Sambut Arus Balik Lebaran 2025, Menteri Dody Tinjau Jalan Tol Fungsional Gending-Kraksaan-Paiton

Thursday, 3 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Jalur Fungsional Lebaran Tahun 2025 di ruas jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) Seksi I yang terletak di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (2/04/2025). Jalur fungsional yang dioperasikan pada ruas jalan tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi I adalah Segmen Gending-Kraksaan-Paiton dengan total panjang 23,13 km.

Menteri Dody mengatakan, ruas jalan tol Gending-Kraksaan-Paiton dibuka fungsional guna mendukung kelancaran arus lalu lintas menyambut Arus Balik Lebaran pada 1-8 April 2025. Sebelumnya, jalan tol fungsional juga dioperasikan pada Arus Mudik Lebaran pada 24-31 Maret 2025.

“Ruas tol fungsional dioperasikan satu jalur dari arah Gending menuju GT Kraksaan dan GT Paiton untuk arus mudik, dan dari arah GT Paiton dan GT Kraksaan menuju Gending untuk arus balik. Untuk traffic tertingginya mencapai 3.800 kendaraan per hari, dengan waktu operasional mulai pukul 6 pagi sampai 4 sore. Untuk total kendaraan yang telah melintas mulai dari H-10 lebaran sampai dengan kemarin ada sekitar 19 ribuan kendaraan,” kata Menteri Dody.

Ruas Tol Gending-Kraksaan dapat dilalui tanpa tarif (gratis) oleh kendaraan kecil Golongan I roda empat (non bus dan truk). Dan telah dilengkapi dengan Posko Layanan Informasi, ambulance (tenaga medis), PJR (patroli jalan raya), mobile customer service, derek gratis, hingga toilet.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, Gunadi Antariksa juga memastikan Ruas Jalan Tol Gending-Kraksaan-Paiton ini aman untuk dilalui kendaraan selama operasional. Dan dapat mengurangi beban jalan nasional sehingga mempermudah pengaturan lalu lintas oleh Kepolisian.

“Ruas jalan tol ini dipastikan aman untuk dilewati kendaraan. Kalau melewati jalan nasional dari arah Gending-Paiton akan memakan waktu sekitar 50 menit, namun dengan fungsionalnya ruas ini bisa dilalui dengan waktu sekitar 20 menit saja. Dengan waktu operasional 10 jam dan satu arah, jumlah kendaraan yang melintas cukup banyak dan animonya sangat tinggi. Mungkin kalau difungsionalkan 24 jam, akan jauh lebih tinggi. Hanya saja, dengan alasan safety seperti karena penerangan jalan dan rambu-rambu belum lengkap, masih kami batasi,” jelas Gunadi.

See also  Tinjau Kopdes Merah Putih di Banggai, Mendes Yandri Tegaskan Dana Desa Tidak Dipotong Pemerintah Pusat

Menteri Dody menerangkan, pembangunan ruas jalan tol Probowangi dilakukan mulai tahun 2023 dan saat ini terus dilanjutkan hingga Paket 3 Paiton-Besuki. Untuk Paket 1 Gending-Kraksaan, dan Paket 2 Kraksaan-Paiton juga terus dilanjutkan dengan target penyelesaian pada pertengahan 2025.

“Untuk pembangunan ruas jalan tol Probowangi Seksi 3 Paiton-Besuki masih terus dilanjutkan. Hanya ada sedikit permasalahan terkait lahan dan SUTET listrik. Nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan PLN supaya bisa dipercepat proses pemindahannya, namun memang akan sedikit memakan waktu karena merupakan jaringan utama listrik Jawa-Bali. Sehingga, kami upayakan dengan PLN agar pelayanan masyarakat tidak terganggu dan teman-teman BUJT bisa bekerja sesuai dengan waktunya,” kata Menteri Dody.

Saat ini, progress konstruksi jalan tol untuk Seksi 1 Gending-Kraksaan sepanjang 12,9 km telah mencapai 87,48%, sementara Seksi 2 Kraksaan-Paiton sepanjang 11,2 km telah mencapai 80,92%. Dan untuk Seksi 3 Paiton-Besuki sendiri telah mencapai 67,51%. Diharapkan, dengan selesainya pembangunan jalan tol Probowangi akan mempersingkat waktu tempuh dari arah Probolinggo menuju Banyuwangi dan juga sebaliknya. (*)

 

Berita Terkait

Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebesar Rp27,5 Triliun
Ketua DPD RI Sultan Dorong REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah
Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026, Reduksi 15% Banjir Balikpapan
“Dua Kekuatan, Satu Tujuan: Indonesia Maju”
Transisi Energi Jadi Peluang Emas Riset Mahasiswa ITPLN
Butuh 5,5 Juta Tenaga untuk Proyek PLTS 100 GWp, ITPLN Siapkan Lulusan Terampil
Ade Yuliasih Serahkan 10 Ribu Bibit Tanaman untuk Masyarakat Baduy, Cegah Bencana Alam
Pangkas Jarak dan Biaya, Tim Ekspedisi Patriot ITS Hadirkan Kemudahan Mendapatkan Layanan Beasiswa

Berita Terkait

Wednesday, 28 October 2026 - 08:47 WIB

Ketua DPD RI Sultan Dorong REI Jadi Motor Percepatan Program 3 Juta Rumah

Wednesday, 28 October 2026 - 08:37 WIB

Kementerian PU Targetkan Bendali Hulu Sungai Ampal Tuntas Desember 2026, Reduksi 15% Banjir Balikpapan

Tuesday, 27 October 2026 - 16:29 WIB

“Dua Kekuatan, Satu Tujuan: Indonesia Maju”

Tuesday, 27 October 2026 - 08:56 WIB

Transisi Energi Jadi Peluang Emas Riset Mahasiswa ITPLN

Tuesday, 27 October 2026 - 08:54 WIB

Butuh 5,5 Juta Tenaga untuk Proyek PLTS 100 GWp, ITPLN Siapkan Lulusan Terampil

Berita Terbaru

Energy

Pertamina Patra Niaga Sulap Minyak Jelantah Jadi Bioavtur

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:30 WIB

Berita Terbaru

Kepala BP BUMN dan Komisi VI DPR RI Tinjau Flyover Sitinjau Lauik

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:25 WIB

Energy

Bukan Sekadar Energi, Listrik Bisa Jadi Kunci Inovasi RI

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:19 WIB