PGN Pasok Gas Bumi di SPPG Gagaksipat Boyolali, Dukung 6.000 Porsi MBG per Hari

Thursday, 6 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) melalui anak usahanya Gagas Energi Indonesia (PGN Gagas) memastikan ketersediaan gas bumi sebagai energi untuk memasak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gagaksipat Boyolali. Setiap hari, SPPG ini menyediakan 6.000 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 34 sekolah.

Untuk mendukung MBG di SPPG tersebut, PGN Gagas menyalurkan 2.000-3.000 m3 gas bumi per bulan dengan mekanisme beyond pipeline yaitu Compressed Natural Gas (CNG).

“PGN sebagai Subholding Gas Pertamina berkomitmen untuk mendukung program MBG melalui penyediaan jaringan gas baik dengan moda pipeline maupun beyond pipeline. Lokasi SPPG yang tidak terlewati pipa gas, bisa dilayani menggunakan CNG. Jadi program MBG dapat menggunakan energi gas bumi yang praktis dan mengalir tanpa henti 24 jam,” ujar Direktur Utama PGN Arief S. Handoko, (5/2/2025).

Ghani Prasetya selaku Kepala SPPG Gagaksipat mengungkapkan apresiasinya terkait penggunaan gas bumi yang dikelolanya. “Menggunakan gas bumi ini sangat mudah dan praktis. Untuk memasak dalam porsi besar, kita membutuhkan gas yang besar. Maka dari itu, ketika kita menggunakan gas alam (gas bumi), sangat praktis,” ungkap Ghani.

Direktur Utama PGN Gagas Santiaji Gunawan menambahkan, “PGN Gagas menyediakan jaringan gas bumi menggunakan metode beyond pipeline melalui CNG untuk SPPG yang belum terdapat jaringan gas pipa. Truk-truk gas mengambil pasokan gas dari sumber terdekat untuk disalurkan ke dapur-dapur SPG. Saat ini, PGN Gagas tengah menjajaki penyaluran gas untuk SPPG di Cirebon dan Lampung,” jelas Santiaji.

Gas bumi yang berbentuk CNG dari Stasiun Pengisian CNG terdekat dibawa menggunakan Gas Transport Module (GTM) setiap hari. Selanjutnya GTM akan mengisi CNG ke Gaslink Cylinder yang dialirkan ke instalasi pipa gas dapur SPPG Gagaksipat. Melalui sistem ini, operasional dapur SPPG yang berjalan pukul 20.00 WIB hingga 10.00 WIB dapat berlangsung secara terus menerus tanpa henti.

See also  Gus Halim: Muliakan Perempuan Dalam Pembangunan Desa

Pasokan gas bumi yang stabil dapat memastikan operasional dapur SPPG dapat berjalan lancar. Penggunaan gas bumi skala besar seperti program MBG juga akan membuat proses memasak menjadi lebih cepat dan efisien.

Berita Terkait

Hujan Lebat Picu Longsor dan Lahar Dingin, Kementerian PU Perkuat Penanganan Darurat di Jatim–Bali
Mendes Komitmen Selesaikan Akar Masalah Stunting dari Hulu ke Hilir
Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia
Bank Mandiri Perluas Akses Investasi Emas di Bogor melalui Layanan Terintegrasi Livin’ by Mandiri
Kementerian PU Tangani Longsor di Ruas Takengon–Isaq, Akses Kendaraan Mulai Kembali Normal
Perkuat Komitmen Lingkungan Operasional, Hutama Karya Serahkan Bantuan Sarpras dan Renovasi Fasilitas Warga di DKI Jakarta
Dikenal atas Kiprah Pemberdayaan, Waka DPD Diajak Menaker Rutin Bertemu
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono–Segun Mandiri, dari Air Bersih hingga Kapal Fiber

Berita Terkait

Wednesday, 4 November 2026 - 00:27 WIB

Hujan Lebat Picu Longsor dan Lahar Dingin, Kementerian PU Perkuat Penanganan Darurat di Jatim–Bali

Wednesday, 4 November 2026 - 00:24 WIB

Mendes Komitmen Selesaikan Akar Masalah Stunting dari Hulu ke Hilir

Tuesday, 3 November 2026 - 13:51 WIB

Kapasitas Data Center di Cikarang Terisi Penuh, NeutraDC Perluas Langkah Ekspansi Infrastruktur AI Indonesia

Tuesday, 3 November 2026 - 13:41 WIB

Bank Mandiri Perluas Akses Investasi Emas di Bogor melalui Layanan Terintegrasi Livin’ by Mandiri

Tuesday, 3 November 2026 - 06:41 WIB

Kementerian PU Tangani Longsor di Ruas Takengon–Isaq, Akses Kendaraan Mulai Kembali Normal

Berita Terbaru

Megapolitan

UPT PPPA DKI Perkuat Perlindungan dan Pengasuhan Anak

Tuesday, 3 Nov 2026 - 17:22 WIB