Dukung Green Energy, PLN EPI Dorong Ekosistem Biomassa Untuk Capai Target 3 Juta Ton Biomassa Tahun Ini

Tuesday, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah menempatkan biomassa sebagai elemen strategis dalam roadmap transisi energi menuju NZE 2060 atau lebih cepat. (Foto: Serbuk Kayu sebagai bahan cofiring biomassa di PLTU Indramayu)

Pemerintah menempatkan biomassa sebagai elemen strategis dalam roadmap transisi energi menuju NZE 2060 atau lebih cepat. (Foto: Serbuk Kayu sebagai bahan cofiring biomassa di PLTU Indramayu)

daelpos.com – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) terus mempercepat transformasi energi melalui pemanfaatan biomassa sebagai bahan bakar alternatif pembangkit listrik. Direktur Utama PLN EPI, Rakhmad Dewanto, menyebut biomassa menjadi salah satu pilar penting dalam mencapai target Nationally Determined Contributions (NDC) dan Net Zero Emission (NZE) Nasional.

“Tahun ini, target kami mencapai 3 juta ton biomassa. Angka ini setara dengan kurang lebih 3% dari volume batu bara yang dikelola PLN dan berpotensi mengurangi emisi hingga 3,3 juta ton CO2e per tahun,” ujar Rakhmad dalam Workshop bertajuk Bioenergi – Biomass Bussiness Opportunity, Optimalisasi Peluang Usaha Bagi Pengusaha Muda” yang digelar oleh Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara (ASPEBINDO) bekerja sama dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Ambhara Hotel, Jakarta.

PLN EPI terus memastikan volume pasokan energi untuk PLN dengan adanya pertumbuhan demand di sektor kelistrikan. Tahun ini, pasokan batu bara ditargetkan mencapai 99,76 juta ton sementara pasokan gas mencapai 1.329 BBTUD atau mencapai hampir 40% dari kebutuhan nasional.

Di sisi lain, PLN EPI juga aktif mengembangkan infrastruktur energi seperti pengembangan regasifikasi LNG dan penguatan logistik BBM. Untuk mendukung green energy, PLN EPI tengah membangun rantai pasok biomassa nasional yang efisien dengan melibatkan berbagai mitra di seluruh wilayah Indonesia.

Pemanfaatan biomassa di PLN dijalankan melalui program cofiring di 52 PLTU, sejalan dengan Permen ESDM No. 12/2023. Cofiring memungkinkan penggunaan biomassa sebagai campuran bahan bakar tanpa perlu membangun PLTU baru.

“Tingkat cofiring disesuaikan dengan tipe boiler, mulai dari 10% untuk pulverized coal hingga 70% untuk tipe stoker. Cara ini adalah salah satu langkah cepat untuk menurunkan emisi,” jelas Rakhmad.

See also  Geopolitik Memanas, Bahlil Dorong Kerja Sama Energi Indo-Pasifik

Volume pemanfaatan biomassa meningkat signifikan, dari hanya 312 ribu ton pada 2021 menjadi 1,8 juta ton pada 2024. PLN EPI optimistis target 3 juta ton biomassa pada 2025 dapat tercapai.

Indonesia memiliki potensi biomassa mencapai 130 juta ton per tahun dari limbah pertanian, limbah industri dan hutan tanaman energi. PLN EPI berambisi mengembangkan ekosistem biomassa nasional tak hanya untuk kebutuhan kelistrikan, tetapi juga memenuhi kebutuhan industri dan peluang ekspor.

“Kami mempelopori model ekosistem biomassa terpadu, mulai dari pengumpulan bahan baku, sub-hub, hingga main hub dengan fasilitas mixing dan quality control. PLN EPI siap menjadi pelopor biomassa nasional,” tegas Rakhmad.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum ASPEBINDO sekaligus Sekjen BPP HIPMI dan Komisaris PLN EPI, Anggawira menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong transisi energi.

“HIPMI siap ikut serta dalam pengembangan biomassa, baik untuk pasar domestik maupun internasional. Potensinya luar biasa,” ujar Anggawira.

Ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan di dunia usaha menjelang Munas HIPMI, serta mengajak pengusaha muda untuk terlibat dalam sektor energi baru terbarukan.

“Indonesia butuh lebih banyak pengusaha tangguh untuk mengoptimalkan potensi biomassa,” tambahnya.

Pemerintah menempatkan biomassa sebagai elemen strategis dalam roadmap transisi energi menuju NZE 2060 atau lebih cepat. Target penurunan emisi Indonesia sebesar 358 juta ton CO2e pada 2030 dinilai masih realistis, dengan kontribusi sektor energi yang telah mencapai 147 juta ton pada tahun 2024.

Hingga semester I 2025, bauran energi baru terbarukan nasional tercatat 15,2%, dengan biomassa menjadi salah satu kontributor terbesar khususnya untuk pemanfaatan EBT langsung atau non-listrik. Selain itu, Pemerintah juga tengah menyiapkan skema percepatan pemanfaatan sampah menjadi energi melalui revisi Perpres 35/2018.

Berita Terkait

Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional, LEMIGAS dan Pertagas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Cisem II
PLN Icon Plus Tinjau Kesiapan Data Center untuk Perkuat Keandalan Layanan Digital
PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi
PLN Icon Plus Perkuat Kepedulian Lingkungan melalui Iconnectivity for Green
Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional
PLN Icon Plus Kenalkan Pelestarian Pesisir kepada Generasi Muda melalui Penanaman Mangrove
PLN Terus Dukung Ekosistem Digital Nasional, Listriki Data Center Hingga 2×725 MVA untuk Digital Edge Indonesia
Akses Listrik Kian Merata, Menjangkau 96,2 Juta Pelanggan PLN se-Indonesia pada 2025

Berita Terkait

Saturday, 13 June 2026 - 10:04 WIB

Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional, LEMIGAS dan Pertagas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Cisem II

Thursday, 11 June 2026 - 18:14 WIB

PLN Nusantara Power Perkuat Kompetensi SDM Ketenagalistrikan, Learning Center Boiler USC Jawa 7 Resmi Beroperasi

Tuesday, 9 June 2026 - 20:23 WIB

PLN Icon Plus Perkuat Kepedulian Lingkungan melalui Iconnectivity for Green

Tuesday, 9 June 2026 - 00:21 WIB

Pipa Cisem II Resmi Beroperasi Penuh, Pemerintah Perkuat Integrasi Jaringan Gas Bumi Nasional

Monday, 8 June 2026 - 16:37 WIB

PLN Icon Plus Kenalkan Pelestarian Pesisir kepada Generasi Muda melalui Penanaman Mangrove

Berita Terbaru

Berita Terbaru

Gunakan Pendekatan Octahelix, Mendes Libatkan UMMI dalam Pembangunan Desa

Saturday, 13 Jun 2026 - 12:14 WIB