SOMRDPE 2024 Ditutup, Negara Anggota ASEAN Perkuat Komitmen Wujudkan Pembangunan Desa Berkelanjutan

Sunday, 1 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU - Plh Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT Rachmatia Handayani menutup Rangkaian Kegiatan Senior Official Meeting on Rural Development and Proverty Eradication (SOMRDPE) ASEAN di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Sabtu (31)82024).
Foto : Andri/KemendesPDTT

BATU - Plh Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT Rachmatia Handayani menutup Rangkaian Kegiatan Senior Official Meeting on Rural Development and Proverty Eradication (SOMRDPE) ASEAN di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji Kota Batu, Malang, Jawa Timur, Sabtu (31)82024). Foto : Andri/KemendesPDTT

 

 

DAELPOS.com – Pertemuan Senior Official Meeting on Rural Development and Poverty Eradication (SOMRDPE) resmi ditutup di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Sabtu (31/8/2024). Forum ini menghasilkan komitmen untuk memperkuat kerjasama antara seluruh negara anggota ASEAN, untuk terus mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan serta memastikan tidak ada satu pun desa yang tertinggal.

Plh Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Rachmatia Handayani, dalam pidato penutupan forum, menegaskan pentingnya kolaborasi antarnegara dalam memajukan desa-desa di ASEAN.

“Event ini sangat penting untuk ASEAN. Kita punya tujuan yang sama yaitu berkolaborasi dan bekerja sama dalam membangun desa berkelanjutan. Kita punya banyak potensi dalam bidang wisata juga digitalisasi untuk bisa menambah eksistensi desa serta substansi untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Rachmatia juga menekankan komitmen bersama untuk memastikan seluruh desa, baik di pusat maupun pelosok, dapat berkembang dengan pesat dan berkelanjutan.

“Kita berkomitmen tidak akan ada satu pun desa yang tertinggal, kita akan membangun desa di seluruh pelosok dan bersama-sama mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

SOMRDPE, yang berlangsung sejak 28 Agustus 2024, dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota ASEAN serta desa-desa yang tergabung dalam ASEAN Village Network (AVN). Para peserta forum ini terlibat dalam diskusi yang bertujuan menentukan arah pembangunan desa berdasarkan potensi dan kebutuhan masing-masing negara.

Delegasi dari Filipina juga mengapresiasi peran SOMRDPE dan AVN dalam upaya pembangunan desa. Mereka terkesan dengan konsep acara serta kebudayaan yang ditampilkan, khususnya dari desa-desa di Kota Batu dan Kabupaten Malang.

“Meeting ini sangat luar biasa. Kami diajak tidak hanya berada di dalam ruang meeting tapi juga melihat kebudayaan dan keindahan serta kemajuan desa di Pujon Kidul, Kanjuruhan dengan banyaknya festival budaya dan di Tulungrejo malam ini di tempat yang indah dan lapangan yang sangat bersih,” ungkap salah satu delegasi Filipina.

See also  Tiba di Papua, Jokowi akan Resmikan PYCH

Sebelum penutupan acara, para delegasi menerima piagam penghargaan dan cenderamata khas Indonesia sebagai kenang-kenangan untuk dibawa pulang. Acara penutupan diwarnai dengan pemukulan kentongan oleh seluruh delegasi dan tamu undangan sebagai simbol budaya Indonesia.

Hadir dalam penutupan tersebut antara lain Sekretaris Daerah Kota Batu, Zadim Efisiensi, Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jawa Timur, Benny Sampirwanto, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama dari Kemendes PDTT, perwakilan kementerian/lembaga, pendamping desa, serta masyarakat setempat.

Berita Terkait

Wajib Rangkul UMKM, Petani, Peternak, dan Nelayan: SPPG Dilarang Tolak Produk Lokal
HKA Perkuat Kompetensi Penanganan Kecelakaan Berbasis Praktik Nyata: RARC Internal sebagai Fondasi Pembelajaran Lanjutan
Kementrans Percepat Pemulihan Kawasan Transmigrasi Pasca Bencana Sumatera
Hutama Karya Rampungkan Huntara Tahap 2, Perkuat Upaya Pemulihan Pascabencana di Aceh Timur
Program Seragam Sekolah untuk Anak Penyintas Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Kementerian Transmigrasi Salurkan Bantuan bagi Warga Kawasan Transmigrasi Terdampak Bencana di Aceh
Mendes Yandri Bangkitkan Peternak di Tingkat Desa, Kolaborasi dengan Kurma Adzwa Farm
UMKM Transmigrasi Naik Kelas, Wamen Viva Yoga Gandeng Ajik Krisna Bali

Berita Terkait

Wednesday, 28 January 2026 - 12:42 WIB

Wajib Rangkul UMKM, Petani, Peternak, dan Nelayan: SPPG Dilarang Tolak Produk Lokal

Wednesday, 28 January 2026 - 12:00 WIB

HKA Perkuat Kompetensi Penanganan Kecelakaan Berbasis Praktik Nyata: RARC Internal sebagai Fondasi Pembelajaran Lanjutan

Wednesday, 28 January 2026 - 11:31 WIB

Kementrans Percepat Pemulihan Kawasan Transmigrasi Pasca Bencana Sumatera

Tuesday, 27 January 2026 - 17:19 WIB

Hutama Karya Rampungkan Huntara Tahap 2, Perkuat Upaya Pemulihan Pascabencana di Aceh Timur

Tuesday, 27 January 2026 - 12:08 WIB

Program Seragam Sekolah untuk Anak Penyintas Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terbaru

Nasional

Mendes Yandri Sambangi Peternakan Telur Omega di Serang

Wednesday, 28 Jan 2026 - 19:02 WIB