Angkutan Umum Perkotaan Indonesia Berkembang Pesat dalam 10 Tahun Terakhir

Tuesday, 15 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan angkutan umum perkotaan dalam sepuluh tahun terakhir berkembang sangat pesat. Hal ini disampaikan Menhub dalam sambutannya pada acara Seminar Nasional “Arah Kebijakan Transportasi Nasional dalam Penguatan Angkutan Umum Perkotaan di Indonesia”, yang diselenggarakan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), di Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (14/10).

“Perkembangan angkutan umum perkotaan mengalami perkembangan sangat pesat sepuluh tahun terakhir. Sejumlah ‘milestone’ atau tonggak telah menandai transformasi transportasi perkotaan dalam satu dasawarsa ini,” ujar Menhub.

Menhub menyampaikan pembangunan transportasi perkotaan berperan penting dalam menggerakkan ekonomi dan menunjang mobilitas massa. Dalam 10 tahun terakhir ini, pemerintah telah memfasilitasi dilakukannya akselerasi transformasi transportasi perkotaan di Indonesia. Tonggak pertama diawali dengan pembangunan double track kereta api Jawa bagian Selatan dan sebagian wilayah Jawa Barat serta double double track untuk kawasan Jabodetabek.

Dengan adanya pembangunan jalur kereta api ini, angkutan perkeretaapian perkotaan pun berkembang pesat. Jumlah penumpang angkutan massal kereta rel listrik (KRL) saja telah mencapai 1,2 juta penumpang per harinya. Ini menjadi tonggak awal transformasi angkutan perkotaan.

Setelah itu, tonggak kedua adalah dibangunnya kereta api Makassar – Pare-pare yang menjadi kereta pertama di kawasan timur Indonesia. Saat ini KA Makassar – Pare-pare lintas Maros – Garongkong telah beroperasi. KA ini merupakan bagian dari KA TransSulawesi yang akan menghubungkan Makassar dengan Manado.

“Saat itu, Presiden mengatakan bahwa pembangunan itu jangan hanya dilakukan di Pulau Jawa saja. Maka, dibangunlah kereta api Makasar – Pare-Pare ini. Tak hanya angkutan penumpang, tapi angkutan logistiknya pun dikembangkan. Ke depan, kehadiran kerata api TransSulawesi ini akan menstimulasi pertumbuhan ekonomi dan berkembangnya wilayah Sulawesi serta mendorong munculnya pusat-pusat pertumbuhan baru,” jelas Menhub.

See also  MenkopUKM: Pemikiran Bung Karno dan Bung Hatta Penting untuk Mendorong Kemajuan Koperasi di Indonesia

Selanjutnya, tonggak ketiga adalah dengan dibangunnya transportasi Mass Rapid Transit (MRT) di Jakarta dan Light Rail Transit (LRT) di Palembang dan Jabodetabek. Menhub menilai, kehadiran MRT dan LRT ini menjadi salah satu upaya untuk mengatasi kemacetan di perkotaan.

Berikutnya, tonggak transformasi perkotaan kian meningkat dengan hadirnya kereta api cepat Whoosh Jakarta-Bandung. Teknologi kereta cepat yang dihadirkan di Indonesia ini merupakan yang pertama di Asia Tenggara. Pembangunan KCJB akan mendorong bangsa Indonesia untuk pembelajaran teknologi, metode, dan manajemen konstruksi yang lebih efisien, serta mengadopsi teknologi perkeretaapian yang lebih tinggi.

“Presiden ingin sekali ada teknologi yang paling canggih di dunia, yakni kereta cepat, bisa diterapkan di Indonesia. Awalnya, banyak yang menentang. Namun, pada akhirnya banyak yang mengapresiasi adanya kereta cepat ini. Mari kita kejar perkembangan teknologi itu, karena pada dasarnya kita adalah negara besar yang memungkinkan melakukan alih teknologi,” ucap Menhub.

Transportasi Perkotaan yang Terintegrasi dan Berkelanjutan

Menhub melanjutkan, tonggak penting selanjutnya dalam transportasi perkotaan adalah elektrifikasi transportasi serta integrasi antar angkutan yang mendorong keberlanjutan transportasi perkotaan. Dalam hal ini, pemerintah terus mendorong dan memfasilitasi penggunaan kendaraan berbasis listrik, baik melalui pembuatan aturan, maupun pemberian subsidi.

“Terkait integrasi, wilayah perkotaan, khususnya Jabodetabek, saat ini telah terintegrasi dengan sangat baik. Sistem transportasi perkotaan telah terintegrasi, baik secara fisik maupun digital, yang melibatkan berbagai moda, seperti KRL, BRT, kereta bandara, MRT, dan LRT. Sistem transportasi Jabodetabek diharapkan menjadi proyek percontohan transportasi perkotaan yang efisien, aman, nyaman, inklusif, dan ramah lingkungan,” sebut Menhub.

Menhub berharap para akademisi pun dapat menopang transformasi transportasi ini melalui riset, opini dan masukan yang dapat membangun transportasi perkotaan.

See also  Kementerian PUPR Bangun Infrastruktur Pusat Penelitian Herbal dan Holtikultura, Kembangkan Lumbung Pangan Nasional di Sumatera Utara

“Kita butuh riset lebih lanjut dari teman-teman akademisi seperti di ITB ini. Contohnya, dalam pembuatan baterai untuk menunjang kendaraan listrik. Semoga dapat dipikirkan bagaimana kita membuat baterai yg murah, ringan, dan tahan lama. Inovasi-inovasi ini dibutuhkan untuk memberikan solusi. Sehingga pada akhirnya, apa yang kita lakukan memberikan kemajuan bagi transportasi Indonesia dan memberikan kebanggaan,” pungkas Menhub.

Turut hadir dalam acara ini Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Kepala Badan Kebijakan Transportasi Robby Kurniawan, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB Prof. Edwan Kardena, Dewan Pakar Prabowo-Gibran Prof. Dr. Laode Kamaluddin, Ketua MTI Tory Damantoro, Guru Besar Transportasi UGM sekaligus Ketua Dewan Penasehat MTI Prof. Danang Parikesit, Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan Purwantono, Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno, dan Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat A.Koswara.

Berita Terkait

Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara
Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor
Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP
Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja
Dengan Standarisasi Mutu, Beras Oransbari Siap Jadi Produk Premium
Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah
Viral Terobos Pagar COP JRF 2026 dan Bentak Petugas, Muldan Akhirnya Minta Maaf
Kementerian PU Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan untuk Bantu Atasi Karhutla di Kalsel

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:40 WIB

Hutama Karya Perkuat Upaya Pencegahan Kecelakaan di Seluruh Ruas Tol, Ajak Pengguna Jalan Utamakan Keselamatan Berkendara

Tuesday, 27 October 2026 - 21:29 WIB

Mendes Sebut 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Lahirkan Banyak Desa Ekspor

Tuesday, 27 October 2026 - 09:01 WIB

Menteri PANRB Apresiasi Pemkab Jember Integrasikan 279 Layanan dari 17 Instansi dalam MPP

Monday, 26 October 2026 - 17:18 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Kementerian PU Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Monday, 26 October 2026 - 12:45 WIB

Dengan Standarisasi Mutu, Beras Oransbari Siap Jadi Produk Premium

Berita Terbaru

Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara / foto ist

News

“Dua Kekuatan, Satu Tujuan: Indonesia Maju”

Tuesday, 27 Oct 2026 - 16:29 WIB