Dorong Kualitas Hidup Masyarakat, Gus Halim Ajak Pegiat Desa Tingkatkan SDM

Saturday, 6 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengajak seluruh pegiat desa agar terus melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045.

Peningkatan SDM merupakan tujuan pokok pembangunan desa, yang dapat mendorong kualitas hidup masyarakat, agar punya daya saing nasional.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim tersebut menyampaikan hal itu dalam penutupan “Konsolidasi Peserta Refreshment Training Penguatan Partisipasi Pegiat Desa Dalam Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Tahun Anggaran 2024” di Jakarta, pada Sabtu (6/7/2024).

“Pembangunan desa itu bertujuan untuk pembangunan manusia. Sehingga seluruh kegiatan pembangunan, baik ekonomi maupun infrastruktur yang lain itu orientasinya adalah kepada pembangunan manusia,” ujar Profesor Kehormatan UNESA itu.

Gus Halim menerangkan, peningkatan kompetensi bagi pegiat desa, tenaga pendamping profesional (TPP) maupun pendamping desa menjadi salah satu cara yang harus ditempuh.

Pasalnya, hal itu akan menjadi bekal pengetahuan di tengah menghadapi pesatnya persaingan ekonomi maupun teknologi berbasis digital.

“Itulah sebabnya memahami ideologi pembangunan atau substansi dari sebuah perubahan-perubahan pembangunan adalah sebuah keniscayaan,” ujar mantan Ketua DPRD Jawa Timur itu.

Gus Halim juga berharap, agar setiap tenaga pendamping profesional beserta jajarannya dapat melakukan perubahan baik bagi dirinya, maupun warga masyarakat binaannya, sesuai dengan ideologi pembangunan desa.

Sebab, kata Gus Halim, tantangan ke depan cukup berat bagi seluruh kalangan, termasuk revolusi industri keempat, dan persaingan teknologi di abad 21 yang tak mampu ditebak.

Itulah alasan kehadiran peran pendamping desa sangat penting. Sebab tak bisa digantikan oleh kekuatan teknologi. Karena pendamping memiliki kemampuan mendidik dan mengayomi masyarakat.

“Supaya paradigma, kerangka berpikirnya, dan cara kerjanya sesuai dengan ideologi pembangunan kita, yakni pembangunan manusia,” tandasnya.

See also  Ada 10 Tren Lapangan Kerja Baru, Menkominfo Dorong STMM Kembangkan Kolaborasi Global

Sejumlah pejabat turut mendampingi Gus Halim dalam acara tersebut, yakni Kepala Bagian (Kaban) BPSDM Kemendes PDTT Luthfiyah Nurlaela, Staf Khusus Mendes PDTT Nasrun Annahar dan Sekretaris BPSDM Rosyid.

Berita Terkait

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar
Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran
Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah
Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino
Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan
Jembatan Bailey Wih Kanis di Aceh Tengah Difungsikan, Konektivitas Masyarakat Kembali Pulih
Jelang HUT RI, Hutama Karya Kebut Penanganan Darurat Jalan Longsor di Aceh dan Sumatera
Pembangunan LNG Abadi Masela Mulai Jalan, Ekonomi Lokal Diyakini Ikut Ngebut

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 18:40 WIB

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Bali Mulai Dimanfaatkan untuk Dukung MPLS dan Persiapan Kegiatan Belajar

Tuesday, 21 July 2026 - 07:24 WIB

Prabowo: Digitalisasi Pemerintah Kunci Bansos Tepat Sasaran

Sunday, 19 July 2026 - 19:03 WIB

Kementerian PU Gerak Cepat Tangani Banjir Akibat Jebolnya Tanggul Aek Sigala-gala di Tapanuli Tengah

Saturday, 18 July 2026 - 23:00 WIB

Kementerian PU Perkuat Ketahanan Pangan di NTT melalui Jaringan Irigasi Air Tanah, Antisipasi Dampak El Nino

Saturday, 18 July 2026 - 18:51 WIB

Kementerian PU Pastikan MPLS di SRT 1 Jember Berjalan dan Penuh Kesan

Berita Terbaru

foto ist

Berita Terbaru

Prabowo Puji Danantara, Streamlining BUMN Hemat Rp50 Triliun

Tuesday, 21 Jul 2026 - 13:30 WIB