Pidato APBN 2026: Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 5,4%

Monday, 18 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto istimewa

foto istimewa

daelpos.com – Presiden Prabowo Subianto hari ini menyampaikan pidato Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 dan Nota Keuangan di hadapan 473 anggota Parlemen. Dalam pidato bersejarah ini, Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,4% pada tahun 2026. Target ambisius ini disertai dengan penetapan defisit anggaran sebesar Rp 636 triliun.

Prabowo menegaskan bahwa APBN 2026 dirancang sebagai fondasi untuk mewujudkan visi dan misinya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “APBN 2026 adalah implementasi nyata dari janji kami untuk membangun Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera,” ujar Presiden.

Fokus Utama Pembangunan

Dalam rancangan APBN ini, pemerintah akan memprioritaskan empat pilar utama untuk memperkuat masa depan bangsa:

  1. Ketahanan Pangan: Upaya peningkatan produksi pertanian dan diversifikasi sumber pangan akan menjadi fokus utama untuk memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.
  2. Ketahanan Energi: Pemerintah akan melanjutkan program transisi energi dan eksplorasi sumber daya alam untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan mencapai kemandirian energi.
  3. Ketahanan Ekonomi: Langkah-langkah strategis akan diambil untuk memperkuat industri domestik, mendorong investasi, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas.
  4. Ketahanan Pertahanan: Peningkatan alokasi anggaran untuk modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista) dan pelatihan personel akan terus dilakukan demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Misi Indonesia Tangguh dan Sejahtera

Pidato ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk melanjutkan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan target pertumbuhan yang realistis dan alokasi anggaran yang fokus pada sektor-sektor strategis, Presiden Prabowo berharap Indonesia dapat menghadapi tantangan global dan mencapai kemajuan yang signifikan.

“Kita harus bekerja keras, bahu-membahu, untuk memastikan setiap rupiah APBN 2026 digunakan secara efektif demi kemakmuran rakyat,” pungkas Presiden Prabowo, menutup pidatonya. Rancangan APBN 2026 ini selanjutnya akan dibahas oleh DPR RI bersama pemerintah.

See also  Tingkatkan Literasi Karantina, Kemendes Bakal Gandeng Barantin

Berita Terkait

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan dan Optimalisasi Kolam Retensi SR Sudiang, Makassar
Permudah Transaksi Pelaku Usaha, Livin’ Merchant Dukung Pelaku Usaha Tumbuh Bersama di Era Digital
Kementerian PU Pastikan 3.450 Hektare Sawah Lamongan Tetap Terairi
Kementerian PU Fokuskan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur Penopang Produktivitas 2027
Hutama Karya Grup Bantu Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Solok
Anggaran 2027 Rp2,785 Triliun, Mendes Yandri Fokus Perkuat BUM Desa
Viva Yoga: Monitoring TEP 2026 Harus Perkuat Transformasi Transmigrasi
Guru Besar ITPLN Ingatkan Syarat Ekspor Listrik Indonesia

Berita Terkait

Sunday, 27 September 2026 - 00:00 WIB

Kementerian PU Lanjutkan Penanganan dan Optimalisasi Kolam Retensi SR Sudiang, Makassar

Saturday, 26 September 2026 - 18:17 WIB

Permudah Transaksi Pelaku Usaha, Livin’ Merchant Dukung Pelaku Usaha Tumbuh Bersama di Era Digital

Saturday, 26 September 2026 - 07:22 WIB

Kementerian PU Pastikan 3.450 Hektare Sawah Lamongan Tetap Terairi

Friday, 25 September 2026 - 06:47 WIB

Kementerian PU Fokuskan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur Penopang Produktivitas 2027

Friday, 25 September 2026 - 06:41 WIB

Hutama Karya Grup Bantu Pemulihan Warga Terdampak Banjir Bandang Solok

Berita Terbaru

Berita Utama

OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Digital

Saturday, 26 Sep 2026 - 23:12 WIB

Berita Utama

Biji Pala Werianggi-Werabur Diolah Jadi Pembersih Tangan Organik

Saturday, 26 Sep 2026 - 20:59 WIB

foto ist

Nasional

Tangis Megawati Iringi Pemakaman Guruh

Saturday, 26 Sep 2026 - 18:30 WIB