Tinjau Pasar Sehat Soreang, Zulhas: Jelang Lebaran, Harga Bapok Turun

Wednesday, 27 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Usaha keras stabilisasi harga barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Lebaran 2024 menuai hasil menggembirakan. Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan optimistis stabilitas harga bapok semakin terjaga. Sejumlah harga bapok mengalami penurunan signifikan. 

Harga beras sudah mendekati normal. Begitu juga beberapa harga komoditaslainnya seperti daging ayam, telur, dan cabai. Pasokan bapok juga terpantau cukup banyak cenderung melimpah. 

Penegasan ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan usai memantau Pasar Pasar Sehat Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (26/3).

“Alhamdulillah di Pasar Sehat Soreang beras turun, rata-rata turunnya di atas Rp1.000/kg. Cabai murah sekali, antara Rp30.000–Rp40.000/kg, sayur sayuran hampir semua turun, telur sudah mulai turun tadi Rp26.400/kg, dan harga ayam kemarin Rp42.000/kg, hari ini sudah Rp40.000/kg,” ujar Mendag Zulkifli Hasan. 

Komoditas bapok lain yang harganya terpantau turun di Pasar Sehat Soreang dibandingkan minggu lalu, yaitu beras medium Rp15.000/kg turun 6,25 persen, beras premium Rp16.000–17.000/kg turun 5,55 persen, telur ayam ras Rp26.000–30.000 turun 9,38 persen, daging ayam ras Rp38.000/kg turun 9,52 persen, cabai merah keriting Rp30.000/kg turun 57,14 persen, dan cabai rawit merah turun Rp40.000 turun 42,85 persen, dan bawang merah Rp28.000/kg turun 20 persen.

Sementara harga sejumlah komoditas bapok lainnya terpantau stabil, yaitu harga minyak goreng curah Rp15.750/lt, Minyakita Rp16.000/lt, minyak goreng kemasan Bimoli Rp20.000/lt, gula pasir curah Rp18.000/kg, tepung terigu kemasan Segitiga Biru Rp13.000/kg, daging sapi Rp135.000/kg, dan bawang putih Honan Rp40.000/kg. 

Mendag Zulkifli Hasan menilai, secara kesuluruhan ketersediaan stok bapok melimpah dan harga cenderung turun sehingga masyarakat bisa merayakan Ramadan dan Lebaran dengan bahagia. 

“Jadi, untuk masyarakat, Alhamdulillah, di bulan suci Ramadan dan menjelang Lebaran ini tersedia stok cukup banyak dan harganya cenderung turun. Insya Allah semua bisa berbahagia,” tambah Mendag Zulkifli Hasan.

See also  Data Kemendagri dan Polri Sudah Terintegrasi, Permudah Ungkap Identitas Korban SJ-182 dengan Sidik Jari

Sebelumnya, Mendag Zulkifli Hasan juga telah memantau ketersediaan dan harga bapok di sejumlah pasar rakyat, yaitu Pasar Tambun di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, (23/3); Pasar Anyar di Bogor, Jawa Barat, (18/3); Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, (15/3); serta Pasar Kangkung, Lampung, (8/3).

Usai meninjau Pasar Sehat Soreang, Mendag Zulkifli Hasan melakukan kunjungan ke Peternakan Ayam Petelur Jati Farm di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Menurut Mendag Zulkifli Hasan, harga telur saat ini masih terlalu murah dan bisa membuat peternak petelur merugi. 

“Pengusaha petelur, modalnya itu Rp25.500/kg sedangkan harga jual Rp24.000/kg. Jadi, tekor. Telur itu jangan murah terus. Kalau murah terus, tidak ada lagi yang mau bikin usaha petelur. Tadi harga telur di Pasar Soreang Rp26.400/kg, sangat tipis dengan modal yang dikeluarkan peternak. Saat ini harga acuannya Rp27.000/kg, seharusnya perlu ada evaluasi harga acuan paling tidak Rp29.000/kg,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan. 

Selain itu, Mendag Zulkifli Hasan menghadiri pasar murah di Bazar Ramadan yang digelar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung di Kantor Bupati Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Komoditas yang dijual di pasar murah, yaitu beras SPHP dengan harga Rp53.000–Rp54.000 per 5 kg yang tersedia sebanyak 400 paket, gula Rp16.000/kg yang tersedia sebanyak 60 kg, minyak goreng Rp17.000/liter, serta garam Rp2.000-Rp3.500 per pak.

Berita Terkait

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola
Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman
Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah
Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur
Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta
Kementerian PU Berhentikan Sementara ASN Tersangka Narkotika
Dorong Budidaya Rumput Laut Berkelanjutan, Hutama Karya Hadirkan HK Bio Care di Lampung
Anak Transmigran Senggi Petakan Kampung dan Titipkan Harapan untuk Pembangunan Kawasan

Berita Terkait

Monday, 21 September 2026 - 20:50 WIB

Hutama Karya dan IKA ITS Academy Berkolaborasi Bahas Business Streamlining BUMN Berbasis Nilai dan Tata Kelola

Monday, 21 September 2026 - 19:42 WIB

Bahu-Membahu Atasi Karhutla di Merauke, TEP UGM dan Warga Bupul Indah Selamatkan Permukiman

Monday, 21 September 2026 - 12:53 WIB

Kementerian PU Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Gedung MRP Papua Selatan Setelah Putusan Hukum Inkrah

Sunday, 20 September 2026 - 16:52 WIB

Petakan Tata Kelola Agraria Kawasan Transmigrasi, TEP UNHAS Inisiasi Forum Diskusi di Fakfak Timur

Sunday, 20 September 2026 - 12:20 WIB

Dukung Generasi Muda Menuju Indonesia Emas 2045, Hutama Karya Gelar ‘HK Mengajar’ di Universitas Bung Hatta

Berita Terbaru

foto istimewa

Olahraga

Indonesia Tekuk Vietnam 3-0, Bidik Posisi Kelima

Monday, 21 Sep 2026 - 19:16 WIB

Berita Terbaru

DPD RI, BRIN dan ICMI Siapkan Kajian RUU Kecerdasan Artifisial

Monday, 21 Sep 2026 - 18:27 WIB