Segera Revitalisasi Pasar Lontar Kebon Melati

Thursday, 24 October 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail meminta Perumda Pasar Jaya segera merevitalisasi Pasar Lontar Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Permintaan diajukan karena pasar dinilai sudah tak layak. Akibatnya, warga tidak nyaman saat berbelanja.

Pasahal, anggaran revitalisasi pasar tersebut sudah tersedia. Nilainya sebesar Rp41 miliar.

Anggaran tersebut merupakan realokasi dana Penanaman Modal Daerah (PMD) yang semula untuk pembangunan Pasar Rakyat Karang Anyar di tahun 2017.

“Saya berikan usulan agar direkomendasikan untuk bisa segera direalisasikan realokasinya pada tahun 2024,” ujar Ismail di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/10).

“Sehingga bisa terwujud pelayanan ke masyarakat, khususnya pada kebutuhan pasar,” kata politisi PKS itu.

Menurut dia, proses realokasi terlalu lama. Hingga kini, Pasar Lontar Kebon Melati tak kunjung di revitalisasi.

Ia juga mengaku banyak menerima keluhan dari warga terkait faktor ketidaknyamanan.

Apalagi Agustus 2023 tahun lalu, Pasar Lontar Kebon Melati sempat mengalami kebakaran yang berdampak pada 146 kios semi permanen.

“Kebetulan adanya di dapil saya Pasar Lontar Kebon Melati. Itu warga sudah mengeluh banget. Kalau enggak salah juga pernah terjadi kebakaran. Sedangkan ini sudah terlalu lama belum diperbaiki,” tandas Ismail.

Oleh karena itu, ia meminta Perumda Pasar Jaya mempercepat proses realokasi anggaran. Harapannya, di ujung tahun 2024, pasar sudah mulai direvitalisasi.

“Karena dananya ada, tinggal dari Pasar Karang Anyar direalokasi ke Pasar Lontar Kebon Melati,” pinta Ismail.

Menanggapi hal itu, Direktur Perumda Pasar Jaya Agus Himawan mengungkapkan, realokasi PMD tersebut sudah dalam tahap pengajuan persetujuan Badan Pelaksana BUMD.

Proses itu mengacu pada Peraturan Gubernur Nomor 92 Tahun 2020 Pengelolaan Investasi pada Badan Usaha Milik Daerah.

See also  Kelaparan saat Corona, Ayah 5 Anak Keliling Jual HP-nya yang Rusak untuk Beli Beras

“Sekarang sedang dalam tahap untuk dimohonkan persetujuan. Tahap kajian dari konsultan investasi. Ini sudah kita tidak lanjut,” tukas Agus.

Berita Terkait

Pramono Dorong Percepatan Belanja APBD DKI Jakarta
DPRD DKI Soroti Raperda APBD 2027 Senilai Rp82,89 Triliun
UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar
Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun
31 Bangunan Terdampak, Warga Kapuk Mulai Angkat Kaki
Blok M Direvitalisasi, Ditargetkan Rampung 2029
Pramono Tinjau Mal Pelayanan Publik, Pastikan Layanan Investasi Tak Berbelit

Berita Terkait

Thursday, 22 October 2026 - 13:04 WIB

Pramono Dorong Percepatan Belanja APBD DKI Jakarta

Tuesday, 20 October 2026 - 10:59 WIB

DPRD DKI Soroti Raperda APBD 2027 Senilai Rp82,89 Triliun

Saturday, 17 October 2026 - 18:14 WIB

UMKM Jakarta Bidik Pasar Global di ISEF 2026, Potensi Bisnis Capai Rp4,4 Miliar

Tuesday, 13 October 2026 - 16:08 WIB

Pramono Dorong Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sunday, 11 October 2026 - 18:26 WIB

Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Akses Jalan Pining-Lokop Kembali Dapat Dilalui Pascabanjir di Gayo Lues

Friday, 30 Oct 2026 - 00:05 WIB