Menteri PANRB Dukung Penguatan Peran IPDN dalam Transformasi Sektor Publik

Friday, 13 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DAELPOS.com – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) adalah pionir birokrasi masa depan Indonesia. IPDN memegang peran strategis dalam mendukung agenda reformasi birokrasi dan transformasi manajemen ASN yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini pada Kuliah Umum (Stadium General) kepada Praja, Mahasiswa, dan Civitas Akademika IPDN Jatinangor.

“Sebagai kawah candradimuka kader aparatur sipil negara (ASN), IPDN diharapkan bisa mencetak pemimpin birokrasi yang kompeten, profesional, dan berintegritas,” ujar Menteri Rini, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (13/6/2025).

Menteri Rini menyampaikan, IPDN berfungsi sebagai laboratorium tata kelola pemerintahan, yang diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi untuk memperkuat birokrasi di masa depan. Lebih dari itu, IPDN juga memiliki peran penting dalam mempererat wawasan kebangsaan dan menjaga persatuan bangsa melalui pembinaan para praja sebagai generasi penerus birokrasi Indonesia.

Rini menerangkan pemerintah saat ini berfokus pada transformasi digital yang tidak sekadar menekankan pengembangan dan penggunaan teknologi, tetapi lebih pada bagaimana teknologi tersebut memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Transformasi digital yang sedang dilakukan pemerintah membuka peluang perubahan signifikan dalam cara birokrasi bekerja, mulai dari proses yang lebih cepat, layanan publik yang lebih mudah dan terintegrasi, peningkatan kualitas dan akurasi data, hingga transparansi dan akuntabilitas yang semakin baik.

Tumbuh bersama teknologi menjadi modal besar bagi para Praja IPDN yang membedakan mereka dari generasi sebelumnya. Pola pikir yang cepat, adaptif, dan terbiasa dengan digitalisasi adalah kekuatan utama para Praja IPDN dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Para praja IPDN ini akan menjadi agen perubahan, sehingga mulai dari sekarang harus sudah mempersiapkan diri untuk mengakselerasi kompetensi digital. Karena kalian bukan sekadar calon pamong praja, tapi juga akselerator transformasi digital di daerah,” tutur Rini.

See also  TNI AD Terima Bantuan 48.000 Perlengkapan Kesehatan dari Pertamina Peduli Kasad : TNI AD Siap Bantu Pertamina.

Menurut Rini, menjadi praja IPDN bukanlah akhir dari tantangan, melainkan awal dari perjalanan untuk menjadi ASN yang profesional dan berintegritas. Ditengah dinamika birokrasi saat ini, lulusan IPDN dihadapkan pada realitas dunia kerja yang semakin kompleks.

Tantangan birokrasi bukan hanya tentang kemampuan teknis administratif, tetapi juga berkaitan dengan adaptasi terhadap perubahan, inovasi dalam pelayanan publik, serta keberanian menghadapi sistem yang masih sering diwarnai dengan resistensi terhadap reformasi.

Menutup sambutannya, Menteri Rini menyampaikan pesan kepada para Praja IPDN, Mahasiswa, dan Civitas Akademika IPDN. Rini mengatakan menjadi ASN bukan sekedar pekerja, namun sebuah panggilan untuk memperbaiki negeri dengan sepenuh hati.

“Pesan saya kepada para Praja IPDN, jadilah seorang intrapreneur di dalam sistem. Artinya, ketika kalian melihat proses yang berbelit, layanan yang lambat, atau data yang tidak akurat di tempat kalian bertugas nanti—jangan hanya diam dan menerima. Mulailah dengan terobosan kecil,” imbuh Rini.

Pada kesempatan yang sama Rektor IPDN Halilul Khairi mengungkapkan dalam menyukseskan program reformasi birokrasi saat ini IPDN semakin menggencarkan penguatan penerapan sistem merit dalam rekrutmen hingga praja sudah melaksanakan pendidikan di kampus IPDN.

“Kami berterima kasih karena Kementerian PANRB sudah menandatangani MoU dengan IPDN. Ini menjadi pintu emas bagi kami untuk mendapat bimbingan dan panduan praktis di bidang aparatur negara dan reformasi birokrasi, memperkaya pengetahuan praktik para praja yang nanti akan dibawa saat masuk dalam dunia birokrasi,” pungkas Halilul.

Berita Terkait

Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan
Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret 2026
Genjot Ekonomi Daerah, Banyak Bupati Kepincut Program Transmigrasi
Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan
Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela sebagai Alternatif Mudik dengan Panorama Pantai Selatan
Menteri Iftitah Buka Peluang PNS Bisa Kuliah S2 Tanpa Tinggalkan Tugas Utama
Trafik Mudik di JTTS Naik 24,68 Persen, Hutama Karya Imbau Pemudik Atur Perjalanan
Dukung Program Pemerintah Hemat Energi, Pertamina Berangkatkan Ribuan Pemudik

Berita Terkait

Thursday, 19 March 2026 - 22:41 WIB

Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan

Thursday, 19 March 2026 - 22:34 WIB

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret 2026

Thursday, 19 March 2026 - 14:04 WIB

Genjot Ekonomi Daerah, Banyak Bupati Kepincut Program Transmigrasi

Wednesday, 18 March 2026 - 12:51 WIB

Serangan Terhadap Sesama Negara Muslim Harus Dihentikan

Tuesday, 17 March 2026 - 13:48 WIB

Kementerian PU Dorong Pemudik Manfaatkan Jalur Pansela sebagai Alternatif Mudik dengan Panorama Pantai Selatan

Berita Terbaru

Berita Utama

Hutama Karya Ingatkan Lagi Pembatasan Kendaraan di Tol Kelolaan

Thursday, 19 Mar 2026 - 22:41 WIB

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis / foto istimewa

News

MUI Ajak Umat Jaga Nilai Ramadan Usai Lebaran 2026

Thursday, 19 Mar 2026 - 22:38 WIB

Berita Utama

Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 Jatuh pada 21 Maret 2026

Thursday, 19 Mar 2026 - 22:34 WIB