Wamen Viva Yoga: Kementrans Berkolaborasi Dengan Berbagai Pihak Untuk Menciptakan Kesejahteraan Rakyat dan Kedaulatan Pangan

Wednesday, 25 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – Di Ruang Kerja, Gedung C, Komplek Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta, 24/12/2024, Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menerima Ittihadul Muballighin Wal Muballighat (IMMI) Dewan Pimpinan Wilayah Jakarta.

Kedatangan delegasi yang langsung dipimpin Ketua IMMI DKI Jakarta H. Agus Sudono dan Sekretaris Umum H. Tubagus Masnun itu untuk menjajaki sinergi dan kolaborasi IMMI dan Kementrans. “Peluang yang ada untuk dikerjasamakan Kami jajaki”, ujar Agus Sudono.

Kehadiran pengurus IMMI disambut hangat oleh Viva Yoga. Kehadiran organisasi yang sudah memiliki cabang di berbagai kabupaten, kota, dan provinsi itu disebut sebagai bentuk perhatian IMMI kepada program-program Kementrans. Dikatakan kementerian yang sekarang terpisah dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal itu saat ini banyak melakukan kolaborasi dengan berbagai kementerian, seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Koperasi, Kementeian ATR/BPN, Kementerian Kesehatan. “Kementrans juga menjajaki kerja sama dengan berbagai kelompok masyarakat, organisasi profesi, dan perguruan tinggi”, ujarnya.

Kolaborasi dengan lembaga pemerintah dan masyarakat dikatakan oleh mantan anggota Komisi IV DPR itu sebagai jalan yang tidak hanya untuk mensukseskan program transmigrasi namun juga untuk mencakup program yang sekarang tengah menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni swasembada pangan, kedaulatan pangan. “Untuk membangun swasembada pangan, tentu semua pihak harus berkolaborasi”, ujar Wakil Ketua Umum PAN itu.

Transmigrasi menurut Viva Yoga dilakukan tidak hanya sekadar memindahkan penduduk. Program resmi pemerintah Indonesia yang dilakukan sejak tahun 1950 itu diharapkan mampu menciptakan daerah pertumbuhan ekonomi baru, pembukaan lapangan kerja, pemerataan penduduk, dan akulturasi budaya.

Menurut alumni Pascasarjana UI itu siapa saja boleh mengajukan diri menjadi transmigran namun harus memenuhi prosedur yang sudah ditentukan. “Kami terbuka bila ada anggota IMMI ingin melakukan transmigrasi namun ia harus memenuhi prosedur yang sudah ditetapkan”, ungkapnya.

See also  KemenKopUKM Lakukan Sosialisasi Perkembangan Ekonomi Global Kepada Dinas Koperasi dan UKM Seluruh Indonesia

Kementrans tidak hanya membuka pintu dan memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi transmigran tetapi juga mempunyai program mempersiapkan transmigran terdidik dan terlatih untuk ditetapkan di daerah tujuan. Program ini bisa diraih bagi generasi muda lewat Beasiswa Transmigrasi Patriot. “Sebelum ditempatkan di daerah transmigran, mereka lebih dahulu dididik langsung di lapangan dan bangku kuliah”, ujar pria asal Lamongan, Jawa Timur, itu.

Berita Terkait

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen
Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta
Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang
Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat
Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat
KSP Bersama Pemprov Sumut, Kementerian PU, ATR/BPN dan Hutama Karya Bahas Penyelesaian Tol Binjai–Langsa
Komisi V DPR Dukung Kelanjutan Tol Sumsel Garapan Hutama Karya
Kementerian PU Percepat Pembangunan Fasilitas Publik untuk Masyarakat Terdampak Bencana di Sumatra

Berita Terkait

Friday, 25 September 2026 - 20:37 WIB

Banjir Kembali Terjang Jembatan Kuning Aceh Tenggara, Flyover Jadi Solusi Permanen

Friday, 25 September 2026 - 17:38 WIB

Hutama Karya Bangun Integrated Building di Bandara Soekarno-Hatta

Thursday, 24 September 2026 - 14:22 WIB

Terjunkan 10 Pompa, Kementerian PU Selamatkan 300 Hektare Sawah Kekeringan di Sentra Padi Karawang

Thursday, 24 September 2026 - 13:59 WIB

Atasi Dampak Kekeringan, Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih ke 10 Daerah di Jawa Barat

Thursday, 24 September 2026 - 07:38 WIB

Atasi Cuaca Tak Menentu, Inovasi Alat Pengering Pala Bantu Petani Transmigran di Papua Barat

Berita Terbaru

Energy

Raih 11 Medali, PLN Icon Plus Masuk Top 10 TBCCI 2026

Friday, 25 Sep 2026 - 20:34 WIB