Mendes Yandri: Pesantren Pilar Utama Pendidikan di Desa dan Barisan Pejuang Kemerdekaan

Sunday, 14 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyebutkan, keberadaan pondok pesantren sangat berjasa sebagai pilar utama pembentukan karakter masyarakat desa, sekaligus menjadi pusat berkembangnya pendidikan agama Islam.

Di sisi lain, berdirinya pesantren juga menjadi motor penggerak perjuangan kemerdekaan melalui fatwa Resolusi Jihad, pada 22 Oktober 1945 di Surabaya yang menggerakkan barisan santri untuk berjuang membela Tanah Air.

“Kami meyakini, bahwa lembaga pondok pesantren sudah teruji sepanjang republik ini ada, atau sebelum republik ini ada. Karena pondok pesantren, madrasah, sudah berdiri sebelum Indonesia merdeka. Dan memberikan kontribusi terbaiknya buat kemerdekaan republik Indonesia,” jelas mantan Wakil Ketua MPR RI itu saat memberi sambutan pada agenda Prosesi Wisuda Kelas Akhir Pondok Pesantren Amanatul Ummah, di Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, pada Minggu (14/06/2026).

Lebih luas, Mendes Yandri juga menambahkan, pondok pesantren memegang peran fundamental sebagai pilar moral umat. Karenanya, ia berharap agar pesantren terus relevan dengan kondisi zaman, demi memastikan nilai-nilai luhur tersebut terus terjaga di tengah berbagai tantangan dan isu miring oknum tertentu.

Kehadiran pesantren dinilai sangat krusial dalam pembinaan generasi muda, karena menawarkan pendidikan holistik. Sebab pesantren tidak hanya membekali ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter berakhlak mulia dan membentengi mereka dari pengaruh negatif era modernisasi melalui pengawasan intensif selama 24 jam.

“Kita doakan pondok pesantren terus menjadi kebanggaan kita semua, walaupun ada oknum-oknum pondok pesantren yang mencederai nilai-nilai mulia pondok pesantren hari ini,” papar Menteri asal Bengkulu Selatan ini yang juga didampingi Istri dan kini menjabat Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah.

Bahkan menurut Mendes Yandri, pondok pesantren sejauh ini tetap konsisten mendidik generasi muda untuk menghargai perbedaan, hidup rukun dalam keberagaman, serta menjauhi sikap-sikap intoleran.

See also  Atasi Hambatan Pencatatan Kematian, Kadis Dukcapil Wajib Berkawan dengan Penjaga Makam

Di samping itu, pesantren juga memberi pedoman yang lengkap kepada generasi muda untuk menyaring dampak buruk globalisasi dan budaya asing, yang bertentangan dengan nilai agama melalui penguatan spiritual yang kuat.

“Padahal ribuan pondok pesantren di republik ini, alhamdulilah tetap komitmen, tetap mempunyai dedikasi luar biasa, untuk memastikan sumber daya manusia, dari sisi karakter, kemudian komitmen kebangsaannya itu melampaui lembaga pendidikan yang lain,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan itu; Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah KH. Asep Saifuddin Chalim, Bupati Mojokerto sekaligus Ketua Yayasan Ponpes Amanatul Ummah, Muhammad Al Barra (Gus Barra), Staff Khusus Menteri Desa dan PDT sekaligus Kepala Sekolah MTs. Istimewa Ponpes Amanatul Ummah, M. Afif Zamroni .

Berita Terkait

Kementerian PU Targetkan Rehab Rekon Infrastruktur Layanan Dasar di Aceh Tamiang Rampung Akhir Tahun
Iftitah Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi, Kepastian Hukum untuk Rakyat Jadi Prioritas
Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi
Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh
Kementerian PU Tangani 137 Prasarana Peribadatan Pascabencana Aceh
Pemerintah Perluas Penjualan Obat di Koperasi Merah Putih, Target 10.000 Gerai
Kementerian PU Percepat Penanganan Longsor di Pesisir Selatan, Pulihkan Akses dan Salurkan 8.000 Liter Air Bersih
Kementerian PU Perbaiki 1.900 meter Alur Sungai Batang Baliang di Solok

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 05:56 WIB

Kementerian PU Targetkan Rehab Rekon Infrastruktur Layanan Dasar di Aceh Tamiang Rampung Akhir Tahun

Tuesday, 20 October 2026 - 05:53 WIB

Iftitah Dorong Penyelesaian Konflik Tanah Transmigrasi, Kepastian Hukum untuk Rakyat Jadi Prioritas

Monday, 19 October 2026 - 13:10 WIB

Belajar dari Wuchen, Kementrans Dorong Wisata Berbasis Budaya di Kawasan Transmigrasi

Monday, 19 October 2026 - 06:47 WIB

Kementerian PU Pulihkan Infrastruktur Sanitasi di 7 Kabupaten Terdampak Bencana Aceh

Sunday, 18 October 2026 - 17:35 WIB

Kementerian PU Tangani 137 Prasarana Peribadatan Pascabencana Aceh

Berita Terbaru