daelpos.com – Timnas Voli Indonesia siap tempur menghadapi Thailand dalam laga perdana SEA V League 2025 yang digelar di Candon City Arena, Filipina, Rabu (9/7/2025).
Namun, kabar kurang menggembirakan datang dari pemain andalan Indonesia, Doni Haryono. Sang open spiker tidak dalam kondisi terbaiknya,
“Semua pemain siap tempur. Cuma Doni saja yang bahunya sakit, bisa jadi nanti dia tidak main. Kalaupun main, mungkin hanya bermain di belakang dan tidak bisa menyerang,” ujar asisten pelatih Timnas Voli Indonesia, Erwin Rusni.
Meski begitu, proses pemulihan Doni terus dilakukan secara bertahap. “Namun, pelan-pelan membaik,” tambahnya.
Meski sempat kehilangan gelar di tahun 2024, semangat dan kualitas timnas Indonesia saat ini memberikan harapan besar untuk kembali merebut gelar juara.
“Kami punya semangat tinggi untuk menjuarai SEA V League 2025 ini,” tegas Erwin yang juga mantan toser Timnas Indonesia.
SEA V League 2025 akan berlangsung dalam dua leg, yakni:
• Leg pertama: Candon City Arena, Filipina (9–13 Juli 2025)
• Leg kedua: Jakarta International Velodrome (16–20 Juli 2025)
Lima negara peserta SEA V League 2025 adalah Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Kamboja. Setiap pertandingan menjadi krusial karena selain memperebutkan gelar juara, tim yang berada di peringkat terbawah juga berpotensi terdegradasi ke SEA V League Challenge.
Jadwal Timnas Voli Indonesia – SEA V League 2025 (Leg Pertama):
Rabu, 9 Juli 2025
• 13.00 WIB: Thailand vs Indonesia
• 16.30 WIB: Filipina vs Vietnam
Kamis, 10 Juli 2025
• 13.30 WIB: Vietnam vs Kamboja
• 16.30 WIB: Filipina vs Thailand
Jumat, 11 Juli 2025
• 13.00 WIB: Kamboja vs Indonesia
• 16.30 WIB: Vietnam vs Thailand
Sabtu, 12 Juli 2025
• 13.00 WIB: Indonesia vs Vietnam
• 16.30 WIB: Kamboja vs Filipina
Minggu, 13 Juli 2025
• 13.30 WIB: Thailand vs Kamboja
• 16.00 WIB: Indonesia vs Filipina






![[19.19, 14/2/2026] Andhanto Nusantara Power: Siaran Pers No.3/II/2026/PLNNP/BidCom
PLN Nusantara Power Gandeng TNI Lindungi Pemukiman Warga Melalui Normalisasi Aliran Sungai Tondano
Minahasa, 14 Februari 2026 — PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui Unit Pembangkitan (UP) Minahasa bergerak cepat mengantisipasi ancaman banjir di wilayah Sulawesi Utara dengan merampungkan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano. Langkah nyata yang berlangsung sejak Oktober 2025 hingga Januari 2026 ini bertujuan memastikan warga di sekitar bantaran sungai dapat merasa lebih aman saat menghadapi puncak musim penghujan yang diperkirakan berlangsung pada periode Mei- Juni dan November- Desember.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan, khususnya dalam aspek perlindungan ekosistem perairan dan pengurangan risiko banjir akibat sedimentasi. Pengerukan dilakukan guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air, terutama menghadapi peningkatan intensitas curah hujan pada musim penghujan.
Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah menyampaikan arah perusahaan dalam penerapan ESG di seluruh unit pembangkitnya.
“Bagi kami, keandalan listrik harus berjalan beriringan dengan rasa aman masyarakat. Pengerukan DAS Tondano ini bukan sekadar pemeliharaan rutin, melainkan upaya kami melindungi ruang hidup warga dari risiko luapan air. Kami ingin kehadiran PLTA memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung di setiap keluarga,](https://daelpos.com/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Image-2026-02-14-at-19.20.04-225x129.jpeg)

