Menteri Dody Pastikan Bendungan Meninting Siap Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lombok Barat

Tuesday, 15 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

daelpos.com – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau Bendungan Meninting untuk memastikan pembangunan bendungan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya dalam mendukung ketahanan pangan dan ketersediaan air di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Bendungan Meninting diproyeksikan dapat mengairi daerah irigasi seluas 1.559 Hektare (ha) yang didistribusikan melalui Bendung Penimbung, Ketapang, dan Sesaot.

Menteri Dody mengatakan adanya suplai air irigasi yang kontinu dari Bendungan Maninting dapat meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas pertanian menjadi lebih baik. “Bendungan Meninting harus bermanfaat secara ekonomi dan juga pariwisata karena merupakan objek vital nasional, tidak hanya irigasi tetapi juga untuk air baku,” kata Menteri saat meninjau Bendungan Meninting, Senin (14/7/2025).

Bendungan Meninting merupakan bagian dari sistem irigasi strategis di wilayah Sungai Lombok yang dirancang untuk mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan air irigasi secara optimal. Dengan kapasitas tampung 12 juta m3, Bendungan Meninting berpotensi memberikan manfaat untuk mengairi daerah irigasi seluas 1.559,29 Ha dan melayani luas fungsional sebesar 96.247 Ha lahan pertanian di berbagai wilayah di Lombok.

Sistem irigasi teknis yang dirancang akan memanfaatkan aliran Sungai Meninting dan Sungai Pitete untuk memastikan suplai air yang optimal, sehingga dapat meningkatkan intensitas tanam dan hasil panen tiap tahun. Diharapkan suplai irigasi dari Bendungan Meninting dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 280% menjadi 300%.

Kementerian PU saat ini tengah menyiapkan peningkatan jaringan irigasi Bendungan Meninting salah satunya rehabilitasi saluran High Level Diversion (HLD) Atas untuk Daerah Irigasi (DI) Renggung-Rutus dengan total cakupan manfaat seluas 3.454 Ha. Diharapkan rehabilitasi DI Renggung–Rutus juga dapat meningkatkan IP dari 250% menjadi 280%.

See also  Siaga Arus Balik, Jasa Marga Imbau Pemudik Gunakan Rest Area Alternatif

Menteri Dody berharap dengan rehabilitasi jaringan irigasi Bendungan Meninting dapat memberikan manfaat melalui peningkatan Indeks Pertanaman, sehingga berdampak positif pada peningkatan produksi padi dan kesejahteraan petani.

“Dengan adanya Inpres Nomor 2 Tahun 2025, kita bisa bantu irigasi yang menjadi kewenangan daerah berdasarkan kebutuhan daerah,” kata Menteri Dody.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dody juga sempat berinteraksi dengan para petani penerima manfaat dan menerima aspirasi para petani untuk terus meningkatkan layanan air irigasi. Ketersediaan air irigasi yang cukup dinilai dapat mereduksi potensi konflik antar petani pemakai air, terutama di wilayah hilir.

Selain sebagai sumber irigasi, Bendungan Meninting juga memiliki manfaat utama untuk mendukung kebutuhan air domestik Kabupaten Lombok Barat hingga 2030 sebesar 150 liter/detik. Sumber air baku bendungan akan memenuhi hingga 99.750 jiwa dengan asumsi 1 liter/detik melayani kurang lebih 665 jiwa atau sekitar 50,45% dari total kebutuhan air domestik untuk 2 kecamatan di Lombok Barat, yakni Kecamatan Batulayar dengan kebutuhan 92,66 liter/detik dan telah mendapat suplai eksisting 73,0 liter/detik, suplai bendungan 20 liter/detik serta Kecamatan Gunungsari mendapat suplai dari bendungan 130 liter/detik dan suplai eksisting 79,0 liter/detik dari total kebutuhan 204,65 liter/detik.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara Barat Eka Nugraha mengatakan Bendungan Meninting yang terletak di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari dan Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar juga akan membantu Pemerintah Daerah dalam mitigasi persoalan kekeringan di Lombok Barat serta mereduksi banjir seluas 59 Ha pada musim hujan, khususnya di Kecamatan Gunung Sari, Lingsar, Batulayar, dan Ampenan.

“Bendungan ini dibangun untuk mendukung tiga pilar ketahanan nasional, yaitu ketahanan pangan, air, dan energi. Bendungan Meninting juga berpotensi sebagai sumber energi terbarukan untuk PLTS Apung 9 MW dan PLTMH sebesar 0,8 MW,” kata Eka Nugraha. (*)

Berita Terkait

Menteri Dody Sidak Pembangunan Sekolah Rakyat Lombok Utara, Apresiasi Dukungan TNI dan Komitmen Penyedia Jasa Lokal
Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima
Libur Iduladha, 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Jasa Marga Group Tebar Berkah Iduladha, Salurkan 318 Hewan Kurban
Hutama Karya Pantau Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila Periode 27 Mei 2026
BNI Siagakan Layanan Perbankan Saat Libur Iduladha
Istiqlal Sembelih 65 Sapi Dan 13 Kambing, Ada Sapi Presiden 1,3 Ton
Insentif Pajak Kendaraan Listrik Ditunda Sebulan

Berita Terkait

Saturday, 30 May 2026 - 06:40 WIB

Menteri Dody Sidak Pembangunan Sekolah Rakyat Lombok Utara, Apresiasi Dukungan TNI dan Komitmen Penyedia Jasa Lokal

Saturday, 30 May 2026 - 06:37 WIB

Menteri Dody Tinjau Lokasi Usulan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bima

Friday, 29 May 2026 - 16:45 WIB

Libur Iduladha, 469 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Friday, 29 May 2026 - 16:43 WIB

Jasa Marga Group Tebar Berkah Iduladha, Salurkan 318 Hewan Kurban

Friday, 29 May 2026 - 01:35 WIB

Hutama Karya Pantau Trafik Jalan Tol Trans Sumatera Selama Libur Panjang Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila Periode 27 Mei 2026

Berita Terbaru