Lepas Benchmarking Study Kepala Desa ke Tiongkok, Wamendes PDTT Harap Peserta Serius Belajar

Thursday, 19 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Sebanyak tiga belas Kepala Desa (Kades) dari berbagai provinsi di Indonesia kembali diberengkatkan ke Tiongkok untuk melakukan Benchmarking Study. Sebelum diberangkatkan, peserta Benchmarking Study Batch 4 ini diberikan pembekalan lebih dulu di Operasional Room Kantor Kemendes PDTT, Rabu (18/09/2024).

Program studi banding kades ke Tiongkok ini difasilitasi Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok melalui Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia yang bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonesia.

Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Paiman Rahardjo dalam sambutannya mengatakan, Benchmarking Study ke Tiongkok batch ke-4 ini sebagai bagian dari komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan desa di Indonesia.

Menurutnya, di dunia yang semakin terhubung ini, tantangan yang dihadapi baik dalam hal pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan, tidak bisa diselesaikan oleh satu negara saja.

“Kolaborasi lintas negara adalah kunci untuk mencapai solusi yang berkelanjutan dan inklusif,” ungkap Paiman.

Lebih lanjut Paiman mengatakan, kerja sama antara Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia dengan Ministry of Agriculture and Rural Affairs (MARA) Tiongkok adalah salah satu contoh nyata dari semangat kolaborasi tersebut.

“Kami menyadari bahwa berbagi pengalaman, keahlian, dan teknologi adalah cara terbaik untuk mempercepat pembangunan desa, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia berharap kepala desa yang berangkat Benchmarking Study ke Tiongkok ini bisa belajar, menyerap ilmu dan pengetahuan dengan serius dan semaksimal mungkin selama sepuluh hari ke depan.

Paiman mengimbau kepada kepala desa yang berangkat ke Tiongkok tersebut untuk tidak merasa sedang jalan-jalan maupun liburan, melainkan benar-benar untuk menuntut ilmu dan pengalaman.

See also  Kementerian PANRB Upayakan Peningkatan Pelayanan Publik di Destinasi Wisata Internasional

“Manfaatkan betul kesempatan ini, jangan di Tiongkok banyak bermain. Tetapi di sana melakukan pengamatan, penelitian, pemahaman dan hal-hal apa yang bisa diambil dari Tiongkok untuk diterapkan di Indonesia,” ungkap Paiman.

Turut hadir dalam pembekalan ini yakni Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Taufik Madjid, Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Nugroho Setijo Nagoro, Dirjen Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Danton Ginting, Sekretariat BPSDM Rosyid.

Berita Terkait

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini
Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa
Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia
Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi
Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas
Hadiri HPN 2026, Mendes Yandri Harap Media Beri Pencerahan kepada Masyarakat
Tamparan di Wajah Bangsa di Tengah Erosi Kepedulian
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI

Berita Terkait

Tuesday, 10 February 2026 - 16:45 WIB

Menteri Dody Percepat Infrastruktur di Wanam, Dukung Target Presiden Prabowo Panen 10.000 Hektare Tahun Ini

Tuesday, 10 February 2026 - 16:31 WIB

Mendes PDT Yandri Dorong Kabupaten Nias Utara Jadi Eksportir Kelapa

Tuesday, 10 February 2026 - 13:55 WIB

Dorong Sinkronisasi Pembangunan Pusat–Daerah melalui Rakernas DPD RI dan Bappeda Se-Indonesia

Tuesday, 10 February 2026 - 05:51 WIB

Fokus Berdayakan Masyarakat Setempat, Kementrans Tempatkan Hampir 1.300 Transmigran Lokal di 10 Lokasi

Monday, 9 February 2026 - 19:40 WIB

Menteri PU Pastikan Pembangunan Infrastruktur di Merauke Tetap Menjadi Prioritas

Berita Terbaru