Kata Tech Geek soal SPBE: Visioner dan Sebuah Keniscayaan

Tuesday, 7 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Upaya pemerintah untuk mewujudkan e-Government secara terpadu lewat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terus dipercepat dan dimatangkan. Sejumlah pakar dan ahli teknologi alias “tech geek” telah diundang secara bertahap untuk memberi masukan terkait SPBE.

“Kami terus melakukan langkah paralel. Mulai dari penyiapan govtech, regulasinya, dan sejumlah quick wins yang sudah tampak hasilnya seperti integrasi izin keramaian penyelenggaraan event oleh Kementerian Parekraf, Polri, dan sebagainya; hingga paralel kita juga terus meminta masukan para expert. Seperti kemarin kita hadirkan sejumlah expert untuk memberi masukan,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas, Selasa (07/11).

Pertemuan dengan para “tech geek” di kantor Kementerian PANRB berlangsung lebih dari dua jam pada Senin (06/11). Kementerian PANRB adalah salah satu koordinator SPBE nasional.

CEO Sevenpreneur Raymond Chin yang hadir dalam pertemuan itu menyebut digitalisasi pemerintahan adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditawar. Digitalisasi yang terjadi di sektor swasta harus dapat dilakukan di sektor pemerintahan.

“Segala jenis effort digitalisasi, mau itu di private atau public sector, semua harus dilakukan. Kita harus ride the wave teknologi itu. Pilihannya, kita mengejar atau kita ditinggalkan teknologi. Jadi walaupun inovasi sudah terjadi di sektor swasta, government pas ngelakuin ini adalah hal yang bagus,” kata Raymond.

President Director Elitery, Kresna Adiprawira, mengatakan, perkembangan SPBE saat ini sudah sangat pesat. “Saya sangat excited banget melihat progresnya, apa yang disiapkan dengan GovTech ini saya rasa akan sangat mengakselerasi rencana yang sudah dibuat dengan baik. Jadi SPBE itu strategis, dengan GovTech bisa mempercepat apa yang direncanakan,” ujar Kresna.

Partner Antler Indonesia, Agung Bezharie menyebut bahwa transformasi digital yang dilakukan lewat SPBE sebagai sesuatu yang visioner untuk menyambut Indonesia Emas tahun 2045.

See also  Pertemuan Bilateral Dengan Delegasi World Bank, Menteri Basuki Bahas Infrastruktur Sanitasi dan Air Bersih serta Program Inpres Jalan Daerah

“Pemikiran strategisnya sangat visioner, banyak hal yang bisa dilakukan (dengan SPBE). Ini salah satu waktu timeline di Indonesia yang sangat investable. Jadi kalau secara digital kita cepat, menurut saya investability akan meningkat sangat pesat,” kata Agung.

Dalam diskusi yang dipimpin langsung oleh Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, para ahli teknologi yang hadir antara lain praktisi digital dan aktivis “Tech for Good” Ainun Najib; CEO Sevenpreneu Raymond Chin; COO Hukumonline Jan Ramos Pandia; President Director Elitery Kresna Adiprawira; Partner Antler Indonesia Agung Bezharie; CEO Feedloop Ahmad Rizqi Mediarso; Manajer Tony Blair Institute Pandu Kartika Putra; Staf Ahli Menteri Kesehatan RI Bidang Teknologi Kesehatan Setiaji; Tenaga Ahli Menteri Kesehatan Izak Jenie; Project Director – Digital Transformation of Government Procurement Telkom Rahmat Danu Andika; Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya; serta Direktur Operasi dan Teknologi, PMO Prakerja Hengki Sihombing. Mereka memberi masukan terkait transformasi digital pemerintahan yang sedang dijalankan pemerintah.

Berita Terkait

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan
HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026
Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi
Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota
Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa
Menteri Dody Tinjau IJD Ruas Banjarkemantren–Prasung, Dukung Konektivitas Kawasan Industri Prioritas di Sidoarjo
Soal Board of Peace, LaNyalla Minta Rakyat Percayakan Upaya Presiden Prabowo
Penerimaan Negara 2025 Pulih di Paruh Kedua

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 13:05 WIB

Pembangunan Jalan KSPP Wanam–Muting Segmen I dan II Perkuat Konektivitas Wilayah Papua Selatan

Tuesday, 10 February 2026 - 10:26 WIB

HKA Optimalkan Ruas Tol dan Rest Area demi Kenyamanan Imlek 2026

Monday, 9 February 2026 - 14:05 WIB

Menteri Rini Sampaikan Pentingnya Penguatan Literasi Finansial Bagi Perempuan dan Birokrasi

Monday, 9 February 2026 - 09:49 WIB

Tinjau Pembangunan Pusat Pemerintahan Papua Selatan, Menteri Dody Tekankan Pentingnya Sistem Drainase Kota

Sunday, 8 February 2026 - 22:47 WIB

Dukungan dan Apresiasi DPR Pada Kementrans, Wamen Viva Yoga: Membangun Kawasan Transmigrasi Menjadi Tanggung Jawab Semua Komponen Bangsa

Berita Terbaru