KKP Pastikan Pasokan Ikan Aman Saat Natal dan Tahun Baru

Thursday, 26 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

 DAELPOS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan stok dan mutu hasil perikanan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama musim liburan Hari Raya Natal hingga Tahun Baru 2025 (Nataru).

Kebutuhan ikan konsumsi diperkirakan akan meningkat 5,45 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu bulan November 2024 yang tercatat sebesar 0,9 juta ton menjadi 0,95 juta ton.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDS), Budi Sulistiyo, mengatakan bahwa ketersediaan ikan melalui produksi dalam negeri pada bulan Desember 2024 diperkirakan sebesar 1,22 juta ton, atau mengalami kenaikan 5,39% dibandingkan bulan November 2024. Estimasi ini didasarkan pada produksi perikanan tangkap dan budi daya yang mengikuti pola musim penangkapan dan produksi budi daya.

“Jadi, bisa kami pastikan bahwa stok ikan sampai akhir tahun nanti aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelas Budi dalam keterangan resmi KKP di Jakarta, Kamis (26/12/2024).

Data estimasi tersebut merupakan hasil koordinasi dengan 38 Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi di seluruh Indonesia, yang memastikan distribusi ikan berjalan lancar tanpa gangguan. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk memastikan kebutuhan protein ikan masyarakat tetap terpenuhi.

Jenis Ikan yang Banyak Dicari

Budi memaparkan bahwa jenis ikan segar yang diperkirakan permintaannya akan meningkat antara lain nila, udang, bandeng, cumi-cumi, kakap, kerapu, dan cakalang. Selain itu, produk olahan beku seperti bakso ikan, dumpling, chikuwa, crabstick, bandeng presto, dan ikan kaleng juga akan mengalami peningkatan permintaan.

Dengan pasokan ikan yang surplus, Budi memperkirakan harga ikan cenderung stabil hingga akhir tahun. Meski demikian, beberapa jenis ikan diperkirakan mengalami sedikit kenaikan harga, dengan besaran kenaikan antara 3-7 persen. Misalnya, harga ikan nila yang semula berkisar Rp32.000 pada bulan November, naik menjadi Rp33.600 per kilogram pada bulan Desember. Begitu juga harga udang yang naik dari Rp77.770 menjadi Rp80.385 per kilogram.

See also  HM. Taufan Pawe: Alumni Golkar Institute Tak Perlu Diragukan Lagi

“Secara umum, kenaikan harga tersebut masih dalam batas wajar, karena adanya peningkatan permintaan konsumen serta siklus tahunan yang terjadi setiap Natal dan Tahun Baru, khususnya pada ikan-ikan yang banyak diminati,” terang Budi.

Permintaan Produk Perikanan Meningkat

Budi juga merinci kecenderungan kenaikan permintaan untuk produk olahan, ikan karang, cumi-cumi, dan udang. Kenaikan permintaan ikan diperkirakan akan berkisar antara 5-10%. Berdasarkan survei yang dilaksanakan di Kota Semarang pada 17 Desember 2024, permintaan ikan di sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) diperkirakan meningkat signifikan, mengingat banyaknya kamar hotel yang sudah penuh terisi untuk liburan Natal dan Tahun Baru.

“Kamar hotel yang sudah banyak dipesan dan full booked, permintaan ikan horeka saat Natal dan Tahun Baru diperkirakan akan mengalami peningkatan dibandingkan kondisi normal, sehingga horeka telah menyiapkan stok ikan,” ujar Budi.

Budi juga menegaskan bahwa KKP aktif berkoordinasi dengan seluruh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo), dan Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) untuk memantau ketersediaan dan kebutuhan ikan, serta menjaga kestabilan harga ikan di masa liburan.

KKP juga memantau distribusi ikan bekerja sama dengan pelaku jasa logistik hasil perikanan.

Jaminan Kualitas Ikan

Selain memastikan ketersediaan stok ikan, KKP melalui Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) terus memberikan layanan penerbitan sertifikat mutu bagi pelaku usaha yang melakukan ekspor pada masa Nataru. Selain itu, Inspektur Mutu Badan Mutu KKP juga aktif melakukan pengawasan mutu dan keamanan hasil perikanan yang diperdagangkan di pasar domestik.

“Selain memastikan stok perikanan untuk kebutuhan domestik, kualitasnya pun kami pantau agar masyarakat aman mengonsumsi ikan. Layanan terkait mutu untuk kegiatan ekspor juga tetap berjalan,” ujar Kepala BPPMKP, Ishartini.

See also  Pemprov DKI Segera Tangani Kerusakan Fasum Pasca-Demonstrasi

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyebutkan bahwa peningkatan konsumsi ikan erat kaitannya dengan pemenuhan protein masyarakat sekaligus membantu kesejahteraan pelaku utama perikanan, seperti nelayan dan pembudidaya. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung sektor perikanan agar tetap berdaya saing dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Berita Terkait

Mendes Dukung Anyer Panarukan 3R, Dorong Kesejahteraan Warga.
Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera
Kementerian PU Optimalkan Daerah Irigasi Waninggap Kai untuk Alirkan Air 1.000 Hektare Sawah di Merauke
Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Excavator Tangani Banjir Kota Padang
Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa
Kementerian PU Pulihkan Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Pesisir Selatan Sumbar
Pasca-Banjir Bandang, Irman Gusman Gaungkan Masa Depan Baru Solok
Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Perahu Karet Tangani Banjir di Pasar Youtefa Jayapura

Berita Terkait

Monday, 12 October 2026 - 06:53 WIB

Mendes Dukung Anyer Panarukan 3R, Dorong Kesejahteraan Warga.

Monday, 12 October 2026 - 06:48 WIB

Mentrans Iftitah: Revisi UU Transmigrasi Harus Jadikan Lahan Lebih Produktif, Rakyat Lebih Sejahtera

Monday, 12 October 2026 - 06:46 WIB

Kementerian PU Optimalkan Daerah Irigasi Waninggap Kai untuk Alirkan Air 1.000 Hektare Sawah di Merauke

Sunday, 11 October 2026 - 18:13 WIB

Kementerian PU Kerahkan Pompa dan Excavator Tangani Banjir Kota Padang

Sunday, 11 October 2026 - 06:37 WIB

Peraturan Ketat, Mendes Pastikan Pemain Liga Desa Asli dari Desa

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. / foto ist

Megapolitan

Pemprov DKI Usulkan Modal Dasar Bank Jakarta Naik Jadi Rp26 Triliun

Sunday, 11 Oct 2026 - 18:26 WIB