Terima Bupati Halmahera Selatan, Wamen Viva Yoga: Siap Kembangkan Pulau Bacan Sebagai Kawasan Transmigrasi dan Lumbung Pangan

Thursday, 6 February 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menerima kunjungan kerja Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, Rabu (5/2). Audiensi ini membahas tentang pembangunan di kabupaten yang berada di Provinsi Maluku Utara, di antaranya adalah mengajukan program transmigrasi di Pulau Bacan.

Maluku Utara ada empat kawasan transmigrasi prioritas nasional dan empat kawasan transmigrasi prioritas bidang. Delapan kawasan transmigrasi tersebut tersebar di Kabupaten Sula, Pulau Morotai, Kota Tidore, Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Halmahera Selatan, dan Halmahera Utara.

“Di Halmahera Selatan ada kawasan transmigrasi prioritas nasional di Pulau Bacan dan ada kawasan prioritas bidang di Nusliku”, ujar Viva Yoga.

Dalam paparannya Pemda Halmahera Selatan menerangkan ada 250 kuota kepala keluarga untuk menjadi transmigran. “Calon transmigran sebanyak itu separuh dari luar dan separuhnya dari masyarakat lokal”, ujar Bupati Hasan Ali.

Viva Yoga mendengar Halmahera Selatan sudah menyediakan lahan untuk para transmigran. Selanjutnya Kementerian Transmigrasi akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan menindaklanjuti aspirasi Pemerintah Halmahera Selatan

“Kita cek persiapan teknis, alokasi anggaran, dan kalau memungkinkan direalisasikan tahun ini”, tambah Viva Yoga.

Apa yang dilakukan oleh Ali Bassam yakni mengajukan program transmigrasi diakui sebagai pengimplementasian paradigma baru transmigrasi, yakni bottom up. “Di masa lalu paradigma transmigrasi dilakukan secara top down”, ujar Wamen Viva Yoga.

Sebagai tujuan transmigrasi pada umumnya, transmigrasi di Pulau Bacan selain untuk mendistribusikan penduduk dari daerah padat, meningkatkan taraf hidup, mengentaskan kemiskinan, juga untuk membangun Halmahera Selatan sebagai sentra produksi beras dan mendukung program swasembada pangan.

Hal demikian menurut Wamen Viva Yoga penting, sebab di Halmahera Selatan dan Maluku Utara pada umumnya, mereka masih mendatangkan beras dari provinsi lain. “Dengan mengembangkan Pulau Bacan sebagai kawasan transmigrasi Kita harap Halmahera Selatan menjadi sentra produksi beras di Maluku Utara bahkan menjadi lumbung pangan nasional”, pungkasnya.

See also  Belasungkawa Insiden Kanjuruhan Malang, Gus Halim Ajak Sholat Ghaib

Berita Terkait

Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V, Dorong Lahirnya Bintang Sepak Bola dari Daerah
Viral Terobos Pagar COP JRF 2026 dan Bentak Petugas, Muldan Akhirnya Minta Maaf
Kementerian PU Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan untuk Bantu Atasi Karhutla di Kalsel
Kementerian Transmigrasi Serahkan 27 Sertipikat Tanah kepada Transmigran di Maluku Tengah
Dari Panen ke Pasar, Petani Transmigrasi Bangka Selatan Jajaki Pasokan Sayur ke SPPG
Bangun Infrastruktur, Berdayakan Masyarakat, PISEW Kementerian PU Serap 8.011 Tenaga Kerja
Kementerian PU Perkuat Fungsi Strategis Infrastruktur Konektivitas, 4 Pesawat Tempur Uji Coba Pendaratan di Tol Pasuruan–Probolinggo
Hutama Karya Perkuat Pemulihan Jalan Pascabencana di Aceh, Penanganan Terus Berjalan

Berita Terkait

Sunday, 25 October 2026 - 09:31 WIB

Viral Terobos Pagar COP JRF 2026 dan Bentak Petugas, Muldan Akhirnya Minta Maaf

Sunday, 25 October 2026 - 09:05 WIB

Kementerian PU Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan untuk Bantu Atasi Karhutla di Kalsel

Sunday, 25 October 2026 - 09:02 WIB

Kementerian Transmigrasi Serahkan 27 Sertipikat Tanah kepada Transmigran di Maluku Tengah

Saturday, 24 October 2026 - 21:19 WIB

Dari Panen ke Pasar, Petani Transmigrasi Bangka Selatan Jajaki Pasokan Sayur ke SPPG

Saturday, 24 October 2026 - 18:18 WIB

Bangun Infrastruktur, Berdayakan Masyarakat, PISEW Kementerian PU Serap 8.011 Tenaga Kerja

Berita Terbaru

Berita Utama

Closing Ceremony Hutan.ID Fest Chapter Sumatera

Sunday, 25 Oct 2026 - 17:55 WIB

Berita Utama

BNPB Pantau Karhutla di Jabar dan Jateng

Sunday, 25 Oct 2026 - 14:33 WIB