Jokowi Puji Keberhasilan Dana Desa, Jalan Desa Tembus 350.000 Km

Wednesday, 3 January 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mendampingi Presiden RI Joko Widodo Meninjau Desa Wisata Pagak, Kec. Purwareja Klampok Kab. Banjarnegara serta berdialog dengan para Kepala Desa Se-Kabupaten Banjarnegara. Rabu (3/01/24).

Dok. Andri/Humas Kemendes PDTT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mendampingi Presiden RI Joko Widodo Meninjau Desa Wisata Pagak, Kec. Purwareja Klampok Kab. Banjarnegara serta berdialog dengan para Kepala Desa Se-Kabupaten Banjarnegara. Rabu (3/01/24). Dok. Andri/Humas Kemendes PDTT

DAELPOS.com – BANJARNEGARA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji keberhasilan pemanfaatan Dana Desa untuk membangun dan meningkatkan infrastruktur serta perekonomian masyarakat desa di seluruh Tanah Air.

Hingga akhir 2023, melalui Dana Desa berhasil dibangun jalan desa sepanjang 350.775 Km, jembatan dengan total sepanjang 1.904.381 Km, embung 6.706 unit, dan Pasar Desa 14.612 unit.

“Saya beri tahu sampai saat ini sudah Rp539 triliun dana desa yang disalurkan ke desa-desa, uang gede banget lho,” kata Presiden Jokowi didampingi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar saat meninjau Desa Wisata Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Presiden menilai jumlah dana desa yang telah disalurkan sejak tahun 2015 itu bukanlah angka yang kecil jika dibandingkan dengan anggaran sejumlah pembangunan proyek lainnya.

Jokowi memberi contoh dalam pembangunan bandara hingga bendungan yang memiliki anggaran yang jauh lebih sedikit dibanding dana desa.

“Airport niku, gawe airport sedengan ngoten nggih itu Rp2 triliun. La niki berarti dadi kiro-kiro 250 airport gedhe (Membangun bandara yang berukuran sedang itu habis Rp2 triliun. Sehingga ini kira-kira bisa membangun 250 bandara besar). Bendungan niku Rp1 triliun, Rp1,5 triliun berarti dadi kira-kira 400 bendungan (Membangun bendungan itu Rp1-1,5 triliun. Berarti bisa membangun sekitar 400 bendungan). Artinya uang itu gede sekali,” kata Presiden.

Lebih lanjut, mengenai pembangunan jalan, Jokowi menyampaikan bahwa pembangunan jalan desa sudah mencapai 350.000 Km. Jalan desa yang telah dibangun di seluruh Tanah Air jauh lebih panjang dibanding pembangunan jalan tol.

“Jalan tol enggak ada apa-apanya, hanya 2040 kilometer. Sedangkan jalan desa 350.000 kilometer karena kita memiliki 74.800 desa di seluruh tanah air ini. Kalau 1 desa saja 5 Km, berarti kali 74.800 berarti (sekitar) sudah 350 ribu jalan desa,” imbuhnya.

See also  Dirjen Polpum: Kemendagri Apresiasi Kepada 3 Bapaslon Karawang Deklarasi Diri untuk Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19

Oleh karena itu, Presiden berharap agar penggunaan dana desa ke depannya dapat digunakan dan dikelola untuk semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Presiden kembali mengingatkan agar dalam membangun infrastruktur desa, maka seharusnya tidak membeli bahan-bahan bangunan dari luar daerahnya guna menjaga perputaran uang di desa.

“Oleh sebab itu sering saya ucapkan bolak-balik, beli batu batanya lokal di desa atau paling jauh di kecamatan, jangan diberi anggaran dana desa misalnya Rp1,5 miliar belonjone teng (belanjanya ke) Jakarta. Ketok e luweh (kayaknya kebih) murah, tapi perputaran uang jadi berpindah dari desa ke Jakarta balik lagi uangnya,” tandasnya.

Oleh sebab itu, Presiden mengimbau agar kegiatan perekonomian di sebuah desa dapat mendorong peredaran dan perputaran uang di wilayahnya masing-masing.

“Biarkan uang itu beredar meskipun harganya sedikit lebih mahal, tapi uangnya beredar di desa kita,” tandasnya.

Sementara itu, Mendes PDTT yang akrab disapa Gus Halim menjelaskan soal perkembangan penggunaan Dana Desa hingga akhir 2023 kepada Presiden Jokowi.

Gus Halim menunjukkan fasilitas di Desa Wisata Pagak, di antaranya yaitu kolam renang. Setelah itu, Gus Halim mengajak Presiden Jokowi ke Pendopo Kesenian untuk berdialog dengan Para Kepala Desa se-Banjarnegara.

Turut mendampingi Presiden antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, dan Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto.

Sedangkan Gus Halim didampingi Dirjen PDP Sugito dan pejabat tinggi pratama di lingkungan Kemendes PDTT.

Berita Terkait

Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang
Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan
Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia
Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir
Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan
DPD RI Dukung Pengembangan Bandar Antariksa Biak Lewat Kemitraan Indonesia–Rusia
Kementerian PU Pastikan Jembatan Enang-Enang Kini Fungsional Secara Terbatas, Penanganan Permanen Dipercepat
Hutama Karya Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat untuk Dukung Pembangunan Infrastruktur yang Taat Hukum

Berita Terkait

Wednesday, 8 July 2026 - 17:32 WIB

Menteri Dody Sematkan Rompi Kuning, Apresiasi Warga Penjaga Konektivitas di Jembatan Enang-Enang

Tuesday, 7 July 2026 - 18:58 WIB

Hutama Karya Gelar Operasi Keselamatan Secara Berkela di Seluruh Ruas Tol Kelolaan

Tuesday, 7 July 2026 - 18:49 WIB

Prabowo Sambut Narendra Modi, Bahas PLTS hingga Kampus IIT di Indonesia

Tuesday, 7 July 2026 - 13:01 WIB

Perkuat Perlindungan Ekosistem Pantai di Jepara, PT Pelayaran Bahtera Adhiguna Tanam 1.000 Pohon Pesisir

Monday, 6 July 2026 - 22:05 WIB

Infrastruktur Jalan dan Air Dibangun, Harapan Baru untuk Wanam, Papua Selatan

Berita Terbaru