen Nationally Determined Contributions (NDC). Pada periode transisi menuju NDC kedua, Indonesia meningkatkan target penurunan emisi dari 29% NDC pertama dan diperbarui NDC ke 31,89% berdasarkan upaya nasional dan dari 41% di NDC diperbarui ke 43,20% dengan dukungan internasional.

See also  Mendes Yandri Harap Rekomendasi Munas PAPDESI Sukseskan Program Prioritas Pemerintah

Pojok Iklim merupakan sebuah forum diskusi para pihak yang secara rutin membahas isu iklim, mengemas isu, mengelola meteri diskusi, dan menyebarluaskan kepada berbagai pihak melalui media sosial. Pojok Iklim turut menghimpun inovasi, inisiatif, dan aksi masyarakat (civil society organization), dunia usaha, akademisi dan tokoh, serta menyiapkan langkah-langkah replikasi inovasi menurut kebutuhan.

“Berbagai kegiatan seperti Talkshow, Aksi Iklim di Tapak (Podcast), Goes to Campus, hingga Penguatan Aksi Perubahan Iklim pada Conference of the Parties of the United Nations Framework Convention on Climate Change (COP UNFCCC), merupakan kegiatan-kegiatan Pojok Iklim untuk berkontribusi langsung terhadap pengendalian perubahan iklim yang telah dan sedang dilakukan oleh Indonesia,” ungkap Krisdianto.

Pojok Iklim Goes to Campus dilaksanakan di Auditorium Magister Managemen Universitas Gadjah Mada. Pojok Iklim Goes to Campus yang menitikberatkan pada kontribusi pemuda dalam aksi iklim ini bertujuan untuk mengarusutamakan aksi iklim kepada generasi muda dan/atau mahasiswa sebagai agen perubahan untuk berturut serta dalam upaya pengendalian perubahan iklim ke depan. Melalui diskusi, peserta kemudian mengidentifikasi inisiasi dan inovasi praktisi-praktisi muda dalam mendukung aksi iklim.

Pojok Iklim Goes to Campus turut menghadirkan Wakil Ketua Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Ketua BEM KM UGM, Ketua SRE UGM, serta UNDP Indonesia. Sejumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat memperoleh gambaran dari praktisi-praktisi muda dalam mendukung aksi iklim dan tantangan dalam penerapannya.

Berita Terkait

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi
HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan
Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia
Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas
Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
BULOG Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan
Dukung Swasembada Pangan Presiden Prabowo, Nelayan Fakfak Untung Tiga Kali Lipat dari Olahan Ikan
Hutama Karya Paparkan Rencana Trase Jalan Tol Bukittinggi–Sicincin, Bupati Padang Pariaman Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 17:47 WIB

Mendes Yandri Tegaskan Hasil Seleksi Beasiswa ke Jepang Tanpa Intervensi

Monday, 2 November 2026 - 17:36 WIB

HKA Terapkan Standar Internasional Keselamatan Lalu Lintas di Ruas Kelolaan

Sunday, 1 November 2026 - 17:52 WIB

Kementerian PU Buka Usulan Lokasi Penerima Manfaat P3-TGAI Tahun 2027, Sasar 13.296 Lokasi di Indonesia

Saturday, 31 October 2026 - 18:25 WIB

Wujudkan Visi Energi Mandiri Presiden, Transmigrasi Di Teluk Wondama Beralih Ke Panel Surya dan Biogas

Saturday, 31 October 2026 - 18:23 WIB

Menteri Dody Dukung Infrastruktur Konektivitas hingga Pengendalian Banjir di Banten, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Ditantang Teliti Listrik Arus Laut

Monday, 2 Nov 2026 - 19:04 WIB

Salah satu implementasi pilar transformasi TLKM 30 unlock value, rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026.

Berita Terbaru

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Monday, 2 Nov 2026 - 18:15 WIB