Manisnya Nanas Purbalingga: NanasQu Binaan Pertamina Gandeng 900 Petani Lokal Tembus Pasar Ekspor

Friday, 25 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DAELPOS.com  – Buah tropis nan manis asal Purbalingga kini tak hanya memanjakan lidah masyarakat Indonesia, tetapi telah merambah pasar mancanegara seperti Tiongkok, Korea Selatan, dan Saudi Arabia. NanasQu, salah satu UMKM binaan PT Pertamina (Persero), berhasil menembus pasar ekspor berkat inovasi produk olahan nanas serta pembinaan berkelanjutan dari Pertamina melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

NanasQu merupakan UMKM yang bergerak di bidang pengolahan buah nanas menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti sirup nanas, bolu nanas, selai, koktail, krupuk nanas, cuka, nanas kering, nanas kaleng dan sambal nanas. Berbasis di Desa Siwarak, Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, NanasQu juga menjadi motor penggerak perekonomian lokal dengan menggandeng lebih dari 900 petani nanas sekitar Purbalingga. Hal ini sejalan dengan visi besar Ngudiono, untuk menjadi aggregator hortikultura yang berdampak luas dan inklusif, serta mampu menghadirkan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Ngudiono, Pemilik NanasQu mengungkapkan, dia melakukan strategi peningkatan kualitas produk, desain kemasan, hingga sertifikasi produk yang sesuai dengan standar internasional. Hingga akhirnya berhasil mengangkat potensi ekspor nanas Indonesia di mata dunia. Sebagai informasi, Indonesia merupakan eksportir nanas terbesar kedua di dunia.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan Pertamina yang tidak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan, tapi juga membantu kami menembus pasar ekspor. Produk kami kini sudah mulai dipasarkan ke beberapa negara termasuk Timur Tengah dan Turki,” ujar Ngudiono Pemilik NanasQu.

Atas dedikasinya dalam membangun ekosistem pertanian berkelanjutan, Pertamina menobatkan NanasQu meraih Juara dalam ajang Pertapreneur Aggregator 2024, sebuah penghargaan bergengsi yang diberikan Pertamina kepada UMKM terbaik yang mampu menjadi penggerak ekonomi lokal.

“Melalui strategi bisnis yang matang dan keberlanjutan usaha, kami meyakini NanasQu berpeluang untuk berkembang lebih jauh, terutama dengan dukungan serta pendampingan yang konsisten dari Pertamina,” jelas Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso.

See also  Pertagas Apresiasi Pelanggan Setia dengan Hadirkan Jaringan Infrastruktur Terintegrasi dan Layanan Handal

Fadjar mengungkapkan, dengan semakin luasnya jangkauan pasar, NanasQu tak hanya membawa nama harum Purbalingga, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di mata dunia sebagai eksportir unggulan nanas tropis. Manisnya nanas kini menjadi simbol manisnya hasil kolaborasi, inovasi, dan semangat kemandirian.

“Keberhasilan NanasQu menjadi bukti nyata bahwa UMKM Indonesia mampu bersaing di pasar global. NanasQu adalah contoh bagaimana kolaborasi antara BUMN dan masyarakat dapat membuka peluang ekonomi yang juga memberi manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkenalkan kekayaan buah lokal Indonesia ke dunia internasional,” jelas Fadjar.

Lebih dari sekadar pencapaian bisnis, kesuksesan NanasQu juga sejalan dengan visi besar pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya poin ketiga: meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, dan melanjutkan pengembangan infrastruktur. NanasQu membuktikan bahwa UMKM turut berkontribusi dalam membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi desa berbasis potensi lokal.

“Keberhasilan NanasQu ini diharapkan dapat memotivasi UMKM lain untuk terus berinovasi dan memperluas pasar Indonesia di mancanegara,” tambah Fadjar.

Program pembinaan UMK Pertamina menjadi upaya dalam mendorong kemandirian dan daya saing pelaku usaha lokal sebagai komitmen Pertamina untuk membawa UMKM lokal naik kelas.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.**

Berita Terkait

Perkuat Komitmen Lingkungan Operasional, Hutama Karya Serahkan Bantuan Sarpras dan Renovasi Fasilitas Warga di DKI Jakarta
Dikenal atas Kiprah Pemberdayaan, Waka DPD Diajak Menaker Rutin Bertemu
Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono–Segun Mandiri, dari Air Bersih hingga Kapal Fiber
Hutama Karya dan Kementerian PU Perkuat Komitmen Jaga Mutu Konstruksi Jalan Tol
Mendes Yandri Apresiasi Desa Berkinerja Baik, Tekankan Pencegahan Stunting
Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri, Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE
Mendes Tantang GMH Majukan Desa, Kolaborasi Wujudkan Asta Cita
Menteri Rosan Jajaki Investasi Hilirisasi Aspal Buton, Tekstil, dan Energi di Shanghai
Tag :

Berita Terkait

Monday, 2 November 2026 - 10:12 WIB

Perkuat Komitmen Lingkungan Operasional, Hutama Karya Serahkan Bantuan Sarpras dan Renovasi Fasilitas Warga di DKI Jakarta

Sunday, 1 November 2026 - 17:55 WIB

Dikenal atas Kiprah Pemberdayaan, Waka DPD Diajak Menaker Rutin Bertemu

Sunday, 1 November 2026 - 17:49 WIB

Pendampingan Tim Patriot Brawijaya Bikin Warga Klamono–Segun Mandiri, dari Air Bersih hingga Kapal Fiber

Friday, 30 October 2026 - 17:42 WIB

Hutama Karya dan Kementerian PU Perkuat Komitmen Jaga Mutu Konstruksi Jalan Tol

Friday, 30 October 2026 - 00:08 WIB

Mendes Yandri Apresiasi Desa Berkinerja Baik, Tekankan Pencegahan Stunting

Berita Terbaru

Energy

ITPLN Ditantang Teliti Listrik Arus Laut

Monday, 2 Nov 2026 - 19:04 WIB

Salah satu implementasi pilar transformasi TLKM 30 unlock value, rampungnya pemisahan aset dan bisnis wholesale fiber connectivity ke InfraNexia pada 30 September 2026.

Berita Terbaru

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Monday, 2 Nov 2026 - 18:15 WIB